Sabtu, Agustus 8, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
ADVERTISEMENT
Home Info Daerah

Kritik IKA PMII Pakuan: Wali Kota Bogor Terobsesi Keindahan, Abaikan Kelangsungan UMKM

Chairul Husen by Chairul Husen
17 April 2026
in Info Daerah
0
Kritik IKA PMII Pakuan: Wali Kota Bogor Terobsesi Keindahan, Abaikan Kelangsungan UMKM
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id – Kota Bogor, 17 April 2026 | Langkah agresif Pemerintah Kota Bogor dalam menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) serta relokasi pedagang pasar ke Blok F, Jambu Dua, dan Sukasari memicu polemik hebat. Kebijakan yang dikomandoi Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, ini dinilai sebagai “pedang bermata dua”—berambisi mengejar estetika kota namun di sisi lain dianggap mencekik urat nadi ekonomi rakyat kecil.

Sekretaris IKA PMII Pakuan, Nurisman Iskandar yang biasa disapa Boti, memberikan analisis tajam terhadap situasi carut-marut penataan ini. Menurutnya, Pemerintah Kota Bogor terjebak dalam “Paradoks Estetika”, di mana keindahan visual kota lebih diprioritaskan daripada keberlangsungan hidup warganya.

You might also like

Diduga Polisi Tukar Barang Bukti Emas Asli Seberat 360 Gram Milik Korban Dengan Yang Palsu

Konflik Penggusuran Warga Sukajaya Kabupaten Bogor Kanwil HAM Jabar Temui Warga

15 Warga Pelabuhan Ratu Diduga Tertipu Lowongan Kerja Terlantar di Kalimantan, Berharap Kembali Pulang

Kritik Keras untuk Wali Kota: Jangan Putus Rezeki Rakyat

Nurisman mendesak Wali Kota Bogor untuk tidak hanya berperan sebagai “mandor kebersihan”, tetapi sebagai pelayan warga yang memahami sosiologi ekonomi pasar. Relokasi, tegas Nurisman, bukan sekadar memindahkan barang, melainkan memindahkan ekosistem pelanggan.

“Pemerintah tidak boleh abai. Memaksa pedagang pindah ke lokasi yang sepi pembeli dengan beban sewa yang tinggi adalah resep instan menuju kebangkrutan massal sektor UMKM. Jangan sampai demi mengejar penghargaan adipura atau kerapihan kota, dapur rakyat justru berhenti mengepul. Relokasi harus menjamin keberlanjutan pendapatan, bukan justru memutus rezeki,” ujar Nurisman Iskandar dalam keterangannya, Jum’at (17/4).

Ia menambahkan bahwa jika penataan ini gagal dan pedagang kehilangan mata pencaharian, Kota Bogor menghadapi risiko nyata berupa ledakan angka pengangguran dan meningkatnya angka kriminalitas akibat desakan ekonomi.

Rapuhnya Kinerja Perumda PPJ: Miskin Terobosan

Tidak hanya Wali Kota, sorotan tajam juga diarahkan kepada jajaran Direksi Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ). Nurisman menilai Dirut PPJ gagal dalam mengeksekusi mandat pengelolaan pasar secara profesional. Hingga saat ini, gedung-gedung pedagang yang dikelola PPJ dianggap tidak maksimal dalam menarik minat konsumen, sehingga pedagang lebih memilih berjualan di trotoar atau area jalan.

“Persoalan PKL yang tak kunjung usai di Kota Bogor adalah bukti nyata bahwa Perumda PPJ tidak punya terobosan strategis. Mereka hanya fokus pada pembangunan fisik gedung tanpa mampu menghidupkan ekosistem ekonomi di dalamnya. Akibatnya, gedung pasar yang dibangun dengan biaya besar justru terbengkalai atau sepi, sementara pedagang tetap tumpah ke jalan karena di sana letak uangnya,” cetusnya.

Jalan Tengah yang Inklusif
Kritik ini mencuat sebagai respons atas aksi penertiban yang sempat diwarnai protes dari para pedagang. Nurisman mengingatkan bahwa penataan kota yang modern haruslah inklusif.

