Breaking News
light_mode
Home » Opini » MBG Terlalu Sentralistik, Denny Charter Nilai Posyandu Lebih Efektif dan Transparan

MBG Terlalu Sentralistik, Denny Charter Nilai Posyandu Lebih Efektif dan Transparan

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Ming, 21 Des 2025
  • visibility 438
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 21 Desember 2025| Pengamat kebijakan publik, Denny Charter, melontarkan kritik keras terhadap rencana tata kelola Program Strategis Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai cenderung sentralistik. Denny memperingatkan bahwa pengelolaan yang dipaksakan melalui satu pintu institusi besar atau yayasan elit berisiko memperpanjang rantai birokrasi serta membuka celah korupsi baru.

Sebagai solusi, Denny mendorong pemerintah untuk mengalihkan basis eksekusi program ke tingkat akar rumput dengan merevitalisasi peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).

“Memaksakan sistem Satuan Pelayanan Pangan Bergizi (SPPG) di bawah kendali yayasan-yayasan elit hanya akan membuka peluang penyelewengan. Sebaliknya, jika pengelolaan diserahkan ke Posyandu, pemerintah tidak hanya membagikan makanan, tetapi juga memperkuat sistem kesehatan masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi desa,” ujar Denny Charter dalam keterangan tertulisnya, Minggu (21/12).

*Efisiensi Logistik dan Akurasi Data*

Dalam analisisnya, Denny memaparkan bahwa Indonesia memiliki modal infrastruktur sosial yang sangat besar, yakni lebih dari 300.000 unit Posyandu hingga tingkat RW dan dusun. Menurutnya, pemanfaatan Posyandu akan memangkas biaya logistik secara signifikan karena dapur produksi berada langsung di tengah permukiman sasaran.

Selain efisiensi biaya, Posyandu juga dinilai unggul dalam hal akurasi data gizi. Melalui sistem Electronic Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM), kader Posyandu memiliki data by name by address terkait kondisi anak-anak di wilayahnya.

“Kader Posyandu tahu persis siapa yang stunting, gizi kurang, hingga anak yang memiliki alergi. Ini menjamin intervensi gizi tepat sasaran, bukan sekadar pembagian jatah massal yang tidak terkontrol,” lanjutnya.

*Cegah “Ladang Basah” Korupsi*

Denny menilai sentralisasi pengelolaan melalui vendor besar atau entitas pusat kerap menjadi titik lemah transparansi anggaran. Karena itu, ia menekankan pentingnya social accountability atau akuntabilitas sosial, di mana warga lokaltermasuk ibu-ibu dan tokoh masyarakat berperan langsung sebagai pengawas.

“Di Posyandu, penyimpangan anggaran atau penurunan kualitas makanan akan langsung terdeteksi dan diprotes warga. Ini adalah mekanisme audit sosial paling efektif dibanding sistem top-down yang tertutup,” tegasnya.

*Transformasi Dapur Gizi Desa*

Denny menawarkan empat langkah strategis untuk mentransformasi Posyandu sebagai pengelola MBG, yaitu:

Revitalisasi Bangunan, dengan meng-upgrade fasilitas Posyandu menjadi Dapur Gizi Desa berstandar sanitasi layak.

Pemberdayaan Kader, melalui pelatihan manajemen gizi, sertifikasi keamanan pangan, serta pemberian insentif profesional.

Ekonomi Sirkular, dengan mewajibkan penyerapan bahan baku dari petani dan Kelompok Wanita Tani (KWT) lokal.

Digitalisasi, berupa pelaporan real-time berbasis aplikasi yang dapat diakses publik guna menjamin transparansi harian.

