Rabu, September 30, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Info Demo

BEM Indonesia Geruduk KPK, Desak Usut Dugaan Maladministrasi dan Tata Kelola Nikel PT Vale IGP Pomalaa

Tegar News by Tegar News
13 Agustus 2026
in Info Demo
0
BEM Indonesia Geruduk KPK, Desak Usut Dugaan Maladministrasi dan Tata Kelola Nikel PT Vale IGP Pomalaa
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id – Jakarta, 13 Agustus 2026 | Barisan Eksekutif Muda Indonesia (BEM Indonesia) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Jakarta, Rabu (12/8/2026). Massa mendesak KPK mengusut dugaan persoalan tata kelola pertambangan PT Vale Indonesia Tbk di IGP Pomalaa, Kabupaten Kolaka, termasuk dugaan pengangkutan ore nikel yang disebut mencapai sekitar 200 ribu metrik ton (MT).

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Adi Maliano, mengatakan pihaknya meminta KPK melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap tata kelola pertambangan di IGP Pomalaa, mulai dari produksi, pengangkutan, penjualan hingga penerimaan ore di smelter.

You might also like

FABEM Bogor Raya: Darurat Korupsi! Desak KPK Segera Tetapkan Tersangka

Kursi Direksi Tirta Pakuan Dipersoalkan, PPAK Desak Wali Kota Buka Proses Seleksi

Pemkot Bogor Bungkam, PPAK Makin Keras Soroti Dugaan Rangkap Jabatan Kabag Kesra

“Kami meminta KPK melakukan pemeriksaan dan audit secara menyeluruh. Semua informasi yang kami sampaikan harus diverifikasi melalui dokumen, data transaksi, pemeriksaan lapangan dan klarifikasi kepada pihak-pihak terkait,” ujar Adi.

Soroti Ore dari IUPK PT Vale IGP Pomalaa ke Smelter Huangxing

Salah satu poin yang disoroti BEM Indonesia adalah dugaan pengangkutan ore nikel yang disebut berasal dari IUPK PT Vale IGP Pomalaa, Kolaka, menuju smelter Huangxing di kawasan IPIP.

BEM Indonesia menduga pengangkutan ore tersebut dilakukan tanpa melalui proses tender sebagaimana yang mereka persoalkan dalam tuntutan aksi.

Adi meminta KPK menelusuri dasar hukum dan mekanisme pengiriman ore tersebut, termasuk dokumen produksi, kontrak penjualan, dokumen pengangkutan, surat jalan, data weighbridge, dokumen penerimaan di smelter serta dokumen pembayaran.

“Kami meminta KPK membuka seluruh dokumen. Dari mana ore berasal, siapa yang membeli, siapa yang mengangkut, siapa penerimanya dan bagaimana mekanisme penunjukannya harus jelas,” katanya.

Menurut Adi, seluruh informasi tersebut masih harus dibuktikan melalui pemeriksaan resmi.

“Kami tidak ingin membuat kesimpulan sebelum pemeriksaan dilakukan. Semua informasi yang kami sampaikan harus diverifikasi melalui dokumen dan data resmi,” tegasnya.

Dugaan Pengangkutan 200 Ribu Ton Ore

BEM Indonesia juga menyoroti informasi mengenai dugaan pengangkutan ore dari wilayah IUPK PT Vale IGP Pomalaa menuju kawasan IPIP yang disebut mencapai sekitar 200.000 MT.

Adi meminta KPK melakukan tracing terhadap seluruh alur ore tersebut, mulai dari pit, kegiatan hauling, weighbridge, stockpile, smelter, penerima hingga dokumen penjualan.

“Kami meminta KPK melakukan tracing terhadap setiap ton ore tersebut, mulai dari pit, hauling, weighbridge, stockpile, penerima hingga dokumen penjualan,” ujarnya.

Ia menegaskan angka 200.000 MT tersebut perlu dibuktikan melalui data resmi.

Soroti Dugaan Pengaturan Kontrak Pertambangan

Selain persoalan pengangkutan ore, BEM Indonesia juga meminta KPK memeriksa dugaan keterlibatan oknum direksi PT Vale, Muh. Asril, dalam proses penentuan pemenang kontrak penambangan di wilayah IGP Pomalaa.

Dalam tuntutannya, BEM Indonesia menduga Muh. Asril mengatur pemenang kontrak penambangan di IGP Pomalaa, yang disebut melibatkan kontraktor PT Pama Persada Nusantara dan PT Petrosea Tbk.

Dugaan tersebut, menurut BEM Indonesia, perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dokumen tender, proses evaluasi, kriteria pemenang, kontrak kerja, nilai kontrak serta komunikasi dan keputusan internal yang berkaitan dengan proses pengadaan.

Adi menegaskan pihaknya tidak ingin mendahului proses hukum.

“Kami meminta KPK memeriksa bagaimana proses penentuan kontraktor dilakukan. Apakah seluruh prosesnya transparan, sesuai prosedur dan tidak ada konflik kepentingan. Itu yang harus dibuktikan melalui pemeriksaan,” katanya.

