Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Ironi Swasembada Pangan: Petani Ciamis Dipersulit Beli Pupuk, Menteri Pertanian Didesak Turun Tangan

Ironi Swasembada Pangan: Petani Ciamis Dipersulit Beli Pupuk, Menteri Pertanian Didesak Turun Tangan

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
  • visibility 29
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Ciamis, 15 April 2026 | Suara keras datang dari akar rumput sektor pertanian. Bono Suwarno, seorang anak petani asal Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, melontarkan kritik tajam terhadap kondisi distribusi pupuk yang dinilai semakin menyulitkan petani kecil. Ia mendesak Menteri Pertanian untuk segera turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke wilayah tersebut.

Menurut Bono, realita di lapangan jauh dari narasi swasembada pangan yang kerap digaungkan pemerintah. Petani di Ciamis justru menghadapi kesulitan mendasar, yakni memperoleh pupuk bersubsidi meskipun telah memenuhi syarat administratif seperti membawa KTP. Kondisi ini dinilai sangat ironis dan mencederai semangat kemandirian pangan nasional.

“Katanya mau swasembada pangan, tapi untuk beli pupuk saja petani dipersulit. Kami sudah bawa KTP, tapi tetap saja tidak mudah mendapatkannya,” ujar Bono dengan nada kecewa. Ia menegaskan bahwa persoalan ini bukan hanya dialaminya, tetapi juga dirasakan oleh banyak petani lain di daerah tersebut.

Keluhan ini membuka dugaan adanya masalah serius dalam rantai distribusi pupuk bersubsidi, mulai dari mekanisme penyaluran hingga potensi penyimpangan di tingkat lapangan. Jika tidak segera ditangani, hal ini berpotensi menghambat produktivitas pertanian dan memperparah kesejahteraan petani kecil.

Bono juga menilai perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi pupuk, termasuk transparansi data penerima dan pengawasan terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam penyaluran. Ia berharap pemerintah tidak hanya berhenti pada kebijakan di atas kertas, tetapi benar-benar memastikan implementasinya tepat sasaran.

Seruan untuk sidak kepada Menteri Pertanian bukan tanpa alasan. Kehadiran langsung pemerintah pusat dinilai penting untuk melihat kondisi riil di lapangan sekaligus memutus mata rantai persoalan yang selama ini dikeluhkan petani. Langkah tegas diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan petani terhadap program pemerintah.

Di tengah tekanan ekonomi dan tuntutan produksi pangan yang tinggi, petani seharusnya mendapatkan kemudahan, bukan hambatan. Apa yang terjadi di Ciamis menjadi alarm keras bahwa masih ada persoalan mendasar yang harus segera dibenahi agar cita-cita swasembada pangan tidak hanya menjadi slogan, melainkan kenyataan yang berpihak pada petani.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dekat Dengan Warga, Bhabinkamtibmas Desa Kabasiran Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 90
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah desa binaannya, Bhabinkamtibmas Desa Kabasiran Polsek Parungpanjang Polres Bogor, Bripka M. Asep Sopiyan melaksanakan sambang sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas kepada warga, Rabu (9/7/2025). Kegiatan sambang tersebut menyasar warga di lingkungan Desa Kabasiran, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor. Bripka Asep secara langsung menyapa masyarakat, berdialog dan […]

  • Bhabinkamtibmas Dan Babinsa Bersinergi Laksanakan Program Jumat Curhat Door To Door

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 111
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bogor| Bhabinkamtibmas Dan Babinsa Bersinergi Laksanakan Program Jumat Curhat Door To Door Terkait Aduan keluh kesah terkait Harkamtibmas. Pada Jumat tanggal 30 Mei 2025, jam 09.00 wib sampai dengan selesai, Bhabinkamtibmas Dan Babinsa Bersinergi Laksanakan Jumat Curhat. Pada kegiatan Jumat curhat kali ini di mana Bhabinkatibmas Dan Babinsa mendengarkan keluhan aduan laporan masih terpantaunya gangguan […]

  • KITA Banten Endus Bau Amis Pelatihan KDMP, Desak Jaksa Periksa Bos PT GSK

    • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 12
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Pandeglang, 12 Mei 2026 | Aroma penyimpangan menyeruak dalam pelaksanaan pelatihan pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Pandeglang. Proyek yang menelan anggaran Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026 senilai hampir Rp4,9 miliar ini diduga menjadi ajang bancakan oleh oknum tertentu dengan menggandeng pihak ketiga yang memiliki rekam jejak meragukan. Berdasarkan data […]

  • Menakar Wacana Pembubaran Bawaslu Daerah

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 114
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta| Wacana pembubaran Bawaslu daerah yang mengemuka pasca Pemilu 2024 mengundang keprihatinan mendalam. Dalam narasi efisiensi dan penyederhanaan kelembagaan, muncul usulan agar fungsi pengawasan pemilu dikonsentrasikan di tingkat pusat. Jika ini benar-benar dijalankan, maka yang dipertaruhkan bukan hanya efektivitas pengawasan, tetapi juga masa depan demokrasi elektoral di Indonesia. Sebab pengawasan yang hanya terpusat di nasional […]

  • 1,8 Juta Keluarga Tak Lagi Dapat Bansos, Begini Penjelasan Mentri Sosial

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • account_circle Muhamad Dekra / Tim
    • visibility 118
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Jakarta| Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyebut ada sekitar 1,8 juta orang yang dipastikan tidak akan mendapat bantuan sosial (bansos) pada triwulan kedua tahun ini. Keputusan itu diambil setelah dilakukan verifikasi ulang pada Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Rabu, (28/05/2025) “Ada sekitar 1.800.000 keluarga penerima manfaat (KPM) yang selama ini menerima bantuan, karena […]

  • Transformasi Gerakan Rakyat Jadi Partai, Isu Lingkungan Jadi Poros Politik Baru Anies

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 239
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 21 Januari 2026| Transformasi Gerakan Rakyat dari organisasi kemasyarakatan menjadi partai politik menandai perubahan penting dalam strategi politik Anies Baswedan pasca-kekalahan Pilpres 2024. Langkah ini menunjukkan upaya membangun kendaraan politik sendiri dengan fondasi isu yang lebih ideologis, yakni politik ekologi, alih-alih sekadar mengandalkan koalisi partai mapan. Isu lingkungan mengemuka kuat dalam proses konsolidasi internal […]

expand_less