Tegarnews.co.id – Kota Bogor, 11 September 2026 | Seleksi Direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor tak luput dari sorotan. Pemuda Peduli Anti Korupsi (PPAK) Bogor Raya mempertanyakan proses pemilihan jajaran direksi yang dinilai harus dibuka lebih transparan kepada publik.
Bagi PPAK, jabatan direksi perusahaan daerah bukan sekadar perebutan kursi. Ada kepentingan pelayanan publik dan pengelolaan perusahaan daerah yang harus dipertanggungjawabkan. Karena itu, proses seleksinya dinilai tidak boleh menyisakan ruang bagi dugaan kepentingan tertentu.
Sorotan tersebut disampaikan dalam aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Bogor, Jumat, 11 September 2026. Sejumlah massa aksi menyampaikan tuntutan agar Pemerintah Kota Bogor mengevaluasi proses seleksi Direksi Perumda Tirta Pakuan.
Koordinator Lapangan PPAK Bogor Raya, Frans, menegaskan pihaknya tidak ingin persoalan tersebut berhenti pada penyampaian aspirasi. Mereka meminta Pemkot Bogor memberikan kejelasan mengenai proses seleksi yang sedang dipersoalkan.
“Kami sudah berulang kali menyampaikan persoalan ini. Sampai sekarang belum ada tanggapan yang jelas dari pihak terkait. Karena itu kami kembali turun untuk mendesak agar proses seleksi ini dievaluasi dan dibuka secara transparan,” tegas Frans.
PPAK mendesak Wali Kota Bogor mengevaluasi sekaligus membatalkan Pansel Direksi Perumda Tirta Pakuan sebelumnya. Mereka meminta Pansel baru dibentuk dengan mekanisme seleksi yang terbuka, transparan dan akuntabel.
PPAK juga menolak segala bentuk politisasi dan nepotisme dalam pengisian jabatan direksi. Menurut mereka, proses seleksi harus bertumpu pada kompetensi, rekam jejak dan kapasitas calon, bukan pada kedekatan atau kepentingan tertentu.
Pertanyaan PPAK kini mengarah pada satu hal: **sejauh mana publik dapat memastikan proses seleksi Direksi Perumda Tirta Pakuan benar-benar berlangsung secara objektif dan bebas kepentingan?
Jika tidak ada kejelasan dari Pemerintah Kota Bogor, PPAK menyatakan akan kembali turun ke jalan dengan jumlah massa yang lebih besar.
Hingga berita ini ditulis, media masih berupaya meminta tanggapan Pemerintah Kota Bogor dan Perumda Tirta Pakuan terkait sorotan serta tuntutan PPAK Bogor Raya.,(Rls/Opik)
Sumber: Surya SP













