Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » BCW Sebut Kenaikan Dana Reses DPRD Lebak Sebagai Bentuk Arogansi Kekuasaan

BCW Sebut Kenaikan Dana Reses DPRD Lebak Sebagai Bentuk Arogansi Kekuasaan

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
  • visibility 35
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Lebak Banten, 6 Maret 2026 | Di saat ribuan anak di pelosok Lebak bertaruh nyawa melawan gizi buruk (stunting) dan infrastruktur desa hancur lebam menyerupai kubangan, DPRD Kabupaten Lebak justru mempertontonkan drama nir-empati yang memuakkan. Alokasi anggaran kegiatan reses tahun 2026 melonjak drastis sebesar 22,8%, membengkak dari Rp2,8 miliar menjadi Rp3,49 miliar.

Kenaikan sebesar Rp650 juta ini memicu reaksi keras dari lembaga pengawas korupsi. Para wakil rakyat dituding telah kehilangan kompas moral dan lebih memilih mempertebal “logistik politik” ketimbang menambal perut rakyat yang lapar.

BCW: “Ini Penjarahan Berjamaah Terhadap Hak Konstitusi Rakyat”
Ketua Banten Corruption Watch (BCW), Ana Triana, mengecam keras lonjakan anggaran tersebut. Menurutnya, kebijakan ini bukan sekadar masalah administratif, melainkan bentuk arogansi kekuasaan yang dibungkus dengan regulasi formal.

“Kenaikan 22,8 persen ini adalah penghinaan terhadap logika publik! Di saat rakyat Lebak dipaksa mengencangkan ikat pinggang dengan alasan keterbatasan fiskal daerah, para anggota dewan justru asyik ‘merampok’ hak dasar warga lewat bungkus dana reses. Ini adalah penjarahan berjamaah yang dilakukan secara legal,” tegas Ana Triana dengan nada bicara tinggi.

Ana menambahkan bahwa selama ini kegiatan reses hanya menjadi ajang seremonial kosong yang tidak pernah menyentuh substansi kebutuhan rakyat.

“Jangan berani menyebut ini dana serap aspirasi jika hasilnya hanya tumpukan kertas laporan tak berguna. Faktanya, aspirasi rakyat seringkali menguap, sementara uangnya masuk ke kantong-kantong pengumpulan massa. DPRD Lebak sedang membangun menara gading di atas reruntuhan sekolah dan jalanan yang hancur,” lanjutnya.

Cacat Moral Politik di Tengah Krisis
Ana Triana juga menyoroti kontras sosial yang mengerikan di lapangan. Berdasarkan dokumen APBD 2026, lonjakan anggaran ini terjadi justru saat Lebak masih tertatih-tatih menghadapi tiga masalah krusial:

Darurat Stunting: Masalah gizi kronis yang mengancam generasi masa depan namun kekurangan intervensi anggaran serius.

Infrastruktur Purba: Ratusan kilometer jalan kabupaten dalam kondisi rusak berat yang menghambat akses ekonomi dan kesehatan.

Krisis Pendidikan: Angka putus sekolah yang tetap tinggi dan fasilitas ruang kelas yang nyaris ambruk.

“Bagaimana mungkin nurani mereka tidak terusik? Mereka duduk nyaman di ruangan ber-AC dengan anggaran yang terus membengkak, sementara anak-anak di Lebak kekurangan gizi dan harus bertaruh nyawa melewati jalanan rusak untuk sekolah. Ini adalah cacat moral politik yang sangat memuakkan,” ujar Ana.

Mosi Tidak Percaya Rakyat
Kemarahan publik sebenarnya telah mencapai titik didih. Aksi unjuk rasa mahasiswa dari Ikatan Mahasiswa Lebak (IMALA) yang membakar “bebegig” Ketua DPRD Lebak, Juwita Wulandari, beberapa waktu lalu merupakan simbol nyata runtuhnya legitimasi moral para wakil rakyat tersebut.

