Senin, September 21, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Opini

Jantung Kangker Dibalik Seragam: “Membedah Pabrik Kegagalan Reformasi Polri”

Chairul Husen by Chairul Husen
7 April 2026
in Opini
0
Jantung Kangker Dibalik Seragam: “Membedah Pabrik Kegagalan Reformasi Polri”
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id – Jakarta, 7 April 2026 | Pekan ini sebuah keritik di lesakkan kearah jantung birokrasi keamana kita. Bukan oleh kelompok kriminal, melainkan oleh Irjen Pol (Purn) Safaruddin, anggota DPR RI, yang secara berani membidik borok di “Hulu” kepolisian: Lamdiklat (Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri).

Selama ini publik disuguhi kemarahan di hilir. Kita geram melihat arogansi dijalan, muak dengan oknum pembeking bisnis ilegal, hingga skandal perwira tinggi sekelas Teddy Minahasa. Namun, teguran ini memaksa kita menoleh ke belakang, ke sebuah pabrik yang justru sedang direproduksi untuk gagal secara sistemik.

You might also like

Percuma Berharap Ditangkap? ‘Nusron Itu Orang Sakti, Kebal Hukum!

Mengenal Fahd El Fouz, Raja Korupsi Negeri Ini – Dua kali Dipenjara, Masih Dikasih Jabatan Strategis!

Kasus Hidup Lagi! Jokowi Gagal Lindungi Ahmad Ali

Mari kita buka empat “berkas forensik” yang mengungkap mengapa institusi ini sulit sembuh dari dalam:

File 1: Strategi Keranjang Sampah yang Mematikan

Ada rahasia publik dalam manajemen kepolisian: Mutasi, Demosi. Ketika seorang perwira di unit “basah” terbukti melanggar kode etik – menerima suap hingga memeras mereka sering kali dijatuhi sanksi pemindahan jabatan ke Lamdiklat atau Sekolah Polisi Negara (SPN).

Ironisnya perwira bermasah ini tidak masuk sebagai murid untuk dibina ulang, melainkan duduk sebagai pengajar, instruktur atau pengasuh. Bagaimana mungkin seorang mantan reserse yang dicopot karena pungli ditugaskan sebagai pengajar, mengajarkan “Etika Profesi” kepada ribuan taruna muda? Menempatkan oknum bermasalah sebagai “guru” sama saja menyuntikan virus secara langsung kedalam kantong darah bayi. Kita tidak sedang menghukum oknum. kita sedang meracuni masa depan institusi.

File 2: Ironi 0.86 Persen dan “Guru” yang Terhina

Fakta terbaru membongkar paradoks anggaran yang timpang. Polri adalah raksasa dengan alokasi anggaran diatas Rp100 triliun setiap tahunnya, namun distribusinya menunjukan skala prioritas yang menghawatirkan.

Pendidikan yang dianaktirikan: Dari total anggaran jumbo tersebut. Lamdiklat Polri dikabarkan mengelola sekitar Rp1,25 triliun. Kalkulasi ini menunjukan porsi pendidikan hanya menyumbang sekitar 0,86% dari total pagu anggaran.

Otot vs Otak: Triliunan rupiah mengalir deras untuk unjuk kekuatan fisik: gas air mata, kendaraan taktis, hingga senjata api. Sementara itu pembangunan manusia hanya diberi sisa-sisa.

Kesejahteraan Instruktur: Dengan porsi anggaran yang minim, honor instruktur menjadi sangat terbatas. Instruktur yang tidak disejahterakan akhirnya rentan mencari “sabetan” tambahan, yang secara tidak langsung menularkan budaya transaksional kepada siswa bahkan sebelum mereka resmi memegang lencana.

File 3: Siklus “Balik Modal” dan Gerilya Oknum Rekrutmen

Secara institusional. Polri selalu mengampayekan rekrukmen yang bersih dan gratis (BETAH). Namun, di zona abu-abu, praktik ilegal para oknum “calo” masih terus bergrilya, ini bukan tentang sistem resmi, melainkan tindakan kriminal oknum yang merusak tatanan.

Jika seorang pemuda terjebak pusaran transaksional ilegal ini-hingga keluarganya harus berhutang ratusan juta rupiah- ia akan masuk ke gerbang pendidikan dengan pola pikir seorang “investor“. Di dalam barak mentalitas ini bertemu dengan kultur instruktur hasil demosi. Begitu lulus, insting pertama yang muncul bukanlah pengabdian, melainkan tekanan finansial untuk Balik Modal. Inilah akar nengapa oknum baru jauh lebih rentan “memelihara” pelanggaran hukum demi menutup lubang masa lalu.

File 4: Revisi UU Polri, Karpet Merah Menuju Police State

Di tengah carut-marutnya “pabrik” manusia ini, draf Revisi UU Kepolisian yang sedang digodog justru menghkawatirkan. Alih-alih merombak total sistem pengawasan dan pendidikan, revisi tersebut tampak lebih fokus perluasan kewenangan: penyadapan hingga pengawasan ruang siber.

Memberikan kewenangan absolut kepada institusi yang sistem pendidikannya masih dihuni oknum bermasalah adalah resep sempurna untuk menciptakan negara tiran (Police State) di bawah payung hukum.

