Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Sekjen TEGAR : Desak Kejagung Usut Tuntas Manipulasi Data Kadis Pendidikan Bandar Lampung!

Sekjen TEGAR : Desak Kejagung Usut Tuntas Manipulasi Data Kadis Pendidikan Bandar Lampung!

  • account_circle Rls/Naryoto
  • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
  • visibility 89
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Lampung, 3 Januari 2026| Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Tegakkan Amanat Rakyat (TEGAR) Lampung, Nasrun.CH meminta kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk mengusut tuntas semua pihak yang terlibat dalam kasus dugaan manipulasi data yang melibatkan Kepala Dinas Pendidikan, Eka Afriana.

Dalam pernyataannya Nasrun menyampaikan bahwa tindakan manipulasi data tidak hanya merugikan masyarakat dan negara tetapi juga mencederai kepercayaan publik.

“berdasarkan pengakuan Kadisdik Bandar Lampung manipulasi data ini dilakukan secara sengaja dengan dalih menghindari gangguan mistis, maka jelas ini sudah masuk dalam ranah pidana dan harus segera di tindak, tidak ada yang kebal hukum di Indonesia siapapun itu”. tegas Nasrun

Foto: Kepala Dinas Pendidikan Bandar Lampung, Eka Afriana

Nasrun juga menyampaikan ” Tidak hanya bu eka saja tetapi semua yang terlibat harus di tindak dan diusut tuntas karena hal tersebut jelas sangat merugikan negara apalagi ini sudah berlangsung dari tahun 2008, coba aja dihitung setiap bulan digaji pake uang negara padahal jelas umur diatas 35 tahun tidak bisa jadi PNS “

Nasrun menyampaikan akan mengkonsolidasikan hal ini kepada kawan-kawan Masyarakat lampung yang sedang berjuang tegakan keadilanuntuk sama-sama menyuarakan hal ini agar segera diusut tuntas oleh kejagung dan pihak terkait.

“Karena dalam pemalsuan data ini banyak yang terlibat maka kami DPP Lembaga Tegakkan Amanat Rakyat (TEGAR) Lampung akan meminta kejagung RI untuk mengusut tuntas kasus dugaan manipulasi data kadis pendidikan bandar lampung dan semua yang terlibat tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Sekjen Tegar Nasrun .CH menambahkan bahwa bandar lampung harus menjadi kota yang mengutamakan kepentingan rakyat dan bebas dari KKN “Hal ini tidak bisa terus dibiarkan demi bandar lampung maju dan bebas dari Kasus Korupsi, Kolusi dan Nepotisme,” pungkasnya.[]

  • Author: Rls/Naryoto
  • Editor: Redaksi
  • Source: Jul

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Aceh Bersama Wagub dan Kepala BNPB Tinjau Lokasi Pengungsi di Singkil

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 69
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id– Aceh, 5 Desember 2025| Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah bersama Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, yang akrab disapa Dek Fad, serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto tiba di Bandara Syekh Hamzah Fansyuri Aceh Singkil, Kamis, 4 Desember 2025. Kunjungan rombongan pejabat tinggi tersebut bertujuan untuk meninjau langsung kondisi para […]

  • Luka Impunitas di Bekasi: Kasus Diori Parulian Ambarita dan Lambannya Penegakan Hukum terhadap Jurnalis

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 183
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bekasi, 2 Nopember 2025| Peringatan International Day to End Impunity for Crimes against Journalists tahun ini kembali membuka luka lama dunia pers Indonesia. Di Kabupaten Bekasi, nama Diori Parulian Ambarita, atau akrab disapa Ambar, menjadi simbol nyata rentannya profesi jurnalis dan lemahnya komitmen penegakan hukum terhadap kekerasan yang menimpa pewarta. Ambar jurnalis investigasi sekaligus Dewan […]

  • Kantor Pertanahan Kota Medan Laksanakan Penandatanganan Adendum dan Pengarahan PPPK untuk Penguatan Kinerja Pelayanan

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 16
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Medan,  10 Maret 2026 | Kantor Pertanahan Kota Medan melaksanakan kegiatan penandatanganan adendum perjanjian kerja serta pengarahan kepada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan komitmen kerja serta peningkatan kualitas kinerja pegawai dalam mendukung pelayanan pertanahan kepada masyarakat. Acara tersebut dilaksanakan di lingkungan Kantor Pertanahan Kota […]

  • Personil Polsek Babakan Madang Berikan Sosialisasi Serta Penyuluhan Hukum di Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 93
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bogor| Sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi muda, jajaran Polsek Babakan Madang Polres Bogor melaksanakan kegiatan penyuluhan hukum tentang tertib berlalu lintas dan kenakalan remaja dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025 / 2026 di Sekolah SMP & SMA / sederajat wilayah Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor, Selasa (15/07/2025). Kegiatan dimulai pukul 07.30 […]

  • Komitmen Polda Jabar Terus Dukung Program Pemerintah dan Ketahanan Pangan Nasional Khususnya di Jabar

    • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 89
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bandung, 28 September 2025| Kepolisian Daerah Jawa Barat ( Polda Jabar ) menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan nasional di wilayah Jawa Barat. Berbagai upaya telah dilakukan jajaran Polda Jabar, mulai dari pendampingan, pengawasan distribusi bahan pokok, hingga mendorong partisipasi masyarakat dalam program pertanian dan pemanfaatan lahan produktif. Langkah […]

  • Dana Abadi Kebudayaan 2026 Naik, Menbud Dorong Akses Ramah bagi Pelaku Seni

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 131
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 15 Januari 2026| Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon menyampaikan Dana Abadi Kebudayaan atau Dana Indonesiana 2026 meningkat. Ia berharap, peningkatan dana tersebut dapat mempermudah akses digital bagi pelaku seni dan budaya. Menurutnya, sebagian besar para pelaku budaya masih sangat sulit mengakses program Dana Indonesiana. Terutama bagi komunitas adat yang tidak terbiasa dengan sistem digital. […]

expand_less