Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Skandal DPMPTSP, KPP Bogor Raya Sebut Pemkot Bogor Sedang Bermain Api dengan Integritas Birokrasi

Skandal DPMPTSP, KPP Bogor Raya Sebut Pemkot Bogor Sedang Bermain Api dengan Integritas Birokrasi

  • account_circle AG
  • calendar_month Rab, 10 Des 2025
  • visibility 46
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Bogor ,10 Desember 2025| Komunitas Pemuda Peduli (KPP) Bogor Raya menilai bahwa rangkap jabatan antara Asisten dan Kepala DPMPTSP Kota Bogor bukan sekadar pelanggaran administrasi, tetapi sin­yal paling telanjang bahwa birokrasi Kota Bogor tengah dikelola secara serampangan dan terpolitisasi.

Menurut KPP, praktik ini menggambarkan bagaimana kebijakan publik telah kehilangan arah dan justru dikuasai oleh kepentingan segelintir orang.

Ketua KPP Bogor Raya, Beni Sitepu, menyebut bahwa apa yang terjadi di DPMPTSP adalah puncak dari bobroknya sistem penempatan pejabat, di mana hubungan pribadi lebih berharga daripada kemampuan.

Dalam pernyataannya, Beni menegaskan bahwa rangkap jabatan Asisten yang juga memegang posisi Kepala DPMPTSP adalah gambaran paling jelas dari proses penempatan pejabat yang jauh dari objektivitas.

Tidak ada birokrasi sehat yang membiarkan satu orang memegang dua posisi strategis sekaligus. Ini bukan efisiensi ini kekacauan yang disengaja. Pemkot Bogor harus jujur bahwa ini terjadi karena faktor kedekatan, bukan kompetensi, tegas Beni.

Ia menambahkan bahwa kebijakan seperti ini membuka ruang luas untuk konflik kepentingan dan menghilangkan standar profesionalisme ASN.

“Kalau birokrasi sudah dikuasai politik kedekatan, jangan harap ada keputusan yang berpihak kepada rakyat. Yang ada hanyalah loyalitas semu dan keputusan yang dibuat untuk menyenangkan pihak tertentu,” ujarnya.

KPP Bogor Raya menilai bahwa rangkap jabatan tersebut secara terang-terangan bertentangan dengan berbagai regulasi dan prinsip tata kelola pemerintahan, termasuk : Instruksi Presiden terkait Reformasi Birokrasi, Asas objektivitas dalam UU Administrasi Pemerintahan, Serta prinsip Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).

Beni mempertanyakan bagaimana daerah bisa menjalankan reformasi jika pejabat strategis justru ditunjuk berdasarkan kedekatan.

Pemerintah pusat mendorong profesionalisme, tetapi Pemkot Bogor malah mempraktikkan rangkap jabatan. Ini tidak sinkron dan sangat mencederai kepercayaan publik, tegasnya.

KPP Bogor Raya mencatat bahwa rangkap jabatan yang terjadi menimbulkan konsekuensi nyata bagi pelayanan publik, terutama di sektor perizinan. Dampaknya terlihat pada: Lambatnya proses dan tindak lanjut perizinan, Berkurangnya kualitas pelayanan, Meningkatnya potensi konflik kepentingan, Turunnya kepercayaan investor, Serta hilangnya profesionalisme ASN di lingkungan Pemkot Bogor.

DPMPTSP adalah pintu utama investasi. Kalau pintunya saja dirangkap, bagaimana mungkin pelayanan berjalan optimal? Yang jadi korban bukan hanya masyarakat, tetapi juga pelaku usaha, ujar Beni.

TUNTUTAN RESMI KPP BOGOR RAYA

1. Menghentikan segera praktik rangkap jabatan Asisten Kepala DPMPTSP, karena ini adalah cacat tata kelola yang tidak bisa ditoleransi.

2. Meminta Wali Kota Bogor mengembalikan seluruh pola penempatan pejabat kepada prinsip meritokrasi.

3. Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pejabat yang dipromosikan berdasarkan kedekatan, bukan prestasi.

