Breaking News
light_mode
Home » Opini » Tim Reformasi Polri Yang Dibentuk Presiden “Jangan Sampai Niat Baik Prabowo Antiklimaks Hanya Menghasilkan Status quo

Tim Reformasi Polri Yang Dibentuk Presiden “Jangan Sampai Niat Baik Prabowo Antiklimaks Hanya Menghasilkan Status quo

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
  • visibility 69
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 11 November 2025| Pemerhati intelijen dan keamanan, Surya Permana mengendus adanya pihak yang membonceng situasi ini untuk kepentingan tertentu.

Dengan anggota tokoh-tokoh besar, termasuk tiga mantan Kapolri: Badrodin Haiti, Tito Karnavian dan Idham Azis menuai sorotan.

“Niat baik Presiden jangan sampai antiklimaks hanya menghasilkan status quo. Masyarakat bisa curiga tim ini dibonceng pihak lama yang justru mempertahankan kebobrokan. Reformasi sejati butuh keberanian memutus rantai masa lalu, bukan mendaur ulangnya,” ujar Surya dalam pesan elektroniknya kepada RMOL di Jakarta, Sabtu malam, 8 November 2025.

Ia menilai tuntutan reformasi Polri bergulir kencang karena institusi pemelihara keamanan. Sementara amanat Reformasi 1998 untuk Polri masih jauh dari harapan sebagai pengayom dan pelindung masyarakat.

“Malah, Polri kerap dianggap biang represi rakyat, terlihat dari laporan pelanggaran HAM berulang. Sikap arogan dan koruptif oknum bukan lagi kesalahan individu, melainkan kegagalan institusi Polri secara keseluruhan,” jelasnya.

“Kita patut apresiasi respons Presiden yang membentuk tim ini, dengan harapan memperbaiki Polri secara kultural dan struktural. Perbaikan utama harus dimulai dari tingkat elite agar menjadi Tut Wuri Handayani bagi jenjang di bawahnya. Hubungan timbal balik antara kultur dan struktur selalu ada. Perubahan di satu sisi akan memengaruhi yang lain,” tambah Surya.

Namun ketika melihat komposisi tim Reformasi Polri, ia melakukan tajam.

“Ketiga mantan Kapolri tersebut menjabat justru di era Jokowi, saat citra Polri terpuruk hingga dijuluki “Parcok”, konotasi Polri sebagai alat pemenangan dan pelindung penguasa. Di periode itu pula, kasus-kasus besar melibatkan perwira tinggi Polri, seperti korupsi dan penyalahgunaan wewenang,” bebernya.

Lanjut dia, seharusnya presiden mengganti anggota tim yang pernah memimpin saat Polri ambruk agar reformasi tak kehilangan kredibilitas.

“Berbeda dengan Kapolri saat ini yang masih eksis menjabat, sehingga wajar jika dilibatkan secara formal,” ungkap dia.

“Presiden juga sebaiknya merekrut penasihat dari negara yang sukses mereformasi kepolisian, seperti Hong Kong pasca 1997 atau Georgia di bawah Saakashvili,” pungkas Surya.[*]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: RMOL

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Jadwalkan Pemeriksaan 3 Legislator Terkait Korupsi Dispora di Kota Bekasi

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 196
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bekasi, 26 Agustus 2025| Babak baru mengenai kasus dugaan korupsi yang sempat menjadi sorotan publik,pengadaan alat olahraga di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi, kembali ditelisik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi. DiHari ini, sejumlah anggota DPRD Kota Bekasi dari salah satu fraksi dikabarkan bakal menjalani pemeriksaan atas kasus yang merugikan negara Rp 4,7 miliar […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Leuwiliang Jalin Kedekatan Dengan Warga Berikan Himbauan Kamtibmas

    • calendar_month Rab, 14 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 121
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id—Bogor| Bhabinkamtibmas Polsek Leuwiliang Polres Bogor, Aiptu Sukmono. Menunjukkan komitmen dan kedekatannya dengan warga di wilayah hukum Desa binaanya. Pada hari Rabu (14/05/2025),Aiptu SUKMONO melakukan kunjungan langsung ke warga masyarakat Kecamatan Leuwisadeng Kabupaten Bogor dalam upaya untuk mempererat hubungan antara aparat kepolisian dengan masyarakat setempat. Dalam kunjungan tersebut, Aiptu SUKMONO tampak akrab dengan warga Ia […]

  • DLH Provinsi Jawa Barat ‘Lempar Bola’ Soal Penanganan Pencemaran Lingkungan

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 83
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kabupaten Bandung, 13 November 2025 (GMOCT)| Program Citarum Harum yang berjalan selama 7 tahun (2018-2025) berakhir dengan kesan kurang memuaskan dalam meningkatkan ekosistem lingkungan. Program yang menelan anggaran triliunan rupiah ini dinilai kurang efektif dalam mengatasi kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, (19/11). Kini, Citarum Harum jilid dua dimulai dengan harapan baru. Satgas Citarum Harum […]

  • Mahasiswa KKN Disambut Hangat, Koramil 11/Pebayuran dan Aparatur Desa Kertajaya Gelar Komsos di Aula Desa

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Husen
    • visibility 113
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi-Suasana hangat dan penuh semangat tampak di Aula Desa Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, saat Koramil 11/Pebayuran bersama aparatur desa menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos), Jumat (27/6/2025). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut para mahasiswa yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Kertajaya.   Babinsa Desa Kertajaya, Serka Tarman, hadir mendampingi […]

  • Mantan Presiden Prancis Sarkozy Akan Mulai Jalani Masa Tahanan Pada 21 Oktober

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 251
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta 14 Oktober 2025| Mantan presiden Prancis Nicolas Sarkozy telah diberi tahu bahwa dirinya akan menjalani masa hukuman penjaranya mulai 21 Oktober, menyusul vonisnya dalam kasus dugaan pendanaan kampanye pilpres 2007 yang melibatkan dana dari Libya. Demikian dilansir media Prancis pada Senin (13/10). Sarkozy telah diberi tahu tentang kondisi penahanannya atas permintaan Kejaksaan Keuangan Nasional […]

  • Kompolnas: Polri Lahir dari Rahim Reformasi untuk Jadikan Negara Lebih Demokratis

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 245
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 14 September 2025| Komisioner Kompolnas Mohammad Choirul Anam atau Cak Anam menegaskan perlunya penguatan instrumen dan pengawasan terhadap institusi Polri. Ia menyebut langkah perbaikan Polri bukanlah dimulai dari nol, melainkan lahir dari semangat reformasi. “Yang pertama-tama yang penting harus kita insafi adalah spirit dari tokoh-tokoh ini mengingatkan kita semua bahwa kepolisian itu lahir dari […]

expand_less