Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Skandal DPMPTSP, KPP Bogor Raya Sebut Pemkot Bogor Sedang Bermain Api dengan Integritas Birokrasi

Skandal DPMPTSP, KPP Bogor Raya Sebut Pemkot Bogor Sedang Bermain Api dengan Integritas Birokrasi

  • account_circle AG
  • calendar_month Rab, 10 Des 2025
  • visibility 57
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Bogor ,10 Desember 2025| Komunitas Pemuda Peduli (KPP) Bogor Raya menilai bahwa rangkap jabatan antara Asisten dan Kepala DPMPTSP Kota Bogor bukan sekadar pelanggaran administrasi, tetapi sin­yal paling telanjang bahwa birokrasi Kota Bogor tengah dikelola secara serampangan dan terpolitisasi.

Menurut KPP, praktik ini menggambarkan bagaimana kebijakan publik telah kehilangan arah dan justru dikuasai oleh kepentingan segelintir orang.

Ketua KPP Bogor Raya, Beni Sitepu, menyebut bahwa apa yang terjadi di DPMPTSP adalah puncak dari bobroknya sistem penempatan pejabat, di mana hubungan pribadi lebih berharga daripada kemampuan.

Dalam pernyataannya, Beni menegaskan bahwa rangkap jabatan Asisten yang juga memegang posisi Kepala DPMPTSP adalah gambaran paling jelas dari proses penempatan pejabat yang jauh dari objektivitas.

Tidak ada birokrasi sehat yang membiarkan satu orang memegang dua posisi strategis sekaligus. Ini bukan efisiensi ini kekacauan yang disengaja. Pemkot Bogor harus jujur bahwa ini terjadi karena faktor kedekatan, bukan kompetensi, tegas Beni.

Ia menambahkan bahwa kebijakan seperti ini membuka ruang luas untuk konflik kepentingan dan menghilangkan standar profesionalisme ASN.

“Kalau birokrasi sudah dikuasai politik kedekatan, jangan harap ada keputusan yang berpihak kepada rakyat. Yang ada hanyalah loyalitas semu dan keputusan yang dibuat untuk menyenangkan pihak tertentu,” ujarnya.

KPP Bogor Raya menilai bahwa rangkap jabatan tersebut secara terang-terangan bertentangan dengan berbagai regulasi dan prinsip tata kelola pemerintahan, termasuk : Instruksi Presiden terkait Reformasi Birokrasi, Asas objektivitas dalam UU Administrasi Pemerintahan, Serta prinsip Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).

Beni mempertanyakan bagaimana daerah bisa menjalankan reformasi jika pejabat strategis justru ditunjuk berdasarkan kedekatan.

Pemerintah pusat mendorong profesionalisme, tetapi Pemkot Bogor malah mempraktikkan rangkap jabatan. Ini tidak sinkron dan sangat mencederai kepercayaan publik, tegasnya.

KPP Bogor Raya mencatat bahwa rangkap jabatan yang terjadi menimbulkan konsekuensi nyata bagi pelayanan publik, terutama di sektor perizinan. Dampaknya terlihat pada: Lambatnya proses dan tindak lanjut perizinan, Berkurangnya kualitas pelayanan, Meningkatnya potensi konflik kepentingan, Turunnya kepercayaan investor, Serta hilangnya profesionalisme ASN di lingkungan Pemkot Bogor.

DPMPTSP adalah pintu utama investasi. Kalau pintunya saja dirangkap, bagaimana mungkin pelayanan berjalan optimal? Yang jadi korban bukan hanya masyarakat, tetapi juga pelaku usaha, ujar Beni.

TUNTUTAN RESMI KPP BOGOR RAYA

1. Menghentikan segera praktik rangkap jabatan Asisten Kepala DPMPTSP, karena ini adalah cacat tata kelola yang tidak bisa ditoleransi.

2. Meminta Wali Kota Bogor mengembalikan seluruh pola penempatan pejabat kepada prinsip meritokrasi.

3. Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pejabat yang dipromosikan berdasarkan kedekatan, bukan prestasi.