KESIMPULAN: Memutus Mata Rantai Virus

Lamdiklat seharusnya menjadi “Etalase Kehormatan” yang diisi oleh perwira-perwira terbaik, paling cerdas dan paling bersih rekam jejaknya. Alokasi anggaran untuk mencetak manusia harus jauh lebih rasional dari sekedar 0,86% .

Amputasi terhadap parasit institusi-para calo, pemeras, dan pelanggar etik-harus dilakukan dengan pemecatan tegas! (PTDH), bukan dengan membuang mereka ke ruang kelas. Reformasi sejati harus dimulai dengan mensterilkan hulunya, atau kita akan selamanya tenggelam dalam limbah di hilirnya.[]

Oleh: Lhynaa Marlinaa

#ReformasiPolri
#KritikInstitusi
#Lemdiklat
#AnggaranPolri
#PendidikanPolri
#LawanKeadilan
#PenaYangMenolakPatah

Tags: IndonesiaKepolisianReformasi
Previous Post

Mata Hukum Desak Presiden Copot Jaksa Agung Akibat Rentetan Kriminalisasi Rakyat Kecil

Next Post

Saktinya ‘Dewa Agraria’ di Deli Serdang, Bikin Hukum Bak Macan Ompong

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

Percuma Berharap Ditangkap? ‘Nusron Itu Orang Sakti, Kebal Hukum!
Opini

Percuma Berharap Ditangkap? ‘Nusron Itu Orang Sakti, Kebal Hukum!

by Tegar News
17 September 2026
Mengenal Fahd El Fouz, Raja Korupsi Negeri Ini – Dua kali Dipenjara, Masih Dikasih Jabatan Strategis!
Opini

Mengenal Fahd El Fouz, Raja Korupsi Negeri Ini – Dua kali Dipenjara, Masih Dikasih Jabatan Strategis!

by Tegar News
17 September 2026
Kasus Hidup Lagi! Jokowi Gagal Lindungi Ahmad Ali
Opini

Kasus Hidup Lagi! Jokowi Gagal Lindungi Ahmad Ali

by Tegar News
14 September 2026
Anomali Desentralisasi: Saat Anggaran Daerah dan Otonomi Desa Dikendalikan dari Jakarta
Opini

Anomali Desentralisasi: Saat Anggaran Daerah dan Otonomi Desa Dikendalikan dari Jakarta

by Tegar News
12 September 2026
Senjata Terbaru Prabowo, 200 Juta Warga Dibuatkan Rekening Bank
Opini

Senjata Terbaru Prabowo, 200 Juta Warga Dibuatkan Rekening Bank

by Tegar News
12 September 2026
Next Post
Saktinya ‘Dewa Agraria’ di Deli Serdang, Bikin Hukum Bak Macan Ompong

Saktinya 'Dewa Agraria' di Deli Serdang, Bikin Hukum Bak Macan Ompong

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Kejaksaan, Kortastipidkor Polri, KPK, dan Ombudsman RI Didesak Usut Dugaan Mark Up Dana BOS di SMPN 2 Sindangagung Kuningan

Kejaksaan, Kortastipidkor Polri, KPK, dan Ombudsman RI Didesak Usut Dugaan Mark Up Dana BOS di SMPN 2 Sindangagung Kuningan

14 Juni 2026
MataHukum Desak Pejabat Kemendag Diperiksa, KPK Akhirnya Angkat Bicara

MataHukum Desak Pejabat Kemendag Diperiksa, KPK Akhirnya Angkat Bicara

23 Juni 2026

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

Terungkap di Persidangan Isi Percakapan WA Tersangka Kasus Bea Cukai ke Atasan
Hukum

Terungkap di Persidangan Isi Percakapan WA Tersangka Kasus Bea Cukai ke Atasan

20 September 2026
CELIOS Menyebut 50 Ribu Korban Keracunan MBG Bukan Angka yang Muncul Begitu Saja!
Info Publik

CELIOS Menyebut 50 Ribu Korban Keracunan MBG Bukan Angka yang Muncul Begitu Saja!

20 September 2026
Baru Dilantik, Suahasil Buka Opsi Tinjau ulang Perombakan Ratusan Pejabat Era Purbaya
Info Publik

Baru Dilantik, Suahasil Buka Opsi Tinjau ulang Perombakan Ratusan Pejabat Era Purbaya

20 September 2026
Mahfud MD Sebut KPK Takut Periksa Nusron Wahid, Desak Prabowo Turun Tangan
Tokoh

Mahfud MD Sebut KPK Takut Periksa Nusron Wahid, Desak Prabowo Turun Tangan

20 September 2026
Sekdis Perhubungan Ditetapkan Jadi Tersangka, Kasus Asusila 3 Siswi Magang di Sukabumi
Kriminal

Sekdis Perhubungan Ditetapkan Jadi Tersangka, Kasus Asusila 3 Siswi Magang di Sukabumi

20 September 2026
Nusron Wahid Dipastikan Mundur dari Kepengurusan DPP Partai Golkar
Nasional

Nusron Wahid Dipastikan Mundur dari Kepengurusan DPP Partai Golkar

20 September 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News