Denny menutup dengan mengingatkan bahwa keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis sangat bergantung pada pilihan model tata kelolanya. Pemanfaatan infrastruktur sosial yang telah teruji sejak 1984, seperti Posyandu, dinilai jauh lebih aman dan berdampak jangka panjang bagi kemandirian desa dibandingkan membangun sistem baru yang rawan kepentingan elit.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Dugaan Selingkuh Dokter RSUD Banjar: Media Dihalau, Kuasa Hukum Bungkam, Suwarno Desak Polres Tasik Bertindak Tegas”

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 155
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Tasikmalaya, 8 November 2025| Kasus dugaan perselingkuhan seorang dokter berinisial AK yang bertugas di RSUD Kota Banjar, Jawa Barat, dengan istri bawahannya, terus menuai sorotan tajam publik. Terbaru, Suwarno, Kepala Biro Sahabat Bhayangkara Indonesia (Kabarsbi com) Ciamis, mengecam keras sikap oknum pengacara dokter tersebut yang terkesan mengabaikan etika komunikasi dan transparansi publik, usai permintaan konfirmasi […]

  • Konselor Puspaga Ambil Data Warga Tanpa Izin Pemilik Yang Sah

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • account_circle Rls/Asep
    • visibility 115
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 26 Oktober 2025| Konselor Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bogor diduga mengambil data warga berupa Kartu Keluarga (KK) ke staf Desa Sukajadi. Kecamatan Tamansari. Kabupaten Bogor tanpa konfirmasi kepada pemilik. Petugas Puspaga dari DP3AP2KB yang diketahui bernama Telly Yuviarly datang kepada staf […]

  • Polsek Ciampea Gelar Kegiatan Polisi Sahabat Anak Untuk TK Satu Atap Desa Cinangneng

    • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 115
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bogor| Polsek Ciampea Dalam rangka membangun kedekatan antara Polri dan anak-anak sejak usia dini, Polsek Ciampea menggelar kegiatan Polisi Sahabat Anak (PSA) pada Senin, 19 Mei 2025. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, bertempat di halaman Kantor Polsek Ciampea, Kabupaten Bogor. Sebanyak 15 anak dari Yayasan TK Satu Atap, Desa Cinangneng, Kecamatan […]

  • Ratusan Massa Mahasiswa Geruduk dan Menyegel Gedung Bea Cukai Marunda

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Rls/M.Imron
    • visibility 37
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 12 Februari 2026| Sejumlah massa yang tergabung dalam “Koalisi Mahasiswa Hukum Nusantara” (KMHN) melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Bea Cukai Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (11/2). KMHN mendesak agar Kepala Bea Cukai Marunda, Setiaji Tenggamus diperiksa dan dicopot atas dugaan sejumlah pelanggaran yang mencoreng marwah institusi serta merugikan masyarakat. “Kami tegas menyatakan sikap […]

  • Brigadir Edi Sunarto: Muslem dalam BAP Klaim Sebagai Keamanan Desa, Kades Babahlueng Sangkal dengan Tegas, Siapa Otak/Dalang Pembacokan??

    • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 192
    • 0Comment

    Tegarnrws.co.id-Nagan Raya, 29 September 2025 (GMOCT)| Proses penyelidikan kasus dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap jurnalis Ridwanto di Desa Babah Lueng, Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya, menuai kritik tajam. Brigadir Edi Sunarto, penyidik Polres Nagan Raya yang menangani kasus ini, disorot karena diduga tidak melakukan pendalaman menyeluruh terhadap motif dan kemungkinan adanya dalang di balik […]

  • Membaca Risiko dari Peta: Arunika di Zona Lereng Vulkanik Sensitif, di Kabupaten Kuningan Jawa Barat

    • calendar_month Ming, 8 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 89
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kuningan, 8 Februari 2026| Keindahan Arunika di Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, selama ini menjadi daya tarik wisata unggulan di Kabupaten Kuningan. Namun di balik panorama alam yang memikat, peta geologi menunjukkan fakta penting: kawasan tersebut berada di lereng gunung api dengan karakter tanah yang sensitif terhadap gangguan. Berdasarkan Peta Geologi Lapangan Panas Bumi Gunung Ciremai, […]

expand_less