Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Geger Mukota KADIN Tangsel: Klaim Hasil Verifikasi 819 Peserta, Panitia Diduga Lakukan Kebohongan Publik

Geger Mukota KADIN Tangsel: Klaim Hasil Verifikasi 819 Peserta, Panitia Diduga Lakukan Kebohongan Publik

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
  • visibility 122
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Tangerang Selatan, 24 Oktober 2025| Pelaksanaan Musyawarah Kota (Mukota) IV Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Tangsel hari ini diguncang skandal serius, setelah munculnya dugaan kuat bahwa panitia pelaksana telah memalsukan data verifikasi peserta.

Panitia, sebelumnya tanggal 22 Oktober 2025 telah mengumumkan secara resmi bahwa total peserta yang terverifikasi dan berhak ikut Mukota adalah 819 orang, dengan catatan 7 di antaranya terdaftar ganda. Pengumuman hasil verifikasi tersebut juga telah dimuat di portal berita media media online.

Klaim transparansi ini mendadak runtuh di tengah proses Mukota ketika tim investigasi independen yang dibentuk oleh salah satu calon ketua KADIN menemukan fakta mengejutkan. Sumber anonim yang dekat dengan tim investigasi menyatakan bahwa panitia Mukota tidak pernah benar-benar melakukan verifikasi berkas secara menyeluruh terhadap ratusan peserta yang mendaftar.

“Angka 819 itu tampaknya hanya angka ‘cantik’ yang dipublikasikan untuk meredam kecurigaan. Setelah kami telusuri, banyak berkas pendaftar yang bahkan belum disentuh apalagi divalidasi keanggotaannya,” Ujar Dodi Prasetya Azhari sebagai Ketua Timses dari Calon Ketua Kadin Tangsel Abdul Rahman, yang lebih dikenal dengan nama Arnovi.

salah satu pihak yang menyoroti kejanggalan ini. Dalam proses verifikasi peserta, panitia tidak menggugurkan sebanyak 132 peserta yang tidak memenuhi syarat. Tapi malah diberi catatan untuk perbaikan Dimana statement awal *819 KTA* diakui sebagai peserta Mukota KADIN Kota Tangerang Selatan telah dikoreksi menjadi 792 KTA (132 Catatan) dan hal ini akan di plenokan oleh SC terkait keputusan statusnya.

“Ini jelas mengingkari kesepakatan bahwa segala bentuk kekurangan persyaratan peserta atau calon peserta atau pendaftaran dilakukan sebelum tanggal 18 oktober 2025 Pukul 16.00 wib. Setelah ditutup pendaftaran secara resmi dan disaksikan oleh masing masing tim.
Maka segala bentuk kekurangan data atau apapun itu dianggap gugur.” Tegas Ujar Dodi Prasetya Azhari.

Dugaan kebohongan ini mengindikasikan adanya upaya sistematis oleh oknum panitia untuk memanipulasi jumlah peserta sah, yang berpotensi memengaruhi hasil pemilihan Ketua KADIN periode mendatang. Jika peserta tidak terverifikasi dengan benar, maka keabsahan hak suara mereka pun patut dipertanyakan. Pengakuan Mengejutkan Panitia.

Drama semakin memanas setelah beredar kabar bahwa beberapa anggota panitia akhirnya mengakui kelemahan dalam proses verifikasi. Dalam rapat tertutup yang bocor ke Publik, mereka diduga menyatakan bahwa keterbatasan waktu dan sumber daya menjadi alasan berkas peserta tidak diverifikasi atau melalui pengecekan yang ketat dan malah meminta untuk peserta Mukota Kadin Tangsel cukup dengan KTA Kadin yang telah dibarcode.

“Pengumuman *819* peserta terverifikasi, termasuk 7 (tujuh) ganda, adalah ‘estimasi’ yang didasarkan pada data mentah pendaftaran, bukan hasil verifikasi faktual.

“Ini jelas sebuah kebohongan Publik yang serius,” tegas Jonson. S.H Pengamat Hukum dan Tokoh masyarakat Tangsel.

Situasi ini langsung memicu protes dan reaksi keras dari sejumlah perserta dan calon Ketua Kadin yang meminta KADIN Provinsi Bersikap.

“Kami meminta KADIN Provinsi untuk segera mengambil sikap dan menginvestigasi skandal ini utamanya terkait 132 data perserta yang tidak layak, tidak digugurkan oleh panitia. Integritas organisasi dipertaruhkan jika pemilihan ini dilanjutkan dengan dasar data yang diragukan kebenarannya,” ujar salah satu perwakilan salah satu Calon.” Lanjut Jonson, S.H.

