Kamis, November 5, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Nasional

Dorong Keadilan Iklim dan Kepemimpinan Perempuan, Dialog ASEAN Angkat Pengalaman Aceh

Chairul Husen by Chairul Husen
29 April 2026
in Nasional
0
Dorong Keadilan Iklim dan Kepemimpinan Perempuan, Dialog ASEAN Angkat Pengalaman Aceh
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id – Banda Aceh, 29 April 2026 | Perubahan iklim dan bencana ekologis di Asia Tenggara semakin menunjukkan bahwa krisis yang terjadi tidak hanya bersifat alamiah, tetapi juga berakar pada ketimpangan struktural dalam tata kelola lingkungan, ekonomi politik, dan relasi kekuasaan. Menjawab tantangan tersebut, awal tahun 2026 ini, The Habibie Center (THC) bekerja sama dengan Heinrich Böll Stiftung (HBS) Southeast Asia menyelenggarakan dialog regional level ASEAN di empat kota, yaitu Banda Aceh, Jogjakarta, Makassar, dan Jakarta sebagai bagian dari upaya mendorong tata kelola bencana yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Di Banda Aceh, bermitra dengan Fakultas Hukum dan Pusat Riset Perubahan Iklim Aceh, penyelenggaraan Talking ASEAN and Regional Dialogue 2026 #1 memiliki makna yang sangat simbolik dan strategis karena bertepatan dengan dua momentum penting, yakni Hari Kartini (21 April) dan Hari Bumi (22 April). Momentum ini menegaskan keterkaitan erat antara perjuangan emansipasi perempuan dan agenda global keadilan lingkungan.

You might also like

Jokowi Bersaksi Hari Ini, PSI Kerahkan Ribuan Kader Kawal Sidang Ijazah Palsu

Kasus Penyadapan Ilegal, Presiden Prabowo Sampaikan Keprihatinan Mendalam

Istana Copot Listyo Sigit dari KSP Setalah Jadi Tersangka Penyadapan Presiden

Bertempat di Aula Fakultas Hukum USK, Selasa 21 April 2026, kegiatan ini mengusung tema “Reframing Disaster Response and Climate Justice in ASEAN: Women’s Protection and Just Recovery in Flood-Affected Aceh” dengan menempatkan Aceh sebagai ruang strategis untuk memahami persilangan antara pasca-konflik, kerentanan bencana, dan ketidakadilan sosial-ekologis. Aceh dipandang sebagai laboratorium penting karena menghadapi tiga tantangan utama: warisan konflik bersenjata, tingginya paparan terhadap bencana, serta ketimpangan dalam distribusi sumber daya dan proses pemulihan.

Dalam praktiknya, pendekatan penanganan bencana yang masih bersifat teknokratis kerap mengabaikan pengalaman nyata masyarakat, terutama perempuan. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pembicara terkemuka, yaitu Dr. June Mary Rubis (Global Council Co-Chair for Documenting Territories, ICCA Consortium; Research Fellow, Macquarie University), Ir. Suraiya Kamaruzzaman, S.T., M.T. (Head of Aceh Climate Change Initiative, Universitas Syiah Kuala), Rahmiana Rahman, M.Pd. (Direktur Rumah Relawan Remaja), serta Dr. Debbie Affianty (Associate Fellow The Habibie Center dan Presidium Nasional Jaringan Women, Peace and Security Indonesia).

Diskusi dipandu oleh Julia Novrita, Ph.D selaku Direktur Program dan Pengembangan The Habibie Center. Dalam sambutannya, Direktur The Habibie Center menegaskan bahwa momentum Hari Kartini dan Hari Bumi menjadi pengingat bahwa agenda keadilan iklim tidak dapat dipisahkan dari perjuangan kesetaraan gender, sekaligus pentingnya menjembatani pengalaman lokal dengan kebijakan regional ASEAN.

Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum USK dalam pembukaannya menyampaikan bahwa Aceh memiliki pengalaman historis dan sosial yang kaya sebagai ruang pembelajaran global dalam isu bencana, perdamaian, dan pembangunan berkelanjutan. Beliau juga menekankan pentingnya pendekatan multidisipliner dalam merespons kompleksitas keadilan iklim dan perlindungan kelompok rentan.

Forum dialog yang dihadiri lebih dari 50 perwakilan dari berbagai kalangan, termasuk pemerintah, akademisi, mahasiswa dan praktisi membahas sejumlah isu kunci, seperti perubahan batas wilayah pasca-bencana, ketimpangan gender dalam proses pemulihan, serta pentingnya konsep just recovery sebagai pendekatan alternatif yang lebih adil dan berorientasi pada keadilan sosial. Diskusi juga menekankan bahwa perempuan tidak hanya sebagai kelompok rentan, tetapi juga sebagai aktor kunci dalam kepemimpinan, pembangunan perdamaian, dan penguatan ketahanan komunitas.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, diselenggarakan pula lokakarya partisipatif yang melibatkan komunitas local, dipandu oleh Dr. Irfan Zikri dari Pusat Riset Perubahan Iklim Aceh. Melalui pendekatan berbasis pengalaman (lived experience), peserta bersama-sama memetakan persoalan dan merumuskan rekomendasi kebijakan yang kontekstual dan responsif gender.