KPK Diminta Audit RKAB dan Dokumen Kontrak

BEM Indonesia juga mendesak KPK memeriksa kesesuaian RKAB Tahun 2026 dengan realisasi produksi, penjualan dan pengangkutan ore di IGP Pomalaa.

Audit diminta mencakup dokumen produksi, surat jalan, data weighbridge, manifest pengiriman, data kendaraan pengangkut, Berita Acara Serah Terima (BAST), dokumen penerimaan ore, perjanjian jual beli serta kontrak hauling dan penambangan.

Selain itu, KPK diminta memeriksa dokumen penunjukan kontraktor, nilai kontrak, volume pekerjaan, mekanisme pengadaan dan transaksi pembayaran.

“Yang kami minta sederhana, buka datanya dan periksa. Dari mana ore berasal, berapa produksinya, siapa yang mengangkut, siapa penerimanya, siapa kontraktornya dan bagaimana mekanisme penunjukannya,” ujar Adi.

BEM Indonesia Pertanyakan Kontraktor Penambangan

BEM Indonesia juga meminta KPK memeriksa proses penunjukan perusahaan kontraktor yang melakukan kegiatan penambangan di IGP Pomalaa.

Nama PT Pama Persada Nusantara dan PT Petrosea Tbk disebut dalam tuntutan aksi sebagai perusahaan yang perlu diperiksa terkait dugaan pengaturan pemenang kontrak.

Adi mengatakan pemeriksaan perlu dilakukan secara objektif dengan melihat seluruh dokumen pengadaan.

“Kalau prosesnya benar dan sesuai aturan, tentu harus dibuktikan melalui dokumen. Tetapi kalau ditemukan penyimpangan atau konflik kepentingan, kami meminta KPK menindaklanjutinya sesuai hukum,” katanya.

Massa Serahkan Laporan dan Bukti Pendukung ke KPK

Usai menggelar aksi unjuk rasa, massa BEM Indonesia juga memasukkan laporan resmi kepada KPK dengan membawa sejumlah dokumen dan bukti pendukung yang mereka klaim berkaitan dengan dugaan persoalan tata kelola pertambangan PT Vale IGP Pomalaa.

Laporan tersebut diterima pihak KPK dengan nomor informasi 2026-A-03131dan tercatat diterima oleh Pengawas KPK, Larisha S.

Adi mengatakan penyerahan laporan tersebut merupakan bentuk keseriusan BEM Indonesia agar seluruh dugaan yang mereka sampaikan dapat diverifikasi melalui mekanisme resmi.

“Kami sudah memasukkan laporan secara resmi ke KPK, lengkap dengan dokumen dan bukti pendukung yang kami miliki. Selanjutnya kami berharap KPK melakukan verifikasi dan pemeriksaan secara profesional,” ujarnya.

Soroti Dugaan Nepotisme

Dalam laporan dan tuntutannya, BEM Indonesia juga meminta KPK memeriksa sejumlah pihak terkait informasi dugaan nepotisme di Kabupaten Kolaka.

Di antaranya Direktur PT Vale Site Kabupaten Kolaka, Muh. Asril, Direktur PT Pama Persada Nusantara Tbk, serta Bupati Kolaka.

BEM Indonesia juga menyampaikan informasi mengenai dugaan keterkaitan Bupati Kolaka dan PT Pama Persada Nusantara dengan komitmen pembagian fee sebesar 60:40 persen dari keuntungan.

Adi menegaskan seluruh informasi tersebut merupakan dugaan yang harus diverifikasi melalui pemeriksaan.

“Kami menyerahkan kepada KPK untuk melakukan pemeriksaan secara profesional. Kalau memang tidak benar, tentu harus dibuktikan. Kalau ada indikasi pelanggaran, harus ditindaklanjuti sesuai hukum,” katanya.

Minta KPK Bongkar Rantai Tata Kelola PT Vale IGP Pomalaa

BEM Indonesia mendesak KPK melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap rantai tata kelola pertambangan PT Vale IGP Pomalaa, mulai dari penambangan, produksi, pengangkutan, penjualan hingga penerimaan ore di smelter.

Mereka meminta audit mencakup data produksi, RKAB, weighbridge, surat jalan, manifest, BAST, dokumen penjualan, kontrak penambangan, kontrak hauling, dokumen pembayaran serta dokumen penerimaan ore di smelter.

BEM Indonesia juga meminta KPK berkoordinasi dengan kementerian dan instansi terkait apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan indikasi pelanggaran.

Adi mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kontrol masyarakat terhadap pengelolaan sumber daya alam.

“Kami datang ke KPK bukan untuk menghakimi pihak tertentu. Kami meminta negara memastikan setiap ton nikel yang keluar dari wilayah pertambangan memiliki asal-usul yang jelas, dokumen yang sah, tujuan yang jelas dan transaksi yang transparan,” ujarnya.

Ia berharap laporan dengan nomor informasi 2026-A-03131yang telah diserahkan bersama dokumen dan bukti pendukung dapat segera ditindaklanjuti oleh KPK.

