Sabtu, November 7, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Info Korupsi

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Chairul Husen by Chairul Husen
18 April 2026
in Info Korupsi
0
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Gambar Ilustrasi

585
SHARES
3.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id – Jakarta, 18 April 2026 | Aroma busuk dugaan korupsi besar-besaran kembali menyeruak dari jantung lembaga pemerintah yang baru seumur jagung. Badan Gizi Nasional (BGN), yang seharusnya fokus pada penguatan gizi rakyat, kini menjadi sorotan tajam setelah munculnya informasi valid terkait skandal pengadaan laptop dan pembangunan jaringan yang diduga melibatkan Kepala BGN, Dadan Hindayana, beserta tim pengadaan barang dan jasanya.

Tidak main-main, skandal ini disebut-sebut melibatkan Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) sebagai pelaksana proyek yang sarat kejanggalan. Apakah perusahaan percetakan memiliki kapasitas untuk melaksanakan pekerjaan di bidang teknologi informasi? Mengapa proyek semacam ini bukan dikerjakan oleh Telkom, Indosat, atau perusahaan sejenis?

You might also like

2,5 Bulan Berlalu, Kasus Upah Pungut Bappeda Kabupaten Bogor Belum Ada Tersangka?

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Diperiksa KPK 5 Jam, Kasus Dugaan Suap Buka Blokir HGB Lahan Summarecon di Bogor

Kode “RAMA” Bikin Geger! Menteri Imipas Agus Diduga Kebagian Rp40 Juta per Pekan, KPK Buka Peluang Periksa!

Berdasarkan data yang dihimpun dari internal BGN, proyek pengadaan ini memiliki pagu anggaran sebesar Rp1,2 triliun. Namun, untuk menghindari kecurigaan DPR RI dan publik, anggaran tersebut dipecah menjadi dua bagian utama: pembangunan jaringan sebesar Rp500 miliar dan pengadaan laptop senilai Rp300 miliar. Total dana yang digunakan Rp. 800 miliar dari pagu yang dianggarkan.

Potensi kerugian negara terbesar terdeteksi pada proyek pembangunan jaringan. Secara teknis, pengerjaan tersebut diperkirakan hanya menelan biaya riil sekitar Rp100 miliar. Ironisnya, sisa anggaran sebesar Rp400 miliar dialokasikan untuk “honor pengerjaan”, sebuah angka fantastis yang tidak masuk akal dalam struktur pembiayaan birokrasi mana pun.

Publik juga mempertanyakan keterlibatan Perum Peruri. Bagaimana mungkin sebuah perusahaan yang core bisnisnya adalah mencetak uang, tiba-tiba menjadi pemegang proyek pengadaan laptop dan jaringan?

Kasus ini diduga sengaja ditutupi oleh manajemen BGN dengan membiarkan polemik pengadaan sepeda motor spesifikasi tinggi menjadi konsumsi publik. Fokus rakyat dialihkan pada isu motor, sementara korupsi “kerah putih” di proyek laptop yang jauh lebih brutal menggarong uang negara tetap berjalan di bawah radar.

Kecaman Keras Wilson Lalengke: “Tangkap Kepala BGN Sekarang Juga!”

Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, memberikan pernyataan pedas dan tanpa kompromi terkait skandal ini. Alumnus PPRA-48 Lemhannas RI ini menilai tindakan BGN dan Peruri sebagai bentuk pengkhianatan terhadap mandat rakyat.

“Ini adalah bentuk perampokan uang rakyat yang sangat telanjang dan memuakkan! Badan Gizi Nasional yang seharusnya mengurus perut rakyat yang lapar, justru sibuk mengenyangkan perut para pejabatnya melalui proyek laptop siluman. Bagaimana mungkin Peruri, sebuah percetakan uang, mendadak jadi tukang rakit laptop? Ini adalah kolusi jahat yang sangat kasar,” tegas Wilson Lalengke dalam pernyataan pers-nya hari ini, Sabtu, 18 April 2026.

