Senin, September 21, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Opini

Diplomasi “Dompet Kosong” Ala Prabowo di Selat Hormuz

Chairul Husen by Chairul Husen
1 April 2026
in Opini
0
Diplomasi “Dompet Kosong” Ala Prabowo di Selat Hormuz
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id – Jakarta, 1 April 2026 | Berita Internasional ramai membicarakan soal “ogahnya” Indonesia “menolak” atau setidaknya menunda membayar iuran keanggotaan di Board of Peace (BOP) bentukan Donald Trump. Mungkin ada sisi baiknya, setidaknya di mata Iran.

Bagi Iran, penolakan iuran berarti perlawanan bagi Paman Donald dan itu tiket dua tanker Pertamina melewati Selat Hormuz. Tapi bagi Paman Donald, penolakan iuran Indonesia di BOP berarti sikap “mencla-mencle” Presiden Prabowo Subianto.

You might also like

Pakar Birokrasi Sekda Lampung Tengah Akhirnya Ditangkap Polisi

Percuma Berharap Ditangkap? ‘Nusron Itu Orang Sakti, Kebal Hukum!

Mengenal Fahd El Fouz, Raja Korupsi Negeri Ini – Dua kali Dipenjara, Masih Dikasih Jabatan Strategis!

Atau karena ada jaminan kapal tanker Iran yang ditahan Bakamla karena isu pencemaran lingkungan bakal dilepas, tidak jadi dilelang dan dikembalikan kepada Iran?

Justru alasan terakhir inilah yang mungkin lebih kuat diperbolehkannya dua tanker Pertamina melalui Selat Hormuz daripada soal “mencla-mencle”-nya Indonésia tidak membayar iuran BOP.

Memang ada pameo tua sih, “jika Anda ingin selamat dari kepungan serigala, janganlah terlihat seperti singa yang menantang, tapi jadilah kancil yang terlihat sedang sakit”. Sepertinya, itulah yang sedang dimainkan Indonesia di Selat Hormuz hari ini.

Kabar dari Teheran menyebutkan dua kapal tanker kita akhirnya dilepas oleh Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). Di saat kapal-kapal Barat gemetar menunggu nasib, tanker berbendera Merah Putih itu justru melenggang.

Pemerintah kita segera meniupkan trompet keberhasilan “diplomasi intensif” dan “netralitas aktif”. Sebuah narasi yang manis didengar telinga publik yang rindu akan kejayaan non-aligned movement.

Namun, di balik jabat tangan diplomatik yang hangat itu, mari kita tengok sejenak ke belakang, ke dalam rumah kita sendiri yang sedang riuh.

Itu tadi, beberapa waktu lalu, publik kita sempat dihebohkan oleh berita “pembangkangan” kecil yang dilakukan Indonesia terhadap tatanan hukum maritimnya sendiri, yakni ketidakmampuan atau ketidakmauan membayar iuran BOP sebesar Rp17 triliun. Angka yang demikian fantastis, yang bagi banyak pengamat adalah potret manajemen yang sedang terengah-engah.

Apakah mungkin Iran, sang dedengkot perlawanan global terhadap hegemoni Barat, melihat Indonesia bukan sebagai mitra strategis yang gagah, melainkan sebagai “kawan senasib dalam pembangkangan”?

Iran bertahan puluhan tahun dari sanksi Amerika karena mereka menolak membayar “upeti” kepatuhan pada sistem global. Sementara kita, barangkali tanpa sengaja, menunjukkan gestur serupa: jangankan membayar iuran keamanan laut dunia, bayar iuran pelabuhan sendiri pun kita kadang “khilaf”.

Ada semacam solidaritas bawah sadar antara negara yang sedang dipersekusi (Iran) dan negara yang sedang mengurus dompet yang bolong (Indonesia).

Bagi Teheran, mungkin mereka berpikir, “Buat apa menahan kapal bangsa yang iuran BOP saja belum lunas atau dilunasi? Mereka ini bukan antek kapitalis, mereka ini cuma sedang bingung mengatur pengeluaran dan mencari teman buat perlindungan.”

Tentu, pejabat kita akan membantah keras analisis satir ini. Mereka akan bilang ini murni karena “hubungan baik Jakarta-Teheran”. Tapi tengah kecamuk perang Israel-AS vs Iran, kadang kala kejujuran tentang kemiskinan atau ketidakmampuan justru menjadi perisai yang paling ampuh hahaha…

Sebut saja “blessing in disguise”. Kita selamat di Selat Hormuz bukan karena kita kuat, tapi karena kita tampak “tidak berdaya” dengan cara yang sangat manusiawi. Keberhasilan yang dipanen dari ketidakmampuan memenuhi kewajiban finansial membayar iuran BOP.

Dua tanker kita pulang dengan selamat, membawa minyak untuk mesin-mesin kita yang haus. Sementara di meja kerja Prabowo, angka Rp17 triliun itu masih membeku, menanti jawaban yang mungkin tak akan pernah datang secepat izin melintas dari IRGC.

