Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » HMI Bidang Kewirausahaan dan Pengembangan Profesi: Dinas Koperasi Bogor Jadi Ancaman bagi Ekonomi Rakyat

HMI Bidang Kewirausahaan dan Pengembangan Profesi: Dinas Koperasi Bogor Jadi Ancaman bagi Ekonomi Rakyat

  • account_circle AG
  • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
  • visibility 23
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Kota Bogor, 2 April 2026 | Kota Bogor saat ini sedang menghadapi problematika serius dalam tata kelola sektor informal, khususnya terkait penanganan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang semakin menunjukkan ketidakjelasan arah kebijakan. Pemerintah Kota Bogor terkesan tidak memiliki desain kebijakan yang komprehensif, konsisten, dan berkeadilan dalam mengelola eksistensi PKL sebagai bagian integral dari denyut ekonomi mikro masyarakat.

HMI menyoroti serius ketidakjelasan ini tercermin dari pola penertiban yang sporadis, reaktif, dan tidak berbasis pada perencanaan jangka panjang. Aparat kerap melakukan tindakan represif tanpa diiringi dengan solusi struktural yang menjamin keberlanjutan ekonomi para pelaku usaha kecil. Alih-alih menghadirkan kepastian hukum dan ruang ekonomi yang layak, pemerintah justru menciptakan ketidakpastian yang berdampak langsung terhadap stabilitas pendapatan masyarakat kelas bawah.

Lebih jauh, kami secara tegas menyoroti kinerja Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor yang menunjukkan kegagalan institusional dalam menjalankan mandatnya. Kepala dinas sebagai penanggung jawab utama tidak mampu menghadirkan arah kebijakan yang jelas, terukur, dan berpihak pada pelaku usaha mikro. Ketiadaan zonasi resmi bagi UMKM dan PKL merupakan bukti nyata dari lemahnya perencanaan strategis serta minimnya keberpihakan terhadap ekonomi rakyat.

Absennya wilayah zonasi tersebut tidak hanya mencerminkan kelalaian administratif, tetapi juga merupakan bentuk pengabaian terhadap prinsip kepastian hukum dan memberikan peluang terhadap munculnya kekuasaan bayangan oleh oknum-oknum tidak bertanggun jawab. Para pelaku UMKM dipaksa beroperasi dalam ruang abu-abu tanpa perlindungan regulatif yang jelas, sehingga rentan terhadap tindakan penertiban sepihak dan praktik diskriminatif di lapangan. Kondisi ini memperlihatkan bahwa Dinas Koperasi dan UMKM tidak menjalankan fungsi fasilitatifnya, melainkan justru membiarkan ketidakpastian menjadi sistem yang merugikan masyarakat kecil.
Ujar Bidang Kewirausahaan dan Pengembangan Profesi Himpunan Mahasiswa Islam Kota Bogor.

Fenomena ini menunjukkan adanya kegagalan dalam implementasi prinsip good governance, terutama pada aspek akuntabilitas, partisipasi, dan keadilan distributif. PKL bukan sekadar objek penertiban, melainkan subjek ekonomi yang berkontribusi signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dan sirkulasi ekonomi lokal. Mengabaikan aspek ini merupakan bentuk pengingkaran terhadap realitas sosial-ekonomi yang ada.

Inkonsistensi kebijakan antara regulasi dan implementasi memperlihatkan adanya disharmoni struktural dalam birokrasi pemerintah daerah. Regulasi yang ada tidak dijalankan secara optimal, sementara kebijakan baru tidak disosialisasikan secara transparan. Hal ini menciptakan ruang konflik horizontal antara aparat dan masyarakat, sekaligus memperbesar potensi ketidakpercayaan publik terhadap pemerintah.

Kami menilai bahwa Pemerintah Kota Bogor, khususnya Dinas Koperasi dan UMKM, telah gagal menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada ekonomi rakyat. Ketika sektor formal belum mampu menyerap tenaga kerja secara maksimal, justru sektor informal yang menjadi bantalan ekonomi malah ditekan tanpa solusi yang manusiawi dan berkelanjutan
Tegas Raden.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka ancaman terhadap ekonomi mikro bukan lagi sekadar potensi, melainkan keniscayaan. Penurunan daya beli, meningkatnya pengangguran terselubung, serta melemahnya ketahanan ekonomi masyarakat kecil akan menjadi konsekuensi logis dari kebijakan yang tidak berpihak.