Lebih lanjut, tokoh pers nasional itu mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera turun tangan tanpa menunggu lebih lama lagi. “Saya mendesak KPK untuk segera menangkap Kepala BGN, Dadan Hindayana, dan jajaran direksi Peruri yang terlibat. Kerugian negara ditaksir mencapai Rp500 miliar! Jangan biarkan para bandit berdasi ini terus merampok uang negara sementara rakyat sedang susah. Ini bukan sekadar korupsi administratif, ini adalah sabotase terhadap program gizi nasional. KPK harus membuktikan taringnya, sita aset mereka, dan bawa mereka ke penjara!” lanjut Wilson Lalengke.

Perspektif Filosofis: Runtuhnya Etika Publik

Skandal BGN ini mengonfirmasi kekhawatiran para filsuf tentang sifat dasar manusia yang tak terkendali saat memegang kekuasaan tanpa integritas. Filsuf Inggris, Thomas Hobbes (1588-1679) dalam bukunya Leviathan mengingatkan bahwa tanpa pengawasan yang ketat, negara dan aparatnya bisa berubah menjadi “monster” yang memangsa rakyatnya sendiri. Ketika honor pengerjaan jaringan mencapai angka Rp400 miliar, itu bukan lagi urusan birokrasi, melainkan manifestasi dari keserakahan yang tak berujung (appetite for power and wealth).

Sejalan dengan itu, filsuf Jerman, Immanuel Kant (1724-1804), melalui konsep Categorical Imperative menekankan bahwa seseorang harus bertindak hanya berdasarkan prinsip yang ia inginkan menjadi hukum universal. Jika perilaku Kepala BGN dan timnya dijadikan hukum universal, maka negara akan hancur karena semua orang akan merasa legal untuk mencuri demi kelompoknya. Korupsi di BGN adalah pengkhianatan terhadap “kewajiban moral” yang menjadi landasan bernegara.

Sementara itu filsuf Inggris lainnya, John Locke (1632-1794) menegaskan bahwa pemerintah hanya memegang kekuasaan berdasarkan kepercayaan (trust) dari rakyat. Jika kepercayaan itu dikhianati melalui korupsi, maka pemerintah kehilangan legitimasinya secara moral. Pengalihan isu melalui polemik sepeda motor adalah bentuk sophistry atau penyesatan logika yang bertujuan melindungi kejahatan yang lebih besar.

Darurat Integritas di Lembaga Negara

Skandal pengadaan laptop di BGN yang melibatkan Peruri diperkirakan menyebabkan kerugian materiil sebesar Rp500 miliar, namun kerugian imateriilnya jauh lebih dahsyat: kerusakan sistem birokrasi dan runtuhnya kepercayaan publik. Proyek yang sudah berjalan sejak akhir 2025 ini harus dihentikan dan diaudit secara total oleh BPK dan KPK.

Negara tidak boleh kalah oleh “bandit-bandit bangs4t” yang bersembunyi di balik regulasi pengadaan barang dan jasa. Jika korupsi di Badan Gizi Nasional ini tidak diusut tuntas, maka setiap butir makanan bergizi yang diberikan kepada rakyat akan terasa pahit karena bercampur dengan air mata rakyat yang dikhianati oleh penguasanya sendiri. Penegakan hukum yang cepat dan tanpa pandang bulu adalah satu-satunya cara untuk menjinakkan “Leviathan Predator” yang kini tengah berpesta pora di atas penderitaan rakyat.[]

Tags: BGNlaptopProyekSkandal
Previous Post

MAKI Tekan Kejagung: Buka Semua Dugaan Permainan Hery Susanto di Ombudsman

Next Post

Ini 3 Batu Sandungan Besar Sebelum Indonesia Bisa Beli Minyak dari Moskow

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

2,5 Bulan Berlalu, Kasus Upah Pungut Bappeda Kabupaten Bogor Belum Ada Tersangka?
Info Korupsi

2,5 Bulan Berlalu, Kasus Upah Pungut Bappeda Kabupaten Bogor Belum Ada Tersangka?

by Tegar News
5 November 2026
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Diperiksa KPK 5 Jam, Kasus Dugaan Suap Buka Blokir HGB Lahan Summarecon di Bogor
Info Korupsi

