Breaking News
light_mode
Home » Info Demo » Massa Aksi Demo Hadiahkan Korek Kuping, Agar Telinga DPRD Mandailing Natal “Mau Dengar Suara Rakyat”

Massa Aksi Demo Hadiahkan Korek Kuping, Agar Telinga DPRD Mandailing Natal “Mau Dengar Suara Rakyat”

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sel, 9 Sep 2025
  • visibility 242
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Panyabungan, 9 September 2025| Aksi unjuk rasa di Kabupaten Mandailing Natal, berbeda dari biasanya. Massa yang terdiri dari ibu-ibu ras terkuat, aliansi mahasiswa, dan masyarakat turun ke jalan menyampaikan aspirasinya namun dengan cara yang penuh sindiran pedas, (8/9).

Jika biasanya aksi massa sering dituding hanya soal “nasi bungkus”, kali ini justru massa yang membagikan nasi bungkus kepada anggota DPRD sebagai pesan bahwa perjuangan mereka bukanlah karena iming-iming murahan, tetapi karena nurani rakyat yang terhimpit.

Tak berhenti di situ, massa aksi juga membagikan “Korek Kuping” kepada anggota DPRD dan pemerintah daerah. Simbol satir ini sontak menjadi sorotan. Menurut peserta aksi, pemberian korek kuping dimaksudkan agar para wakil rakyat dan pemimpin daerah mau “Membersihkan Telinganya” terlebih dahulu sebelum mendengarkan aspirasi rakyat.


“Selama ini telinga mereka tersumbat, suara rakyat tidak pernah sampai. Maka hari ini kami kasih obatnya, korek kuping!” teriak salah seorang orator yang disambut riuh peserta aksi.

Suasana sempat memanas ketika mobil komando tidak diperbolehkan masuk ke halaman kantor DPRD. Adu mulut pun terjadi antara massa dan aparat keamanan, hingga akhirnya mobil komando diperbolehkan masuk. Ketegangan kembali pecah ketika massa melakukan pembakaran ban di depan gerbang kantor DPRD. Aksi saling dorong antara pendemo dan aparat keamanan pun tak terhindarkan.

Meski diwarnai ketegangan, massa aksi tetap fokus pada tuntutan utamanya agar DPRD dan Bupati Mandailing Natal benar-benar berpihak pada rakyat, terutama pedagang kecil yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Aksi ini meninggalkan pesan satir yang tajam, rakyat sudah bosan dengan janji manis, rakyat tidak butuh basa-basi. Yang dibutuhkan hanyalah telinga yang mau mendengar dan hati yang mau bekerja untuk kesejahteraan rakyat.[]

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kantor Pertanahan Kota Medan Kembali Buka Layanan Usai Libur Tahun Baru Imlek

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 120
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan, 18 Februari 2026| Pelayanan pertanahan di Kota Medan kembali berjalan normal setelah masa libur Tahun Baru Imlek. Masyarakat kini sudah dapat mengakses seluruh layanan administrasi pertanahan seperti pendaftaran tanah, peralihan hak, informasi berkas, hingga konsultasi pertanahan secara langsung di kantor. Layanan dibuka kembali oleh Kantor Pertanahan Kota Medan sebagai bagian dari jajaran Badan Pertanahan […]

  • Jutaan Buruh Batal Kepung DPR, Ini Yang Terjadi Setelah Said Iqbal Duduk 1 Meja dengan Prabowo

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 56
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 1 Mei 2026 | Rencana itu sudah matang. Ratusan ribu buruh dari berbagai penjuru Jawa siap bergerak menuju Gedung DPR RI di Senayan, Jakarta, untuk memperingati Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2026. Tapi beberapa hari sebelum aksi berlangsung, segalanya berubah. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh secara resmi membatalkan […]

  • GMOCT Kecam Keras Pengusiran Wartawan di Pemalang: Pembungkaman Informasi dan Pelanggaran UU Pers Tak Bisa Dibiarkan!

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 94
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pemalang, Jawa Tengah 31 Oktober 2025| Kebebasan pers kembali tercoreng di ruang publik. Insiden pengusiran sejumlah wartawan dari Media Cetak Online Beritabersatu.com, Wartanasional.com, dan Wartajavaindo.com saat meliput konser musik di Terminal Induk Pemalang, menuai kecaman keras dari Ketua Umum Gabungan Media Online Cetak Ternama (GMOCT), Agung Sulistio. Ia menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk pembungkaman informasi […]

  • JPO Paledang Rusak Berat Berbulan-bulan, Publik Pertanyakan Keseriusan Pemkot Bogor

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle AG
    • visibility 225
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kota Bogor, 23 Januari 2026| Lambannya penanganan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Paledang kembali menuai sorotan publik. Meski telah dinyatakan rusak berat (NK=3) dan ditutup sejak 20 Agustus 2025 berdasarkan kajian Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR, hingga kini belum terlihat langkah nyata dari Pemerintah Kota Bogor. Fakta menunjukkan, penutupan JPO Paledang hanya diikuti pemasangan spanduk peringatan tanpa […]

  • Food Estate vs. Hutan Adat: Antara Swasembada yang Dijanjikan dan Pengorbanan yang Tak Terhitung

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 59
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Papua, 19 Mei 2026 | Di atas kertas, program food estate di Merauke terdengar mulia: swasembada pangan, ketahanan energi, dan percepatan pembangunan di timur Indonesia. Pemerintah bahkan berencana mengerahkan 100 batalyon infanteri baru untuk mengamankan proyek strategis nasional ini. Targetnya menggoda: cetak sawah satu juta hektar, perkebunan tebu seluas lebih dari 600.000 hektar […]

  • Dua Geuchik Bersatu: Bantah Izin HGU, Warga Babahlueng Usir Paksa Alat Berat PT SPS 2!

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 130
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Nagan Raya, 27 September 2025 (GMOCT)|  Gelombang penolakan terhadap praktik mafia tanah kembali menggema di Nagan Raya. Warga Desa Babahlueng, berbekal pernyataan tegas dari dua Geuchik—mantan dan yang sedang menjabat—bersatu padu mengusir alat berat milik PT Surya Panen Subur (SPS) 2 dari lahan yang disengketakan. Aksi heroik ini merupakan puncak kekesalan warga atas klaim perusahaan […]

expand_less