“Nikel adalah kekayaan negara. Jika administrasinya benar, buka dan buktikan. Jika tata kelolanya bermasalah, perbaiki. Jika ditemukan tindak pidana, proses sesuai hukum,” pungkas Adi Maliano, Koordinator Lapangan aksi BEM Indonesia.(Rls/Red)

 

Tags: IGPPomalaaPTVale
Previous Post

Soroti Dugaan Rangkap Jabatan Kabag Kesra “PPAK Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Balai Kota Bogor

Next Post

Proyek Penahan Tebing Jalan Provinsi Tanjung Bulan Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Kini Retak & Terancam Ambruk!

Tegar News

Tegar News

Related Posts

FABEM Bogor Raya: Darurat Korupsi! Desak KPK Segera Tetapkan Tersangka
Info Demo

FABEM Bogor Raya: Darurat Korupsi! Desak KPK Segera Tetapkan Tersangka

by Tegar News
18 September 2026
Kursi Direksi Tirta Pakuan Dipersoalkan, PPAK Desak Wali Kota Buka Proses Seleksi
Info Demo

Kursi Direksi Tirta Pakuan Dipersoalkan, PPAK Desak Wali Kota Buka Proses Seleksi

by Tegar News
11 September 2026
Pemkot Bogor Bungkam, PPAK Makin Keras Soroti Dugaan Rangkap Jabatan Kabag Kesra
Info Demo

Pemkot Bogor Bungkam, PPAK Makin Keras Soroti Dugaan Rangkap Jabatan Kabag Kesra

by Tegar News
4 September 2026
Tuntutan Tak Dijawab, PPAK Siapkan Aksi Lanjutan di Depan Pintu Istana Bogor
Info Demo

Tuntutan Tak Dijawab, PPAK Siapkan Aksi Lanjutan di Depan Pintu Istana Bogor

by Tegar News
1 September 2026
Sosok Emak, Berjaket Ojol! Netizen Menemukan Bukti Foto dan Video “Ia Kerap Hadir Dalam Berbagai Aksi Unjuk Rasa Dengan Peran dan Pakaian yang Berbeda-beda
Info Demo

Sosok Emak, Berjaket Ojol! Netizen Menemukan Bukti Foto dan Video “Ia Kerap Hadir Dalam Berbagai Aksi Unjuk Rasa Dengan Peran dan Pakaian yang Berbeda-beda

by Tegar News
29 Agustus 2026
Next Post
Proyek Penahan Tebing Jalan Provinsi Tanjung Bulan Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Kini Retak & Terancam Ambruk!

Proyek Penahan Tebing Jalan Provinsi Tanjung Bulan Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Kini Retak & Terancam Ambruk!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

“DJ Oke Gas” dan Realita Pahit Rakyat: Ketika Janji Politik Berujung Beban Hidup yang Kian Berat

“DJ Oke Gas” dan Realita Pahit Rakyat: Ketika Janji Politik Berujung Beban Hidup yang Kian Berat

10 Juni 2026
Wakil Ketua DPRD Tangerang Kholid Ismail Kurban 15 Sapi dan 10 Kambing

Wakil Ketua DPRD Tangerang Kholid Ismail Kurban 15 Sapi dan 10 Kambing

27 Mei 2026

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

12 Pj Kades di Pebayuran Dikonsolidasikan, Camat Hasyim Adnan Adha Perkuat Kendali Pemerintahan Desa
Pemerintahan

12 Pj Kades di Pebayuran Dikonsolidasikan, Camat Hasyim Adnan Adha Perkuat Kendali Pemerintahan Desa

29 September 2026
Dedi Mulyadi Tinggalkan Gerindra Demi PSI? Pengamat Soroti Satu Bahaya Besar!
Politik

Dedi Mulyadi Tinggalkan Gerindra Demi PSI? Pengamat Soroti Satu Bahaya Besar!

29 September 2026
Safari Jokowi di Jawa Barat: Momentum Besar Tapi KDM Tak Terlihat
Opini

Safari Jokowi di Jawa Barat: Momentum Besar Tapi KDM Tak Terlihat

29 September 2026
KPK Soroti Sumber Dana 13 Rumah Dinas Mewah Lapas Cibinong yang Disulap Jadi Villa Buat Napi Istimewa
Nasional

KPK Soroti Sumber Dana 13 Rumah Dinas Mewah Lapas Cibinong yang Disulap Jadi Villa Buat Napi Istimewa

29 September 2026
Lahan Diserobot! Pemilik Palm Boko Laporkan Sentul City ke Polda Jabar
Info Daerah

Lahan Diserobot! Pemilik Palm Boko Laporkan Sentul City ke Polda Jabar

29 September 2026
Sinyal Sidang MK Ijazah Gibran Lanjut Pembuktian! Baru Tiga Hakim “Skor 3:6” Masih Kurang?
Nasional

Sinyal Sidang MK Ijazah Gibran Lanjut Pembuktian! Baru Tiga Hakim “Skor 3:6” Masih Kurang?

29 September 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News