Kamis, November 5, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Opini

Elegi Konstitusi: Ketika Palu “Yang Mulia” Berpindah Tangan ke Politisi Senayan

Chairul Husen by Chairul Husen
31 Januari 2026
in Opini
0
Penjualan Obat Ilegal Tramadol di Jln Terusan Jakarta Secara Terang Terangan, Diduga Kebal  Hukum
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id-Jakarta, 1 Februari 2026| Di penghujung bulan Januari 2026, sebuah drama politik kembali tergelar di panggung hukum tertinggi negeri ini. Bukan sebuah prestasi yang dirayakan, melainkan sebuah manuver yang membuat dahi berkerut dan memancing amarah publik. Tanpa ba-bi-bu, Adies Kadir—sosok yang selama ini dikenal lantang sebagai politisi Golkar dan Wakil Ketua DPR—tiba-tiba disodorkan untuk mengenakan jubah “Yang Mulia” di Mahkamah Konstitusi (MK).

Penunjukan ini bukan sekadar rotasi jabatan biasa. Bagi banyak kalangan, ini adalah lonceng kematian bagi independensi peradilan. Istilah kasar seperti “bedebah” mungkin terdengar emosional, namun rasa frustrasi di baliknya memiliki pijakan yang sangat rasional: integritas benteng terakhir konstitusi sedang dipertaruhkan di meja judi politik.

You might also like

Gegara Adik Belagu! Kepala BNPB Dicopot Prabowo, Negara Bukan Perusahaan Keluarga”Bung”

Bau Amis di Balik 105 Ribu Mesin India, Kritik Impor Kendaraan Kopdes Agus Gumiwang Dicopot

Dosa di Atas Meja Pleno: Ketika Palu DKPP Menagih Nyawa Integritas

Operasi Senyap “Tukar Guling”
Pelanggaran pertama yang mencolok mata adalah proses yang cacat secara hukum. Publik dipaksa menyaksikan sebuah “operasi senyap”. Sebelumnya, nama Inosentius Samsul, seorang birokrat karir telah digadang-gadang sebagai calon kuat. Namun, dalam hitungan jam, skenario berubah drastis. Nama Inosentius lenyap, digantikan oleh Adies Kadir.

Proses “tukar guling” ini dilakukan secara kilat dan tertutup, menabrak tembok transparansi yang seharusnya menjadi syarat mutlak pemilihan pejabat publik.

“Tidak ada uji kepatutan yang terbuka, tidak ada partisipasi publik yang memadai. Para pakar hukum tata negara, termasuk Bivitri Susanti dan koalisi masyarakat sipil, menilai manuver ini melanggar semangat UU MK.

Seleksi yang seharusnya akuntabel berubah menjadi penunjukan sepihak yang arogan, seolah menegaskan bahwa hukum hanyalah instrumen yang bisa ditekuk demi kehendak kekuasaan.

Cacat Moral dan Konflik Kepentingan. Di luar prosedur yang ugal-ugalan, aspek moralitas menjadi sorotan tajam. Bagaimana mungkin seorang pemain aktif (politisi DPR) tiba-tiba berganti peran menjadi wasit (hakim MK) dalam waktu semalam?

Kekhawatiran publik sangat mendasar:

MK adalah lembaga yang berwenang mengadili produk undang-undang yang dibuat oleh DPR. Dengan masuknya Adies Kadir, garis batas tegas antara pembuat hukum dan pengadil hukum menjadi kabur. Ia tidak dilihat sebagai negarawan yang independen, melainkan dicurigai sebagai “kepanjangan tangan” partai dan parlemen untuk mengamankan kepentingan politik di Merdeka Barat.

Rekam jejaknya pun tak luput dari ingatan kolektif. Pernyataan-pernyataan kontroversialnya di masa lalu dinilai jauh dari standar empati dan kenegarawanan yang menjadi syarat mutlak seorang penjaga konstitusi.

Runtuhnya Checks and Balances

Apa yang dilanggar hari ini lebih dari sekadar aturan administrasi; ini adalah pelanggaran terhadap prinsip demokrasi. Penunjukan Adies Kadir dinilai sebagai upaya sistematis untuk melemahkan mekanisme saling mengawasi (checks and balances). Ketika lembaga pengawas (MK) diisi oleh orang-orang dari lembaga yang diawasi (DPR), maka fungsi kontrol itu mati.