Kegiatan ini diharapkan menghasilkan masukan strategis bagi penguatan kebijakan ASEAN, sekaligus mempertegas bahwa masa depan tata kelola bencana dan lingkungan tidak hanya ditentukan oleh negara, tetapi juga oleh sejauh mana suara perempuan dan komunitas lokal diakui serta diintegrasikan dalam proses pengambilan keputusan.[]

Tags: CenterHabibieThe
Previous Post

Horor di Perlintasan Kereta: Mobil Listrik “Lumpuh” Total, Pengemudi Taksi Online Nyaris Terjebak Maut

Next Post

Tragedi di Balik Aroma Kopi: Jeritan Hati “Starling” Kuningan dalam Cengkeraman Pungli dan Kekerasan

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

Jokowi Bersaksi Hari Ini, PSI Kerahkan Ribuan  Kader Kawal Sidang Ijazah Palsu
Nasional

Jokowi Bersaksi Hari Ini, PSI Kerahkan Ribuan Kader Kawal Sidang Ijazah Palsu

by Tegar News
5 November 2026
Kasus Penyadapan Ilegal, Presiden Prabowo Sampaikan Keprihatinan Mendalam
Nasional

Kasus Penyadapan Ilegal, Presiden Prabowo Sampaikan Keprihatinan Mendalam

by Tegar News
5 November 2026
Istana Copot Listyo Sigit dari KSP Setalah Jadi Tersangka Penyadapan Presiden
Nasional

Istana Copot Listyo Sigit dari KSP Setalah Jadi Tersangka Penyadapan Presiden

by Tegar News
4 November 2026
Polri Tetapkan Tiga Tersangka Kasus  Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden RI
Nasional

Polri Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden RI

by Tegar News
3 November 2026
Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang atas Respons Cepat Tangani Kericuhan Di Mapolda Sumsel
Nasional

Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang atas Respons Cepat Tangani Kericuhan Di Mapolda Sumsel

by Chairul Husen
25 Oktober 2026
Next Post
Dorong Keadilan Iklim dan Kepemimpinan Perempuan, Dialog ASEAN Angkat Pengalaman Aceh

Tragedi di Balik Aroma Kopi: Jeritan Hati "Starling" Kuningan dalam Cengkeraman Pungli dan Kekerasan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Sengketa Tanah Pasar Teloyo Memanas, Ahli Waris Klaim Masih Bayar PBB: Janji Tukar Guling Tak Terbukti, PN Klaten Tinjau Lahan

Sengketa Tanah Pasar Teloyo Memanas, Ahli Waris Klaim Masih Bayar PBB: Janji Tukar Guling Tak Terbukti, PN Klaten Tinjau Lahan

22 Agustus 2025
MSS Law Firm Gelar Workshop Konsultasi Hukum Gratis, GMOCT Berikan Apresiasi

Kapolri Pimpin Apel Ojol Kamtibmas di Jabar: Bersatu Padu Jaga Keamanan

8 November 2025

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

2,5 Bulan Berlalu, Kasus Upah Pungut Bappeda Kabupaten Bogor Belum Ada Tersangka?
Info Korupsi

2,5 Bulan Berlalu, Kasus Upah Pungut Bappeda Kabupaten Bogor Belum Ada Tersangka?

5 November 2026
Jokowi Bersaksi Hari Ini, PSI Kerahkan Ribuan  Kader Kawal Sidang Ijazah Palsu
Nasional

Jokowi Bersaksi Hari Ini, PSI Kerahkan Ribuan Kader Kawal Sidang Ijazah Palsu

5 November 2026
Kasus Penyadapan Ilegal, Presiden Prabowo Sampaikan Keprihatinan Mendalam
Nasional

Kasus Penyadapan Ilegal, Presiden Prabowo Sampaikan Keprihatinan Mendalam

5 November 2026
Pemkab Bogor Siapkan Pelebaran Jalan Laladon 1KM Pada 2027, Urai Kemacetan Menuju Kota Bogor
Info Daerah

Pemkab Bogor Siapkan Pelebaran Jalan Laladon 1KM Pada 2027, Urai Kemacetan Menuju Kota Bogor

5 November 2026
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Diperiksa KPK 5 Jam, Kasus Dugaan Suap Buka Blokir HGB Lahan Summarecon di Bogor
Info Korupsi

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Diperiksa KPK 5 Jam, Kasus Dugaan Suap Buka Blokir HGB Lahan Summarecon di Bogor

5 November 2026
Istana Copot Listyo Sigit dari KSP Setalah Jadi Tersangka Penyadapan Presiden
Nasional

Istana Copot Listyo Sigit dari KSP Setalah Jadi Tersangka Penyadapan Presiden

4 November 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News