Breaking News
light_mode
Home » Peristiwa » King Naga Sesalkan Sikap Tak Manusiawi Pekerja Kesra Datangi Korban Beri Uang Rp150 Ribu, Sambil Bawa Beking Oknum Polisi

King Naga Sesalkan Sikap Tak Manusiawi Pekerja Kesra Datangi Korban Beri Uang Rp150 Ribu, Sambil Bawa Beking Oknum Polisi

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
  • visibility 77
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Lebak Banten, 16 April 2026 | Ketua Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) King Naga, mengecam keras tindakan oknum pekerja di bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang dinilai tidak hanya abai terhadap tanggung jawab, tetapi juga melukai martabat korban. King Naga menyoroti pemberian uang sebesar Rp150 ribu kepada korban yang justru memicu ketersinggungan dari pihak keluarga.

Menurutnya, langkah tersebut bukan bentuk empati, melainkan terkesan merendahkan penderitaan korban yang mengalami luka akibat kecelakaan. Ia menilai, nilai nominal yang diberikan tanpa disertai tanggung jawab yang jelas justru memperlihatkan minimnya rasa kemanusiaan.

“Memberikan uang Rp150 ribu dalam situasi seperti ini bukan solusi, justru memperlihatkan ketidakpekaan. Ini bukan soal angka, tapi soal cara menghargai korban sebagai manusia,” tegas King Naga, Rabu (15/4/2026).

Ia mengungkapkan bahwa pihak keluarga korban merasa tersinggung dan terhina atas perlakuan tersebut. Alih-alih mendapatkan perhatian dan tanggung jawab yang layak, korban justru dihadapkan pada sikap yang dinilai meremehkan kondisi yang dialami.

King Naga menilai tindakan tersebut semakin memperburuk citra aparatur yang seharusnya hadir sebagai pelayan masyarakat. Terlebih, jika benar pelaku merupakan bagian dari lingkungan pemerintahan di bidang kesejahteraan rakyat, hal itu dinilai sebagai ironi yang mencederai nilai dasar pelayanan publik.

Lebih jauh, ia juga menyoroti adanya keterlibatan oknum aparat kepolisian yang turut hadir dalam pertemuan dengan korban. Ia mempertanyakan peran dan tujuan kehadiran aparat tersebut, yang dinilai berpotensi menimbulkan tekanan terhadap korban dan keluarganya.

“Kalau aparat hadir bukan untuk melindungi, tapi justru menimbulkan rasa takut, ini harus menjadi perhatian serius. Jangan sampai ada kesan aparat digunakan untuk membackup tindakan yang tidak benar,” ujarnya.

Foto: King Naga

Atas hal itu, King Naga secara tegas meminta Propam Polda Banten untuk turun tangan melakukan evaluasi terhadap oknum polisi yang terlibat. Ia menekankan pentingnya penegakan disiplin internal agar tidak ada penyalahgunaan kewenangan di lapangan.

“Propam Polda Banten harus bertindak. Evaluasi oknum tersebut, periksa perannya, dan pastikan tidak ada pelanggaran etik maupun penyalahgunaan kewenangan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kasus ini telah menjadi perhatian publik dan berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah maupun kepolisian apabila tidak ditangani secara serius.

“Jangan anggap sepele. Ini menyangkut rasa keadilan masyarakat. Jika tidak ditindak tegas, ini bisa menjadi preseden buruk ke depan,” tambahnya.

King Naga menegaskan pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga ada kejelasan dan keadilan bagi korban. Ia meminta semua pihak untuk tidak bermain-main dengan persoalan kemanusiaan dan hukum.

Sebelumya viral pemberitaan terkait adanya dugaan kecelakaan tabrak lari di wilayah Pajagan, kabupaten Lebak pada Minggu (12/4/2026), hingga mengakibatkan dua orang pengendara motor mengalami luka. Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang diduga berujung tabrak lari. Insiden tersebut memicu sorotan publik, terutama terkait sikap pengemudi mobil yang diduga meninggalkan korban tanpa pertanggungjawaban.