Pada akhirnya, kemarahan publik bukan tanpa alasan. Peristiwa ini menjadi validasi menyakitkan atas sentimen bahwa kita hidup di sebuah negeri di mana etika dikesampingkan dan hukum hanyalah pelayan bagi mereka yang memegang kuasa. Mahkamah yang seharusnya sakral, kini terasa makin profan.[]

Tags: KonstitusiMahkamahPindahTangan
Previous Post

Jokowi Buka Suara soal Namanya Terseret Kasus Korupsi Haji: Tidak Ada Perintah Korupsi

Next Post

Geger Pernyataan Eks Wakapolri Oegroseno; ” Kami Sakit Hati, Polri Rusak Sejak Jokowi Angkat Tito.”? Sebuah Telaah untuk Edukasi Hukum

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

Gegara Adik Belagu! Kepala BNPB Dicopot Prabowo, Negara Bukan Perusahaan Keluarga”Bung”
Opini

Gegara Adik Belagu! Kepala BNPB Dicopot Prabowo, Negara Bukan Perusahaan Keluarga”Bung”

by Tegar News
16 Oktober 2026
Bau Amis di Balik 105 Ribu Mesin India, Kritik Impor Kendaraan Kopdes Agus Gumiwang Dicopot
Opini

Bau Amis di Balik 105 Ribu Mesin India, Kritik Impor Kendaraan Kopdes Agus Gumiwang Dicopot

by Tegar News
10 Oktober 2026
Dosa di Atas Meja Pleno: Ketika Palu DKPP Menagih Nyawa Integritas
Opini

Dosa di Atas Meja Pleno: Ketika Palu DKPP Menagih Nyawa Integritas

by Tegar News
10 Oktober 2026
Dua Jam Sebelum Putusan MK, Jokowi Bertemu Prabowo “Keluarkan Kartu AS”?
Opini

Dua Jam Sebelum Putusan MK, Jokowi Bertemu Prabowo “Keluarkan Kartu AS”?

by Tegar News
8 Oktober 2026
Rekor Prabowo 150 Jabatan, Punya  26 Watimpres dan 10 Penasihat Khusus: Apa Bedanya?
Opini

Rekor Prabowo 150 Jabatan, Punya 26 Watimpres dan 10 Penasihat Khusus: Apa Bedanya?

by Tegar News
5 Oktober 2026
Next Post
Penjualan Obat Ilegal Tramadol di Jln Terusan Jakarta Secara Terang Terangan, Diduga Kebal  Hukum

Geger Pernyataan Eks Wakapolri Oegroseno; " Kami Sakit Hati, Polri Rusak Sejak Jokowi Angkat Tito."? Sebuah Telaah untuk Edukasi Hukum

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Korlantas Polri Resmi Mulai Tahap Sosialisasi Wujudkan Indonesia Zero Truk ODOL

Korlantas Polri Resmi Mulai Tahap Sosialisasi Wujudkan Indonesia Zero Truk ODOL

2 Juni 2025
Merah Putih Lepas! Gagal Berkibar Saat Upacara Berlangsung Didetik Terakhir di Acara HUT-RI

Merah Putih Lepas! Gagal Berkibar Saat Upacara Berlangsung Didetik Terakhir di Acara HUT-RI

18 Agustus 2026

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

BPN Serang Minta Warga Desa Kopo Lengkapi Berkas PTSL untuk Target 2027
Info Daerah

BPN Serang Minta Warga Desa Kopo Lengkapi Berkas PTSL untuk Target 2027

5 November 2026
Dana Rp 234 Juta Diduga Digelapkan Pengasuh Anak; Mantan PMI Asal Tukdana Indramayu Akan Laporkan ke Aparat, Serta Soroti Dugaan Kekerasan Psikis Terhadap Anak
Info Daerah

Dana Rp 234 Juta Diduga Digelapkan Pengasuh Anak; Mantan PMI Asal Tukdana Indramayu Akan Laporkan ke Aparat, Serta Soroti Dugaan Kekerasan Psikis Terhadap Anak

5 November 2026
2,5 Bulan Berlalu, Kasus Upah Pungut Bappeda Kabupaten Bogor Belum Ada Tersangka?
Info Korupsi

2,5 Bulan Berlalu, Kasus Upah Pungut Bappeda Kabupaten Bogor Belum Ada Tersangka?

5 November 2026
Jokowi Bersaksi Hari Ini, PSI Kerahkan Ribuan  Kader Kawal Sidang Ijazah Palsu
Nasional

Jokowi Bersaksi Hari Ini, PSI Kerahkan Ribuan Kader Kawal Sidang Ijazah Palsu

5 November 2026
Kasus Penyadapan Ilegal, Presiden Prabowo Sampaikan Keprihatinan Mendalam
Nasional

Kasus Penyadapan Ilegal, Presiden Prabowo Sampaikan Keprihatinan Mendalam

5 November 2026
Pemkab Bogor Siapkan Pelebaran Jalan Laladon 1KM Pada 2027, Urai Kemacetan Menuju Kota Bogor
Info Daerah

Pemkab Bogor Siapkan Pelebaran Jalan Laladon 1KM Pada 2027, Urai Kemacetan Menuju Kota Bogor

5 November 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News