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Diperiksa KPK 5 Jam, Kasus Dugaan Suap Buka Blokir HGB Lahan Summarecon di Bogor

by Tegar News
5 November 2026
Kode “RAMA” Bikin Geger! Menteri Imipas Agus Diduga Kebagian Rp40 Juta per Pekan, KPK Buka Peluang Periksa!
Info Korupsi

Kode “RAMA” Bikin Geger! Menteri Imipas Agus Diduga Kebagian Rp40 Juta per Pekan, KPK Buka Peluang Periksa!

by Tegar News
4 November 2026
Dugaan Bancakan APBD Jatim, Kakak-Adik Politikus Demokrat Dilaporkan ke KPK
Info Korupsi

Dugaan Bancakan APBD Jatim, Kakak-Adik Politikus Demokrat Dilaporkan ke KPK

by Tegar News
20 Oktober 2026
Pasca OTT, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Resmi Ditahan! Termasuk Kepala BPK Jawa Tengah
Info Korupsi

Pasca OTT, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Resmi Ditahan! Termasuk Kepala BPK Jawa Tengah

by Tegar News
18 Oktober 2026
Next Post
Ini 3 Batu Sandungan Besar Sebelum Indonesia Bisa Beli Minyak dari Moskow

Ini 3 Batu Sandungan Besar Sebelum Indonesia Bisa Beli Minyak dari Moskow

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Bhabinkamtibmas Polsek Leuwiliang Sambangi Warga, Pererat Hubungan dan Jaga Kamtibmas di Wilayah

Bhabinkamtibmas Polsek Leuwiliang Sambangi Warga, Pererat Hubungan dan Jaga Kamtibmas di Wilayah

7 Juni 2025
Ketua IGI Sumsel Desak Daerah yang Belum Cairkan Gaji ke-13 ASN, Jangan Abaikan Hak Guru dan Pegawai

Ketua IGI Sumsel Desak Daerah yang Belum Cairkan Gaji ke-13 ASN, Jangan Abaikan Hak Guru dan Pegawai

20 Juni 2026

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

LSM TEGAR Desak Aparat Penegak Hukum Usut Tuntas Dugaan Pemufakatan Makar! Negara Tak Boleh Dikhianati dari Dalam
Hukum

LSM TEGAR Desak Aparat Penegak Hukum Usut Tuntas Dugaan Pemufakatan Makar! Negara Tak Boleh Dikhianati dari Dalam

6 November 2026
Kapolri Suyudi Bertindak Cepat! Skenario Show Of Force yang Disusun Rapi,”Ambyar”
Nasional

Kapolri Suyudi Bertindak Cepat! Skenario Show Of Force yang Disusun Rapi,”Ambyar”

6 November 2026
UU Perampasan Aset: Senjata Ampuh Memberantas Kejahatan, Atau Potensi Ancaman  Terhadap Hak Warga
Hukum

UU Perampasan Aset: Senjata Ampuh Memberantas Kejahatan, Atau Potensi Ancaman Terhadap Hak Warga

6 November 2026
Dua Agenda Sidang Joko Widodo Hadir, Tunjukkan Ijazah SD Hingga S1 UGM
Nasional

Dua Agenda Sidang Joko Widodo Hadir, Tunjukkan Ijazah SD Hingga S1 UGM

6 November 2026
BPN Serang Minta Warga Desa Kopo Lengkapi Berkas PTSL untuk Target 2027
Info Daerah

BPN Serang Minta Warga Desa Kopo Lengkapi Berkas PTSL untuk Target 2027

5 November 2026
Dana Rp 234 Juta Diduga Digelapkan Pengasuh Anak; Mantan PMI Asal Tukdana Indramayu Akan Laporkan ke Aparat, Serta Soroti Dugaan Kekerasan Psikis Terhadap Anak
Info Daerah

Dana Rp 234 Juta Diduga Digelapkan Pengasuh Anak; Mantan PMI Asal Tukdana Indramayu Akan Laporkan ke Aparat, Serta Soroti Dugaan Kekerasan Psikis Terhadap Anak

5 November 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News