Hingga berita ini ditayangkan, Steering Committee (SC) Muskot KADIN Tangsel, Nunung Nursiamuddin, belum memberikan pernyataan resmi terkait tuduhan kebohongan Publik dan kegagalan verifikasi peserta ini. Kondisi Mukota dilaporkan tegang, dengan potensi kericuhan yang tinggi.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penjualan Tramadol Secara Bebas Kembali Terjadi di Jalan Terusan Jakarta, Kelurahan Antapani Tengah

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 69
    • 1Comment

    Tegarnews.co.id-Kota Bandung, 30 Januari 2026| Penjualan tramadol secara ilegal kembali terjadi di Jalan Terusan Jakarta, Kelurahan Antapani Tengah, Kecamatan Antapani, Kota Bandung. Informasi ini didapat dari Redaksi Reportasejabar com, yang tergabung di Gabungan Media Online Cetak Ternama (GMOCT). Kamis 29 Januari 2026 kemarin. Para penjual diduga tidak terkendali dan seolah-olah kebal hukum, kini menjual secara […]

  • “Jangan Ada yang Main Curang!” Timses Arnovi Beri Pesan Keras untuk Caretaker Baru !!!

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 89
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Tangerang Selatan,11 November 2025| Langkah Caretaker Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tangerang Selatan terkait penyelenggaraan Musyawarah Kota (Mukota) IV,  perihal kepesertaan berpijak kepada AD/ART mendapatkan apreasiasi. Sebelumnya Ketua Caretaker Kadin Kota Tangsel Agus R Wisas, mengatakan seputar kepesertaan Mukota IV Kadin Tangsel jumlah peserta dan lain-lainnya itu nanti kita konsultasi ke Kadin Indonesia. “Kita […]

  • Kekerasan Kembali Terjadi pada Jurnalis Saat Meliput Sidak Limbah Pabrik PT Genesis Regeneration Smelting di Serang

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 95
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Serang, Banten (GMOCT) 21 Agustus 2025| Aksi kekerasan dan intimidasi terhadap jurnalis kembali terjadi di wilayah Banten. Kali ini, insiden tersebut menimpa sejumlah wartawan yang sedang melakukan peliputan kunjungan sidak Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK) di sebuah perusahaan peleburan timbal, PT Genesis Regeneration Smelting (GRS), yang berlokasi di Jawilan, Kabupaten Serang. Menurut informasi yang dihimpun, insiden […]

  • GMOCT Adukan Lambannya Penanganan Kasus Pembacokan Ketua DPD Aceh ke Propam Polri, Desak Penangkapan Pelaku

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 1.281
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta (GMOCT) 27 Agustus 2025| Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT) menyampaikan pengaduan ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri terkait lambannya penanganan kasus pembacokan terhadap Ketua DPD GMOCT Provinsi Aceh, Ridwanto, yang terjadi di Nagan Raya. Pengaduan ini sekaligus mendesak agar pelaku segera ditangkap dan proses hukum ditegakkan seadil-adilnya. Pengaduan ini diserahkan pada […]

  • RDG Kota Bogor Bagikan 400 Takjil di Tugu Kujang, Kolaborasi Kebaikan untuk Mitra

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle AG
    • visibility 39
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kota Bogor, 25 Februari 2026| Relawan driver Grab (RDG) yang tergabung dalam komunitas Mitra Pengemudi Grab Bag Kota Bogor menggelar aksi sosial dengan membagikan 400 takjil kepada masyarakat di kawasan Tugu Kujang, Rabu (25/2/2026). Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 50 driver yang diberdayakan untuk menyalurkan takjil kepada sesama mitra pengemudi serta pengguna jalan dan penumpang Grab […]

  • Terkuak! Armada Cakra-Gading Angkut Tanah Ilegal, Direksi Perusahaan Kini Disorot

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 265
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Banten, 25 Agustus 2025| Polemik galian tanah ilegal di Banten kembali menuai sorotan. Armada tronton bertuliskan “Cakra” dan “Gading” terpantau hilir mudik membawa tanah dari Kabupaten Lebak dan Serang menuju kawasan megaproyek PIK2, Tangerang Utara. Investigasi lapangan menunjukkan, armada bertuliskan “Cakra” bernaung di bawah PT. Tunas Cakra Mandiri Sejahtera, sementara armada bertuliskan “Gading” berada di […]

expand_less