“Modernisasi kota tidak boleh dilakukan dengan cara menggusur tanpa solusi. Kita butuh konsep di mana PKL ditata dan diberdayakan, bukan disingkirkan. Pemerintah Kota Bogor harus kembali ke meja dialog, mendengar keluhan pedagang yang lapaknya takutnya nanti sepi setelah direlokasi, dan mengevaluasi total kinerja manajemen pasar mereka sebelum dampak sosialnya menjadi tak terkendali,” tutupnya.[]

Tags: IKA-PMIIUMKMWali Kota Bogor
Previous Post

Update Situasi Puncak Jaya: 5 Korban Kekerasan KKB Berhasil Dievakuasi ke RSUD Mulia

Next Post

Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raswad Tegaskan Komitmen Transparansi dalam Pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

Diduga Polisi Tukar Barang Bukti Emas Asli Seberat 360 Gram Milik Korban Dengan Yang Palsu
Info Daerah

Diduga Polisi Tukar Barang Bukti Emas Asli Seberat 360 Gram Milik Korban Dengan Yang Palsu

by Tegar News
8 Agustus 2026
Konflik Penggusuran Warga Sukajaya Kabupaten Bogor Kanwil HAM Jabar Temui Warga
Info Daerah

Konflik Penggusuran Warga Sukajaya Kabupaten Bogor Kanwil HAM Jabar Temui Warga

by Tegar News
8 Agustus 2026
15 Warga Pelabuhan Ratu Diduga Tertipu Lowongan Kerja Terlantar di Kalimantan, Berharap Kembali Pulang
Info Daerah

15 Warga Pelabuhan Ratu Diduga Tertipu Lowongan Kerja Terlantar di Kalimantan, Berharap Kembali Pulang

by Tegar News
7 Agustus 2026
Awak Bus Miniarta Berpotensi Kehilangan Pekerjaan, Pemilik Merugi! Kebijakan Pemkot Bogor Dirasa Memberatkan Para Sopir
Info Daerah

Awak Bus Miniarta Berpotensi Kehilangan Pekerjaan, Pemilik Merugi! Kebijakan Pemkot Bogor Dirasa Memberatkan Para Sopir

by Tegar News
7 Agustus 2026
Ultimatum DPP LPK-RI kepada Bupati dan DLH Pekalongan: Jangan Tutup Mata Dugaan Pencemaran Limbah Laundry, Siap Tempuh Jalur Hukum Sampai Tingkat Pusat
Info Daerah

Ultimatum DPP LPK-RI kepada Bupati dan DLH Pekalongan: Jangan Tutup Mata Dugaan Pencemaran Limbah Laundry, Siap Tempuh Jalur Hukum Sampai Tingkat Pusat

by Tegar News
7 Agustus 2026
Next Post
Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raswad Tegaskan Komitmen Transparansi dalam Pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis

Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raswad Tegaskan Komitmen Transparansi dalam Pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Fokus Pada Program Pro Rakyat, Ketum PDIP Instruksikan Kadernya Dukung Pemerintahan Prabowo

Fokus Pada Program Pro Rakyat, Ketum PDIP Instruksikan Kadernya Dukung Pemerintahan Prabowo

2 Agustus 2025
Kapolres Metro Tangerang Kota bentuk “Ojol Mart Mitra Polri”

Kapolres Metro Tangerang Kota bentuk “Ojol Mart Mitra Polri”

5 November 2025

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

Bantuan Korban Kebakaran Sukamulya Disorot Jelang Pilkades, Atribut Calon dan Video Oknum Guru PPPK Jadi Perhatian
Politik

Bantuan Korban Kebakaran Sukamulya Disorot Jelang Pilkades, Atribut Calon dan Video Oknum Guru PPPK Jadi Perhatian

8 Agustus 2026
Diduga Polisi Tukar Barang Bukti Emas Asli Seberat 360 Gram Milik Korban Dengan Yang Palsu
Info Daerah

Diduga Polisi Tukar Barang Bukti Emas Asli Seberat 360 Gram Milik Korban Dengan Yang Palsu

8 Agustus 2026
Diberitakan Tanpa Konfirmasi, Satresnarkoba Polres Cimahi dan Yayasan Ultra Jadi Korban Narasi Sepihak
Info Publik

Diberitakan Tanpa Konfirmasi, Satresnarkoba Polres Cimahi dan Yayasan Ultra Jadi Korban Narasi Sepihak

8 Agustus 2026
Dinilai Cemarkan Nama Organisasi FWJ Indonesia, Pengurus Korwil Kabupaten Bekasi Laporkan RSP alias Ros ke Polisi
Hukum

Dinilai Cemarkan Nama Organisasi FWJ Indonesia, Pengurus Korwil Kabupaten Bekasi Laporkan RSP alias Ros ke Polisi

8 Agustus 2026
Ketegasan Jaksa Agung ST Burhanuddin Dinilai Jadi Benteng Utama Jaga Kepercayaan Publik
Tokoh

Ketegasan Jaksa Agung ST Burhanuddin Dinilai Jadi Benteng Utama Jaga Kepercayaan Publik

8 Agustus 2026
Konflik Penggusuran Warga Sukajaya Kabupaten Bogor Kanwil HAM Jabar Temui Warga
Info Daerah

Konflik Penggusuran Warga Sukajaya Kabupaten Bogor Kanwil HAM Jabar Temui Warga

8 Agustus 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News