175 Warga Jakarta Timur Ikuti Pemantauan Pengawasan Orang Dan Tenaga Kerja Asing di Jaktim
- account_circle Muhamad Dekra
- calendar_month Sel, 18 Nov 2025
- visibility 321
- comment 0 komentar

Tegarnews.co.id—Jakarta 18 November 2025| Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Kusmanto, membuka peningkatan peran dan fungsi masyarakat dalam melakukan pemantauan pengawasan orang asing dan tenaga kerja asing angkatan kedua, di Ruang Rapat Yudhistira, Lantai 6 Hotel Vasaka, Cawang, Jakarta Timur. Senin (17/11/2025)
Kegiatan diikuti 175 peserta, perwakilan dari lima kecamatan yakni Kecamatan Cakung, Duren Sawit, Matraman, Jatinegara dan Kramat Jati. Narasumber dalam kegiatan tersebut yakni Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Timur Renji Sola Gracia Silalahi, Dosen Program Studi Komunikasi UPN Jakarta Kumala Hayati, dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Provinsi DKI Jakarta Taufan Bakri.
Wakil Walikota menjelaskan, tujuan sosialisasi tersebut yakni memberikan pembekalan kepada masyarakat agar masyarakat itu tidak sungkan-sungkan dan harus berani bila terjadi ada orang asing datang ke wilayahnya untuk melaporkan kepada tadi pihak yang berwajib berwenang yaitu kantor imigrasi.
“Ini penting agar wilayah kita ini betul-betul aman dan kondusif, karena orang-orang asing datang ke kita ini dengan berbagai macam tujuan, apakah itu bekerja, apakah itu sebagai karyawan, dan juga macam-macam yang lebih bahaya,” kata Wakil Walikota.

Lebih lanjut ia menjelaskan, hal berbahaya yang dimaksud yakni seperti penyimpangan dengan membawa barang-barang yang dilarang, atau diharamkan seperti narkoba, kemudian juga perdagangan manusia yang mempengaruhi orang untuk bekerja ke luar negeri,
“Jadi penting dibekali masyarakat tentang hal-hal yang berbau dalam hal kerjaan dan pengawasan terhadap orang asing,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Wakil Walikota juga berpesan agar para peserta memahami materi sosialisasi dan bisa menularkan kepada masyarakat sekitarnya dan juga mengawasi keluarga.
“Jangan mudah tergiur, terpengaruh dengan adanya iming-iming bekerja di luar, namun kenyataannya di luar daripada harapan mereka, supaya mereka tidak terjebak terhadap perdedaan orang asing,”ucap JS .[]
- Penulis: Muhamad Dekra
- Editor: Redaksi
- Sumber: Ahmad Andri


Saat ini belum ada komentar