Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Tokoh » Sekjen LIMIT Jambo Nada, “Pembungkaman Rakyat Adalah Pengkhianatan Terhadap Demokrasi”

Sekjen LIMIT Jambo Nada, “Pembungkaman Rakyat Adalah Pengkhianatan Terhadap Demokrasi”

  • account_circle AG
  • calendar_month Rab, 10 Des 2025
  • visibility 128
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Bogor,10 Desember 2025| Memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM), Liga Mahasiswa Indonesia Timur (LIMIT) Bogor Raya melontarkan peringatan tajam terhadap pemerintah. Sorotan utama datang dari Sekretaris Jenderal LIMIT, Jambo Nada, yang tampil sebagai suara paling lantang dalam menolak segala bentuk pembatasan ruang kebebasan berpendapat di Indonesia.

Dalam pernyataannya, Jambo Nada menegaskan bahwa hari HAM bukan hanya seremoni tahunan, melainkan alarm keras bahwa praktik pelanggaran HAM masih nyata dan terjadi di depan mata. Jambo menyebut bahwa pemerintah belakangan ini tampak semakin “paranoid” terhadap kritik, dan memilih pendekatan represif daripada dialog.

“Kami melihat negara mulai gagal menghargai suara rakyat. Pembatasan ruang demonstrasi, intimidasi terhadap aktivis, kriminalisasi pengkritik semua ini bukti bahwa demokrasi sedang mundur. Dan kami, LIMIT, tidak akan diam,” tegas Jambo Nada.

Jambo menilai bahwa pengetatan ruang sipil merupakan langkah yang mengancam masa depan kebebasan berekspresi. Ia menyebut bahwa pemerintah seakan lupa bahwa kebebasan berpendapat adalah hak konstitusional, bukan hadiah dari kekuasaan.

“Kebebasan menyampaikan pendapat bukan barang yang boleh dibatasi sesuka hati. Itu hak yang dijamin konstitusi. Ketika pemerintah mulai membungkam rakyat, maka itu bukan lagi negara demokratis, tetapi negara yang takut kepada warganya sendiri,” lanjut Jambo.

LIMIT Bogor Raya melalui Sekjennya menuntut beberapa hal kepada pemerintah:

1. Hentikan segala bentuk pembatasan ruang demonstrasi serta tindakan represif aparat di lapangan.

2. Akhiri kriminalisasi terhadap mahasiswa, jurnalis, aktivis, dan masyarakat yang bersuara kritis.

3. Pastikan negara hadir sebagai pelindung, bukan penekan, bagi warganya.

4. Kembalikan ruang sipil sebagai ruang bebas, terbuka, dan demokratis.

Jambo Nada menegaskan bahwa LIMIT akan terus mengambil sikap di garis depan untuk mengawal isu HAM dan kebebasan sipil. Bagi Jambo, perjuangan ini bukan sekadar menyuarakan hak mahasiswa, melainkan mempertahankan masa depan demokrasi.

“Hari HAM ini bukan simbol. Ini perlawanan. Jika negara terus menutup telinga, maka kami akan bersuara lebih keras. LIMIT akan selalu berdiri bersama rakyat  karena suara rakyat terlalu besar untuk dibungkam,”tutup Jambo Nada.[]

  • Author: AG
  • Editor: Rls/AG
  • Source: AG

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Amuk Demo Nelayan Pangandaran, Bikin Jebol dan Rusak Mobil Damkar Dapat Direda Kapolres

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 514
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pangandaran Jawa Barat, 25 Juli 2025| Kericuhan hebat tak terhindarkan dalam aksi unjuk rasa nelayan di depan Pendopo Bupati, Kamis (24/7) kemarin Diakarenakan Masa tidak dapat bertemu dengan Bupati Pangandaran Eskalasi kemarahan massa memuncak dengan perusakan gerbang Pendopo hingga satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar). Situasi yang di ambang anarki akhirnya berhasil dikendalikan setelah Kapolres […]

  • Kolaborasi AQUA Ciherang–TPS Tajug Hadirkan Inovasi Budidaya Pangan Ramah Lingkungan

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle Rls/Egi
    • visibility 49
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 11 Desember 2025| PT. Tirta Investama (AQUA) Plant Ciherang bersama Kelompok Penggiat Sampah TPS Tajug menyelenggarakan program pemberdayaan masyarakat berupa pelatihan Budikdamber (Budidaya Ikan dalam Ember) dan sistem aquaponik. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung ekonomi sirkular sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat sekitar. Pelatihan diikuti oleh puluhan warga di lingkungan TPS […]

  • Dua Versi Pernyataan RS Hastein: Ada Apa di Balik Kematian Ny. Mursiiti…???

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle HUSEN
    • visibility 304
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Karawang, 17 Oktober 2025– Aroma dugaan malpraktik medis di tubuh RS Hastein Karawang semakin menyengat. Kasus kematian Ny. Mursiiti (62), warga Kampung Pamahan RT 01/01, Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, kini menyeret nama besar rumah sakit tersebut ke pusaran sorotan publik. Bukan hanya karena dugaan kelalaian medis yang fatal, tetapi juga […]

  • Kejeruan Metar Bilad Deli Ukir Sejarah, Qurban 5000 Ekor Kambing

    • calendar_month Ming, 8 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 120
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Deli Serdang| Kejeruan Metar Bilad Deli, Deli Serdang. Pelaksanaan qurban sendiri dilaksanakan sehari setelah perayaan Hari Raya Idul Adha 1446 H, dan Pesantren Al Fatih yang berada di Paluh Manan, Hamparan Perak, Deli Serdang dipilih sebagai lokasi utama. Hadir Raja Kejeruan Metar Bilad Dei XI, YTAM Tengku Muhammad Fauzi, S.Kom., M.H., membuka langsung acara yang […]

  • Jokowi Buka Suara soal Namanya Terseret Kasus Korupsi Haji: Tidak Ada Perintah Korupsi

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 38
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Solo, 1 Februari 2026| Joko Widodo (Jokowi), akhirnya menanggapi penyebutan namanya dalam pusaran kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji 2024 yang tengah disidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jokowi menegaskan bahwa meski kebijakan penambahan kuota haji berasal dari arahannya, ia tidak pernah memerintahkan adanya penyimpangan atau korupsi. Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi di kediamannya di Solo, Jawa […]

  • Geger Mukota KADIN Tangsel: Klaim Hasil Verifikasi 819 Peserta, Panitia Diduga Lakukan Kebohongan Publik

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 102
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Tangerang Selatan, 24 Oktober 2025| Pelaksanaan Musyawarah Kota (Mukota) IV Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Tangsel hari ini diguncang skandal serius, setelah munculnya dugaan kuat bahwa panitia pelaksana telah memalsukan data verifikasi peserta. Panitia, sebelumnya tanggal 22 Oktober 2025 telah mengumumkan secara resmi bahwa total peserta yang terverifikasi dan berhak ikut Mukota adalah 819 orang, […]

expand_less