Di dunia yang penuh dengan adu otot militer, kadang-kadang menjadi “pembangkang iuran” justru memberikan kita tiket gratis melewati zona perang, bahkan dengan melepas kembali tanker Iran yang sempat ditahan Bakamla.

Sebuah ironi yang menampar, tapi setidaknya, lampu di rumah kita tetap menyala malam ini dan tidak ada antrian sepeda motor yang kehabisan bensin di pom-pom bensin.[]

Oleh: Pepih Nugraha

Tags: 2HormuzIndonesiaKapalSelatTanker
Previous Post

Undang-Undang Hukuman Mati Baru Israel Memicu Kecaman Global, Wilson Lalengke: “Hormati Hak Asasi Manusia, Hapus RUU Ini”

Next Post

JANGKAR Resmi Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Perjalanan Dinas ke Kejaksaan Negeri Kota Bogor

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

Pakar Birokrasi Sekda Lampung Tengah Akhirnya Ditangkap Polisi
Opini

Pakar Birokrasi Sekda Lampung Tengah Akhirnya Ditangkap Polisi

by Tegar News
21 September 2026
Percuma Berharap Ditangkap? ‘Nusron Itu Orang Sakti, Kebal Hukum!
Opini

Percuma Berharap Ditangkap? ‘Nusron Itu Orang Sakti, Kebal Hukum!

by Tegar News
17 September 2026
Mengenal Fahd El Fouz, Raja Korupsi Negeri Ini – Dua kali Dipenjara, Masih Dikasih Jabatan Strategis!
Opini

Mengenal Fahd El Fouz, Raja Korupsi Negeri Ini – Dua kali Dipenjara, Masih Dikasih Jabatan Strategis!

by Tegar News
17 September 2026
Kasus Hidup Lagi! Jokowi Gagal Lindungi Ahmad Ali
Opini

Kasus Hidup Lagi! Jokowi Gagal Lindungi Ahmad Ali

by Tegar News
14 September 2026
Anomali Desentralisasi: Saat Anggaran Daerah dan Otonomi Desa Dikendalikan dari Jakarta
Opini

Anomali Desentralisasi: Saat Anggaran Daerah dan Otonomi Desa Dikendalikan dari Jakarta

by Tegar News
12 September 2026
Next Post
JANGKAR Resmi Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Perjalanan Dinas ke Kejaksaan Negeri Kota Bogor

JANGKAR Resmi Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Perjalanan Dinas ke Kejaksaan Negeri Kota Bogor

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Dinilai Janggal? PK Irfan Suryanagara “Ratusan Mahasiswa Turun Kejalan BerDemo di MA dan KY”

Dinilai Janggal? PK Irfan Suryanagara “Ratusan Mahasiswa Turun Kejalan BerDemo di MA dan KY”

30 September 2025
Dewan Pers Dukung Langkah Hukum Wartawan Korban Intimidasi: Serangan Terhadap Jurnalis Adalah Serangan Terhadap Kebebasan Pers

Dewan Pers Dukung Langkah Hukum Wartawan Korban Intimidasi: Serangan Terhadap Jurnalis Adalah Serangan Terhadap Kebebasan Pers

31 Juli 2026

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

Benny K Harman Tolak Hukuman Mati! “Koruptor Juga Ingin Hidup”
Tokoh

Benny K Harman Tolak Hukuman Mati! “Koruptor Juga Ingin Hidup”

21 September 2026
Polres Pidie Bersama TNI & Pemda Tertibkan PETI di Geumpang, Amankan Sejumlah Mesin dan Puluhan Besi Tabung Gelondongan
Info Daerah

Polres Pidie Bersama TNI & Pemda Tertibkan PETI di Geumpang, Amankan Sejumlah Mesin dan Puluhan Besi Tabung Gelondongan

21 September 2026
Pakar Birokrasi Sekda Lampung Tengah Akhirnya Ditangkap Polisi
Opini

Pakar Birokrasi Sekda Lampung Tengah Akhirnya Ditangkap Polisi

21 September 2026
Terungkap di Persidangan Isi Percakapan WA Tersangka Kasus Bea Cukai ke Atasan
Hukum

Terungkap di Persidangan Isi Percakapan WA Tersangka Kasus Bea Cukai ke Atasan

20 September 2026
CELIOS Menyebut 50 Ribu Korban Keracunan MBG Bukan Angka yang Muncul Begitu Saja!
Info Publik

CELIOS Menyebut 50 Ribu Korban Keracunan MBG Bukan Angka yang Muncul Begitu Saja!

20 September 2026
Baru Dilantik, Suahasil Buka Opsi Tinjau ulang Perombakan Ratusan Pejabat Era Purbaya
Info Publik

Baru Dilantik, Suahasil Buka Opsi Tinjau ulang Perombakan Ratusan Pejabat Era Purbaya

20 September 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News