Akibat kejadian itu, Aldi mengalami luka serius pada bagian lengan dan kaki, sementara pengendara Vario hanya mengalami luka ringan.
Ironisnya, mobil Xpander yang terlibat sempat berhenti sejenak di lokasi kejadian, namun kemudian diduga meninggalkan tempat tanpa memberikan bantuan. Informasi menyebutkan bahwa pengemudi kendaraan tersebut merupakan pekerja di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten, khususnya di bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra).

“Korban harus diperlakukan dengan layak. Tanggung jawab harus ditegakkan. Tidak boleh ada yang kebal hukum, apalagi sampai merendahkan martabat korban,” pungkasnya.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelindo Regional 1 Belawan Pastikan Kesiapan Terminal Bandar Deli dalam Melayani Arus Penumpang Natal

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 79
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Belawan, 19 Desember 2025| PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan memastikan kesiapan Terminal Penumpang Bandar Deli Belawan dalam melayani arus penumpang menjelang perayaan Natal 2025, khususnya untuk jadwal keberangkatan dan kedatangan kapal KM. Kelud pada 21 Desember 2025. Berdasarkan data hari ini 18 Des 2015 yang diterima dari operator kapal yang akan bersandar tanggal […]

  • Presiden Bersama Kapolri Tiba di Aceh: Tinjau Lokasi Banjir dan Pemasangan Jembatan Bailey di Bireuen

    • calendar_month Ming, 7 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 98
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Banda Aceh, 8 Desember 2025| Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo tiba di Aceh melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Kabupaten Aceh Besar, Minggu, 7 Desember 2025. Kedatangan Presiden bersama sejumlah pejabat kementerian tersebut bertujuan untuk meninjau langsung penanganan bencana yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh. Kapolda […]

  • Skandal Obat Keras Jatikramat Terbongkar: Pengakuan Pengedar Sebut Nama Oknum Aparat dan “Uang Koordinasi”

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Rls/M.Ifsudar
    • visibility 37
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jatiasih Kota Bekasi, 16 April 2026 | Aksi berani warga Kelurahan Jatikramat bersama sejumlah jurnalis di lapangan berhasil membongkar praktik peredaran obat keras golongan G yang selama ini meresahkan lingkungan. Dalam penggerebekan tersebut, seorang terduga penjual berinisial VJ ditangkap basah dan mengeluarkan pengakuan mengejutkan terkait “bekingan” di balik bisnis haramnya. Nyanyian Pengedar: Upeti […]

  • Sinergi Fosil BKMI dan BPN Kota Medan, Sertipikat Wakaf Masjid Jami’atul Fitri Resmi Diterima

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 90
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan, 31 Januari 2026| Proses pengurusan sertipikat wakaf Masjid Jami’atul Fitri telah selesai dan resmi diterima oleh pihak pengelola. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen dalam menjaga dan menyelamatkan aset wakaf agar memiliki kepastian hukum yang sah. Penyelesaian sertipikat wakaf ini disambut dengan rasa syukur dan apresiasi oleh seluruh pihak yang terlibat. Koordinator Pengurusan Sertipikat Wakaf […]

  • Kadis Kesehatan Kota Medan Dukung Kehadiran Asdamindo Dalam Komitmen Pengawasan Depot-depot Air Minum Isi Ulang

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 1.123
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan,10 Juli 2025|Pentingnya penerapan standar Higienitas yang ketat di depot Air Minum isi ulang guna menjamin kesehatan masyarakat dan upaya peningkatan manajemen Higiene Sanitasi bagi para pengusaha Depot Air Minum untuk memperhatikan kebersihan lingkungan operasionalnya, termasuk memastikan area Depot bebas dari sampah, tikus, kecoa dan faktor lain yang berpotensi dapat mencemari air. Aspek Higienitas yang […]

  • Kepala KSOP & BC Batam Bungkam!!! Diduga Kongkalikong dengan Agen Speed Boat Kayu Rute Batam – Riau Jalur Pelabuhan Rakyat Sei Jodoh??

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 32
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Batam, 18 Maret 2026 | Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam dan Bea Cukai (BC) Kota Batam Bungkam saat dikonfirmasi oleh awak media terkait pemberitaan speed boat kayu yang mengangkut penumpang rute Batam – Riau di Pelabuhan Rakyat Sei Jodoh pada Minggu (15/03/26) pagi. Bungkamnya Kepala KSOP Khusus Batam dan […]

expand_less