4. Mendesak DPRD Kota Bogor untuk mengambil sikap tegas, bukan sekadar menjadi penonton dalam rusaknya birokrasi daerah.

Beni menutup pernyataan dengan nada keras :

“Jika kedekatan lebih berharga daripada kompetensi, dan jika rangkap jabatan dijadikan pembenaran, maka Kota Bogor sedang berjalan menuju krisis tata kelola. KPP Bogor Raya tidak akan diam. Ini persoalan harga diri birokrasi dan masa depan pelayanan publik.”[]

  • Author: AG
  • Editor: Red/AG
  • Source: AG

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketum GMOCT Minta Satpol PP Kuningan Segel Tower di Desa Gerba, Diduga Belum Berizin

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 64
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kuningan, 6 Desember 2025| Ketua umum Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT), Agung Sulistio, meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kuningan untuk menyegel pembangunan menara telekomunikasi di Desa Gerba, Kecamatan Kramat Mulya. Pembangunan tower tersebut diduga belum mengantongi izin lengkap dari pemerintah daerah. Agung mengatakan, sejumlah anggota GMOCT telah memantau langsung ke […]

  • Polsek Kedung Waringin Berbagi Kepada Warga Yang Membutuhkan Melalui Program Jum’at Berkah

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle Husen
    • visibility 166
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi- Polsek Kedung Waringin melaksanakan kegiatan Rutinitas Bakti Sosial melalui program “Jum’at Berkah” dengan memberikan Paket Sembako kepada warga yang membutuhkan seperti warga yang lanjut usia dan warga yang kurang mampu di wilayah Kedung Waringin pada hari Jum’at tanggal 16 Mei 2025 Kegiatan Jum’at Berkah ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Kedung Waringin […]

  • Kantor Pertanahan Kota Medan Berinovasi Meningkatkan  Kualitas Publik Dengan Metode Mesin Anjungan Sertipikat 

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 70
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan, 11 Januari 2026 | Kantor Pertanahan Kota Medan terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan menghadirkan mesin Anjungan Sertipikat yang memungkinkan pemohon mencetak sertipikat secara mandiri. Layanan ini menjadi bagian dari penerapan sertipikat elektronik yang bertujuan memberikan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan bagi masyarakat dalam mengakses layanan pertanahan. Pemanfaatan mesin Anjungan Sertipikat ini telah […]

  • Ketika Anggaran Sosper DPRD Pemalang Bersandar di OPD, Siapa Yang Bermain?

    • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 232
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pemalang, 28 September 2025| Anggaran sosialisasi peraturan perundangan (sosper) milik DPRD Pemalang diduga tidak dikelola langsung oleh sekretariat DPRD. Dana miliaran rupiah justru dititipkan pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Praktik ini menimbulkan tanda tanya besar: mengapa anggaran dewan “menumpang” pada dinas eksekutif? DPRD Pemalang sebagai inisiator kegiatan sosper, Sekretariat DPRD yang seharusnya menjadi pintu […]

  • AS-HAM Berikan Santunan Kepada 50 Anak Yatim

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Asep Hidayat
    • visibility 13
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Bogor, 18 Maret 2026 | Menjelang hari Raya Idul Fitri yang tinggal hitungan hari. Asosiasi Sosial Hak Asasi Manusia ( AS-HAM) berbagi kegembiraan bersama 50 anak yatim. Acara berlangsung di kantor ASHAM, Perumahan Pesona Taman Dhika Jln. Soemanthadieredja Kelurahan Rangga Mekar Kota Bogor Selatan.   Juanda Hermawan, ketua umum ASHAM mengatakan bahwa,” Aksi […]

  • Dandim 0509/Kabupaten Bekasi Sambangi Koramil 07/Cikarang, Tekankan Kekompakan dan Peran Keluarga Prajurit

    • calendar_month Ming, 23 Nov 2025
    • account_circle HUSEN
    • visibility 57
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 23 Nopember 2025– Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa di Aula Koramil 07/Cikarang pada Minggu (23/11/2025). Komandan Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol Arh Sabdho Aji Wibowo, M.Han, bersama Ketua Persit KCK Cabang XXIII, Ny. Nazia Sabdho Aji Wibowo, melaksanakan kunjungan kerja serta tatap muka dengan anggota Koramil dan Persit Ranting 8 Cabang […]

expand_less