Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » PT Sunlight Foods Indonesia: Pabrik Bolu Coy Diduga Kebal Hukum, Cemari Lingkungan dan Eksploitasi Tenaga Kerja Asing Ilegal?

PT Sunlight Foods Indonesia: Pabrik Bolu Coy Diduga Kebal Hukum, Cemari Lingkungan dan Eksploitasi Tenaga Kerja Asing Ilegal?

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
  • visibility 192
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Kabupaten Bandung, 28 September 2025 (GMOCT)| Pabrik Bolu Coy milik PT Sunlight Foods Indonesia kembali menjadi sorotan tajam. Kali ini, bukan hanya soal pencemaran lingkungan yang berulang kali terjadi, tetapi juga dugaan eksploitasi tenaga kerja asing (TKA) ilegal. Aparat Penegak Hukum (APH) dan dinas terkait diminta untuk tidak menutup mata dan segera bertindak tegas.

Pabrik yang berlokasi di Kawasan Industri De Prima Terra ini kembali disidak oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama personel Polda Jabar pada Sabtu (27/09), setelah berulang kali dilaporkan mencemari lingkungan. Limbah cair hasil produksi Bolu Coy, yang mencapai lebih dari 10.000 kemasan per hari, diduga sengaja dibiarkan meluber ke selokan, menyebabkan bau busuk menyengat, air keruh, dan timbunan sedimen. Hasil pemeriksaan menunjukkan kadar pH limbah mencapai 3, yang sangat berbahaya bagi lingkungan.

Seorang sumber yang enggan disebutkan namanya mengatakan, “Pabrik Bolu Coy ini sudah seperti kebal hukum. Nunung selalu beralasan masalahnya sudah selesai di Polda dan Dinas, padahal pencemaran terus terjadi.”

Tak hanya itu, dugaan pelanggaran ketenagakerjaan juga semakin menguat. Mr. Lee, penanggung jawab pabrik yang sering bolak-balik Tiongkok-Indonesia, diduga kuat mempekerjakan WNA asal Tiongkok tanpa izin kerja (KITAS) yang sah. Bahkan, di dalam kawasan pabrik ditemukan penampungan pekerja, yang jelas melanggar peruntukan kawasan industri.

Opik, seorang pemantau lingkungan yang ikut menyaksikan sidak, mengungkapkan pengalamannya. “Saya menghubungi Satgas Pak Har, tapi dia bilang nanti ada tamu dari Polda. Karena penasaran, saya langsung datang ke lokasi dan melihat sendiri DLH dan Polda sedang melakukan sidak,” ujarnya. Opik juga mengaku sempat dilarang merekam video oleh seorang petugas Polda.

GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama), yang mendapatkan informasi dari media online Matainvestigasi.com, mengecam keras tindakan PT Sunlight Foods Indonesia dan mendesak APH serta dinas terkait untuk segera melakukan tindakan tegas.

“Kami meminta APH dan dinas terkait untuk tidak menutup mata terhadap dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh PT Sunlight Foods Indonesia. Lakukan pemeriksaan secara menyeluruh terkait perizinan lingkungan, ketenagakerjaan, pajak, dan izin tinggal WNA yang bekerja di pabrik tersebut,” tegas Asep NS, Sekretaris Umum GMOCT.

GMOCT juga menyoroti sikap petugas kepolisian yang melarang pemantau merekam video saat sidak berlangsung. “Tindakan tersebut sangat disayangkan dan menimbulkan pertanyaan besar. Apakah ada upaya untuk menutupi sesuatu?” tanya Asep NS.

Jika terbukti melakukan pelanggaran, PT Sunlight Foods Indonesia harus diberikan sanksi yang seberat-beratnya, termasuk pencabutan izin usaha. Kasus ini menjadi ujian bagi APH dan pemerintah daerah untuk membuktikan komitmen dalam menegakkan hukum dan melindungi lingkungan hidup, serta hak-hak pekerja.

#noviralnojustice

#ptsunlightfoodindonesia

#kemenaker

#disnakerkabbandung

Team/Red (Matainvestigasi)

GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama.

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Vincentia Jenny Retno: Narasi Saiful Mujani Berpotensi Inkonstitusional dan Menyesatkan Publik

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 67
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 9 April 2026 | Politisi Partai Gerindra, Vincentia Jenny Retno, melontarkan kritik tajam terhadap pernyataan pengamat politik Saiful Mujani yang dinilai mulai mengarah pada narasi inkonstitusional. Jenny memperingatkan bahwa ajakan untuk menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto di luar mekanisme sah dapat merusak tatanan demokrasi dan memicu instabilitas nasional. Menurut Jenny, pernyataan yang berkembang […]

  • Sawit Indonesia Mulai Guncang Pasar Energi Dunia, Impor Solar Resmi Akan Dihentikan

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 19
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 11 Juni 2026 | Tidak banyak negara yang berani mengambil langkah sepenting ini. Mulai 1 Juli 2026, Indonesia secara resmi menutup keran impor solar dan menggantinya sepenuhnya dengan bahan bakar nabati berbasis kelapa sawit dalam negeri. Pernyataan bersejarah itu keluar dari mulut Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat menghadiri wisuda ke-133 program […]

  • Kejati Kepri Dorong Optimalisasi Pemulihan Aset Dalam Pemberantasan Korupsi

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 261
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Tanjungpinang, 8 Oktober 2025| Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kejati Kepri) menegaskan komitmennya dalam memperkuat strategi asset recovery atau pemulihan aset sebagai bagian dari upaya pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia. Hal ini disampaikan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Kepri, Irene Putrie, saat menjadi narasumber dalam program dialog “Tanjungpinang Pagi”, yang disiarkan langsung oleh RRI Pro […]

  • Dituduh Mencuri Lalu Disiksa, PRT Tua di Karawaci Laporkan Majikan ke Polisi

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 32
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Tangerang, 19 Mei 2026 | Seorang wanita tua yang berprofesi belasan tahun sebagai Pekerja Rumah Tangga (PRT) di Karawaci Kota Tangerang menjadi korban penganiayaan dan perampasan yang diduga dilakukan oleh majikannya sendiri. Korban bernama Yusi (60) mengaku dianiaya bertubi-tubi oleh sang majikan berinisial Y dan G yang merupakan sepasang kekasih di kediaman majikan […]

  • Muhammadiyah Respons Prabowo: Akan Mengakui Israel Jika Palestina Merdeka

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle Muhamad Dekra
    • visibility 131
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Jakarta| Ketua Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Anwar Abbas merespons sikap pemerintah Indonesia yang tidak membuka hubungan diplomatik dengan Israel jika masih menjajah Palestina. Jum’at, (30/05/2025) Anwar menegaskan hal itu juga sesuai dengan nilai-nilai Indonesia yang sangat menolak penjajahan karena tidak memiliki nilai kemanusiaan dan keadilan. “Sikap tegas itu telah dinyatakan dengan jelas dalam alinea pertama […]

  • Pulihkan Trauma Psikologis Pasca Bencana,Trauma Healing Polda Jabar Bantu Anak-anak Korban Longsor dan Banjir, Bandung Barat

    • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 60
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bandung Barat, 26 Januari 2026| Tim Trauma Healing Polda Jawa Barat yang terdiri dari Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jabar dan Polres Cimahi melaksanakan kegiatan trauma healing untuk anak-anak korban longsor di Kabupaten Bandung Barat, Minggu (25/1/2026) kemarin. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Kegiatan ini bertujuan untuk […]

expand_less