4. Mendesak DPRD Kota Bogor untuk mengambil sikap tegas, bukan sekadar menjadi penonton dalam rusaknya birokrasi daerah.

Beni menutup pernyataan dengan nada keras :

“Jika kedekatan lebih berharga daripada kompetensi, dan jika rangkap jabatan dijadikan pembenaran, maka Kota Bogor sedang berjalan menuju krisis tata kelola. KPP Bogor Raya tidak akan diam. Ini persoalan harga diri birokrasi dan masa depan pelayanan publik.”[]

  • Author: AG
  • Editor: Red/AG
  • Source: AG

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Terima Dibayar Rp 5 Ribu Rupiah, Jukir Aniaya Pemotor Pakai Pipa Besi di Jakarta Utara

    • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
    • account_circle Rls/M.Ifsudar
    • visibility 407
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta 29 September 2025| Dengan cepat Polisi bergerak menangkap seorang juru parkir (jukir) berinisial RBG (23) yang kerap bertugas di kawasan Kelapa Gading Jakarta Utara. RBG ditangkap usai melakukan tindakan penganiayaan kepada pengendara bermotor. “Pelaku berhasil ditangkap pada Sabtu, 27 September sekitar pukul 04.00 WIB di Dusun I Kampung Karey, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Provinsi […]

  • RBPI Sumut Rayakan Harlah ke-4, Dorong Terwujudnya UU Perlindungan Pengemudi

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 110
    • 0Comment

    Tegarnes.co.id-Medan, 10 November 2025|Rumah Berdaya Pengemudi Indonesia (RBPI) Sumatera Utara merayakan Hari Lahir (Harlah) ke-4 dengan semangat memperjuangkan kesejahteraan dan perlindungan hukum bagi pengemudi logistik dan daring. Acara yang digelar di Gedung D’Hall, Jalan Sakti Lubis No.11A, Medan Kota, Minggu (9/11/2025), mengusung tema “Tetap Solid Bergerak, Berjuang dan Berdaya Mewujudkan UU Perlindungan Pengemudi Logistik dan […]

  • Antisipasi Tawuran dan Balap Liar, Kapolsek Cibinong Pimpin Operasi Gabungan di Wilayah Hukum Polsek Cibinong

    • calendar_month Ming, 11 Mei 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 145
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Polres Bogor. Kapolsek Cibinong, AKP Jhony Handoko, bersama anggota piket gabungan Polsek Cibinong, melaksanakan operasi antisipasi tawuran dan balap liar di wilayah hukum Polsek Cibinong pada malam hari, Sabtu (10/05/2025). Upaya ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di tengah maraknya aksi balap liar dan keributan yang kerap terjadi di wilayah tersebut. Operasi yang […]

  • Mobil Kuda Silver Gentayangan Diduga Ngangsu Solar di SPBU Temanggung, SBM Pertamina dan APH Diminta Lebih Tegas

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 150
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Temanggung Jateng, 25 September 2025| Dugaan penyalahgunaan BBM subsidi jenis solar kembali terendus sejumlah awak media pada hari Selasa 23 September 2025 sekira pukul 15.09 wib, pasalnya, ditemukan satu unit mobil Kuda warna Silver (bahan bakar Solar) warna silver nopol AA 1282 BK diduga sedang ngangsu solar di SPBU Ngadirejo. Untuk memastikan kebenarannya kemudian sejumlah […]

  • “Agung Sulistio: Fakta Tak Bisa Dibungkam, Pers Boleh Bermitra Tapi Tak Boleh Disetir!”

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 92
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 26 Oktober 2025| Di tengah maraknya praktik kemitraan antara media dan lembaga publik, Agung Sulistio menegaskan sikap keras terhadap segala bentuk intervensi terhadap independensi redaksi. Sebagai Pimpinan Redaksi Sahabat Bhayangkara Indonesia (SBI), Ketua Umum Gabungan Media Online Cetak Ternama (GMOCT), sekaligus Ketua II Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPK-RI), Agung mengingatkan […]

  • Dugaan Korupsi ADD Ciamis Meningkat: 258 LPJ Nol Rupiah Terungkap, Aparat Hukum Dalami Aliran Dana

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 407
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Ciamis, 1 Desember 2025| Dugaan penyimpangan dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahap 2 Tahun Anggaran 2024 di Kabupaten Ciamis terus menguat setelah aparat penegak hukum menemukan indikasi serius ketidaksesuaian antara pencairan anggaran dan laporan pertanggungjawaban. Sebanyak 258 desa tercatat menyusun Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dengan nilai nol rupiah, namun laporan tersebut menyatakan kegiatan telah terlaksana […]

expand_less