Oleh karena itu, kami menuntut:

1. Pemerintah Kota Bogor dan Dinas Koperasi dan UMKM segera menyusun kebijakan penataan PKL dan UMKM yang berbasis riset, partisipatif, dan berorientasi pada keberlanjutan ekonomi.

2. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor bertanggung jawab secara langsung atas kegagalan kebijakan dan segera melakukan langkah korektif yang konkret.

3. Menetapkan zonasi resmi dan legal bagi PKL dan UMKM sebagai bentuk kepastian hukum dan perlindungan usaha.

4. Menghentikan segala bentuk penertiban represif tanpa solusi relokasi yang jelas dan layak.

5. Menjamin kepastian hukum bagi PKL melalui regulasi yang transparan dan implementatif.

6. Melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk organisasi masyarakat dan akademisi, dalam proses perumusan kebijakan.

Hmi menegaskan bahwa kota yang maju bukanlah kota yang menyingkirkan pelaku ekonomi kecil, melainkan yang mampu mengelola keberagaman aktivitas ekonomi secara adil dan berkelanjutan.[]

  • Author: AG
  • Editor: Redaksi
  • Source: AG

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Wartawan DiBekasi Diserang Oknum Ormas Saat Hendak Bongkar Praktik Jual Obat Keras

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle M.Ifsudar
    • visibility 112
    • 0Comment

    Tegarnew.co.id-Bekasi, 20 September 2025| Dua wartawan di Bekasi menjadi korban pengeroyokan saat sedang melakukan penelusuran terkait dugaan penjualan obat keras Golongan G tanpa izin. Peristiwa nahas ini terjadi pada Senin, 16 September 2025, di jalan pakis Raya no.8 Pekayon Jaya Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi Jawa barat. Salah satu wartawan, disebutkan di identifikasi dengan inisial […]

  • Pihak RW 014 dan Satpol PP Duren Sawit Gercep Tanggapi Keresahan Warga

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Muhamad Dekra
    • visibility 144
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id—Jakarta 5 Desember 2025| Keresahan mulai meluas di antara warga wilayah RW 014 Kecamatan Duren Sawit setelah satu orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) melakukan serangkaian tindakan yang mengganggu keamanan dan kenyamanan lingkungan. Tindakan yang dilaporkan warga meliputi ancaman verbal yang seringkali ditujukan kepada warga yang lewat atau berada di sekitar area tempat ODGJ tersebut tinggal. […]

  • Polsek Parung Gelar Operasi Premanisme, Amankan Seorang Jukir Liar di Jalan Raya Parung

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 143
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Polres Bogor| Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan tertib, Polsek Parung kembali menggelar Operasi Premanisme di wilayah hukumnya, Kamis (08/05/2025) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin oleh Piket Pawas IPDA Karno, S.E., bersama personel piket fungsi. Sasaran operasi kali ini difokuskan pada juru parkir liar dan aktivitas premanisme yang kerap […]

  • Bela Negara Bukan Sekadar Seremonial, Ratusan Siswa SMK Pebayuran Jalani Tes Kesehatan Ketat

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle HUSEN
    • visibility 271
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 24 September 2025 – Dalam rangka mempersiapkan generasi muda menghadapi program Bela Negara, Koramil 11/Pebayuran menggelar pemeriksaan kesehatan bagi para siswa-siswi SMK se-Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Kegiatan yang dipimpin Serka Abdul Manap itu berlangsung pada Rabu, 24 September 2025 pukul 08.00 WIB di Polkesdim Bekasi, Jalan A. Yani, Kelurahan Margajaya, Kecamatan […]

  • Jaga Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Tugu Utara Lakukan Kontrol Pos Kamling Dan Edukasi Warga

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 107
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Guna menciptakan rasa aman dan meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga lingkungan, Bhabinkamtibmas Desa Tugu Utara, Polsek Cisarua, Polres Bogor, Bripka Edy Syahputra, melakukan kontrol dan patroli pos kamling di wilayahnya (28/05/2025) malam. Patroli sambang tersebut dilakukan di sekitar Alinson Resort, Kampung Pondok Caringin RT 05 RW 04, Desa Tugu Utara. Kegiatan dimulai pada pukul […]

  • Polres Metro Tangerang Kota Berbagi Santunan di 1 Muharram 1447 H

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 115
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kota Tangerang| Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah, Polres Metro Tangerang Kota menggelar pengajian sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim dan Pegawai Harian Lepas (PHL). Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al-Fattah Polres Metro Tangerang Kota (7/7). Acara yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Metro Tangerang Kota, AKBP Eko Bagus Riyadi, S.H., S.I.K., […]

expand_less