Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Dugaan Premanisme Warnai Sengketa Rumah Di Kota Wisata, Kepastian Hukum Dipertanyakan

Dugaan Premanisme Warnai Sengketa Rumah Di Kota Wisata, Kepastian Hukum Dipertanyakan

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
  • visibility 64
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Bogor, 18 Februari 2026| Sebuah rumah di kawasan elite Perumahan Kota Wisata Cibubur, Cluster Florence Blok H1 No. 19, berubah menjadi pusat ketegangan setelah penghuninya mengaku mengalami tekanan intens, intimidasi, hingga dugaan upaya penguasaan paksa oleh sekelompok orang yang diduga terkait pihak yang mengklaim sebagai pemilik baru.

Ironisnya, semua itu terjadi saat penghuni masih sah menempati rumah tersebut dan belum pernah menyerahkan hak kepemilikan maupun penguasaan kepada pihak mana pun.

Kuasa hukum penghuni, Taufik Hidayat Nasution, S.H., mengungkap fakta yang dinilainya sangat mengkhawatirkan. Sejak November 2025, sekelompok orang disebut secara bergantian berjaga di depan rumah, memantau aktivitas penghuni, bahkan diduga membuka paksa pagar dan akses rumah.

“Klien kami seperti hidup dalam tekanan di rumahnya sendiri. Mereka berjaga siang dan malam. Ini bukan lagi sengketa biasa, ini sudah menyerupai teror psikologis,” tegasnya, (18/2).

Menurutnya, tindakan tersebut memunculkan kekhawatiran serius karena upaya penguasaan fisik diduga dilakukan tanpa adanya putusan pengadilan atau eksekusi resmi yang sah secara hukum.

Situasi ini memicu pertanyaan besar: bagaimana mungkin sekelompok orang bisa menguasai ruang publik di depan rumah warga selama berbulan-bulan tanpa kejelasan penindakan?

Laporan resmi telah disampaikan ke Polres Bogor, namun hingga kini proses masih berjalan.

Kapolsek Gunung Putri, Kompol Aulia Robby Kartika Putra, membenarkan pihaknya telah beberapa kali menurunkan anggota ke lokasi melalui Polsek Gunung Putri untuk menjaga situasi tetap kondusif.

“Kami melakukan pemantauan. Jika ada unsur pidana, tentu akan ditindak,” ujarnya.

Namun di sisi lain, keberadaan orang-orang yang disebut berjaga di lokasi sengketa secara terus-menerus telah memunculkan ketakutan nyata bagi penghuni dan menjadi sorotan serius mengenai kepastian perlindungan hukum bagi masyarakat.

Kasus ini menjadi potret keras realitas sengketa properti di Indonesia, di mana konflik kepemilikan tidak jarang diwarnai tekanan fisik dan psikologis di lapangan, jauh sebelum adanya kepastian hukum dari pengadilan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang mengklaim sebagai pemilik baru belum memberikan klarifikasi resmi. Media ini membuka ruang hak jawab sesuai prinsip keberimbangan dan kode etik jurnalistik.

Publik kini menunggu: apakah hukum akan benar-benar berdiri melindungi warga, atau justru kalah oleh tekanan di lapangan?.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Brimob DPO, Kabid Humas Polda Jabar Kaget; Kejanggalan Kasus Penipuan Rp 3,2 Miliar

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 129
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bandung, Jawa Barat (GMOCT) 16 Juli 2025| Kasus Bharatu Cecep Ridwan, mantan anggota Brimob Polda Jabar yang dipecat tidak dengan hormat (PTDH) karena kasus penipuan senilai Rp 3,2 miliar, kembali menimbulkan pertanyaan. Informasi yang diperoleh GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) dari Matainvestigasi.com mengungkapkan kejanggalan serius: Cecep, yang telah divonis PTDH dan seharusnya sudah […]

  • Ade Muksin Bantah Keras Tuduhan Penipuan, Sebut Dirinya Korban Kejahatan Siber

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 308
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bekasi, 12 Januari 2026| Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya, Ade Muksin, S.H., menyampaikan sanggahan keras atas pemberitaan yang menuduh dirinya terlibat dalam dugaan penipuan terhadap warga Malaysia dengan modus KTA PPWI. Ade menegaskan, seluruh tuduhan tersebut tidak benar, menyesatkan, dan merupakan bentuk pencatutan identitas yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab. “Saya tidak […]

  • Diduga Ada Pemaksaan, Gaji Guru P3K di Pemalang Dipotong Berkedok Zakat dan Infaq: GMOCT Desak Audit dan Penindakan

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 30
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Pemalang, 8 April 2026 | Dugaan praktik pemotongan gaji terhadap guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kabupaten Pemalang mencuat ke publik dan memicu keresahan di kalangan tenaga pendidik. Pemotongan tersebut diduga dilakukan dengan dalih infaq atau zakat, namun disinyalir tidak sepenuhnya bersifat sukarela. Informasi ini disampaikan oleh Agung, Pimpinan Redaksi kabarsbi.com […]

  • Upacara Pemakaman Wakil Presiden RI Ke-6 Try Sutrisno Dipimpin Langsung Presiden Prabowo di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Secara Kenegaraan

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle Rizky/Muhfiabi
    • visibility 43
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 2 Maret 2026| Upacara pemakaman mantan Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6 Try Sutrisno, yang berlangsung siang tadi di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta. Upacara dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, (2/3/2026). Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi yang turut hadir shalat jenazah di Masjid Sunda Kelapa Jakarta . Prasetyo […]

  • Kapolri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2025, Dorong Pertumbuhan UMKM

    • calendar_month Ming, 27 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 104
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 27 Juli 2025| Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo meninjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2025 di Jakarta Convention Center (JCC) 2025. Bazar ini sendiri diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-73. Terdapat 548 stand yang turut dihadirkan dalam bazar ini. Bazar ini sendiri diselenggarakan dengan mengusung tema “Sinergi Bhayangkari Bersama UMKM […]

  • Angkot & Becak Ga Usah Kerja, Pemprov Jabar Janji Beri Rp200rb/hari Selama Musim Mudik Lebaran

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 20
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Bogor, 16 Maret 2026 | Menjelang musim mudik Lebaran 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengambil langkah tegas sekaligus humanis untuk mengurai kemacetan parah. Ratusan hingga ribuan angkot, becak, dan delman yang biasa beroperasi di jalur rawan macet diminta untuk ‘minggir’ sejenak alias diliburkan. Namun sebagai gantinya, pemerintah tidak lepas tangan begitu saja. Pemerintah […]

expand_less