“Jika fungsi anggaran (budgeting) tidak lagi berpihak pada kaum papa, maka keberadaan DPRD Lebak sudah tidak ada gunanya lagi. Kami dari BCW akan terus mengawal ini dan menuntut transparansi total atas setiap rupiah yang mereka ambil dari keringat rakyat,” tutup Ana Triana.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wujud Kepedulian Pasca Banjir, Personel Polres Pidie Laksanakan Pembersihan Meunasah di Gampong Rambot Adan

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 65
    • 0Comment

    Tegarnews co.id-Sigli, 20 Desember 2025| Personel Polres Pidie melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan di Meunasah Gampong Rambot Adan, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, pada Sabtu (20/12/2025). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap fasilitas ibadah dan lingkungan masyarakat pasca terdampak banjir. Sejak pagi hari, personel Polres Pidie tampak bahu-membahu membersihkan material lumpur dan sisa-sisa genangan yang […]

  • Dua Desa Tak Pernah Terima Kompensasi, Saeful Yunus SE., MM. Kecam Pernyataan Hoaks dari Oknum PT Indocement

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 96
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Cirebon, 3 Oktober 2025| Selama bertahun-tahun, masyarakat dari dua Desa yang berada di sekitar wilayah operasional PT Indocement mengaku tidak pernah menerima kompensasi sebagaimana mestinya. Kondisi ini menimbulkan keresahan karena hak masyarakat Desa seharusnya menjadi perhatian utama perusahaan yang beroperasi di lingkungan mereka. Kompensasi bukan sekadar bentuk tanggung jawab sosial, tetapi juga kewajiban hukum dan […]

  • Ribuan Sopir Angkot Kepung Balai Kota Bogor, Tolak Penghapusan 1.940 Unit yang Ancam Nafkah Rakyat Kecil

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle AG
    • visibility 237
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id, Bogor Raya, 22 Januari 2026| Ribuan sopir angkutan kota (angkot) dari berbagai trayek mengepung Balai Kota Bogor, pada Kamis (22/1/2026). Aksi besar- besaran ini digelar sebagai bentuk perlawanan terhadap rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang akan menghapus 1.940 unit angkot dengan dalih usia kendaraan, kebijakan yang dinilai mengancam mata pencaharian ribuan kepala keluarga. Sejak […]

  • PPWI Soroti PT KSM yang Diduga Langgar Aturan Plasma 20% Bagi Masyarakat

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 89
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Mukomuko, 2 Oktober 2025| PT. Karya Sawitindo Mas (KSM), perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di Desa Tanjung Alai Kecamatan Lubuk Pinang dan berbatasan dengan Desa Pauh Terenja Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, diduga hingga kini belum merealisasikan kewajibannya memberikan kebun plasma 20% kepada masyarakat setempat. Padahal, kewajiban tersebut telah diatur jelas dalam Peraturan Pemerintah […]

  • Sambang Warga Desa Sukajadi Tamansari, Sampaikan Pesan Jaga Kondusifitas Lingkungan

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Rls/Asep
    • visibility 321
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 5 September 2025| Untuk mencegah adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Tamansari, Polres Bogor, Polda Jawa Barat, Bhabinkamtibmas Desa Sukajadi melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi kepada warga binaan, (4/9). Kegiatan sambang tersebut merupakan upaya preventif kepolisian dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif di lingkungan desa. Dengan hadirnya Bhabinkamtibmas […]

  • Usulan KDM KB Vaksetomi Jadi Syarat Bansos Dinilai Lecehkan HAM

    • calendar_month Sab, 3 Mei 2025
    • account_circle FC-Goest
    • visibility 163
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-DEPOK| KB vasektomi kini jadi sorotan, setelah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) melontarkannya sebagai usulan untuk kaum pria sebagai syarat satu keluarga menerima bermacam bantuan sosial mulai dari beasiswa hingga bantuan-bantuan lainnya. Sementara dari sudut Agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat menegaskan, sterilisasi pada pria atau vasektomi sangat tidak diperbolehkan atau haram […]

expand_less