Breaking News
light_mode
Beranda » Info Daerah » Diduga Jadi Sarang Komunitas LGBT Jual Miras & LC Cantik, Cafe The Zon Jadi Sorotan Publik!

Diduga Jadi Sarang Komunitas LGBT Jual Miras & LC Cantik, Cafe The Zon Jadi Sorotan Publik!

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
  • visibility 193
  • comment 0 komentar

Tegarnews.co.id-Kota Bogor, 15 September 2025| Cafe The Zon yang berlokasi di pusat Kota Bogor tepatnya di gedung bekas “Matahari Square” di Lantai 2, di samping kantor Polresta Bogor Kota, kini menjadi sorotan publik. Adanya dugaan kuat, cafe the zon menjadi tempat berkumpulnya komunitas LGBT dan menjual minuman keras (miras) tanpa izin. Informasi ini memicu ke-khawatiran di kalangan tokoh masyarakat dan pemerhati Kota Bogor.

Berdasarkan hasil penelusaran awak media dan informasi yang berhasil dihimpun. Cafe The Zon diduga menjadi tempat yang cukup terbuka bagi komunitas LGBT untuk berkumpul dan melakukan aktivitas sosial. Selain adanya penjualan miras tanpa ijin dan kurangnya pengawasan ketat dari pihak terkait, khususnya Sat-Pol PP dan APH Kota Bogor.

Ironisnya lokasi cafe the zon persis bersebelahan dengan Polresta Bogor Kota, bukan tidak mungkin tidak mengetahuinya? Informasi yang didapat dari pengunjung yang tidak mau disebut nama nya mengatakan bahwa cafe the zon diresmikan oleh Walikota Bogor Dedie A. Rachim. Bahkan infonya beliau sering datang dengan beberapa stafnya untuk sekedar bermain billiard disana.

Suasana cafe the zon lebih mirip diskotik atau night club, sarana dan fasilitas yang ada selain billiard, ada juga holding yang luas untuk berjoget, selain itu tersedia room untuk karaoke.


Holding yang cukup luas dengan jumlah 15 Sofa dan Bar Stoll plus, 1 room khusus karaoke privasi bersama LC (Ladies company) yang ternyata sudah di sediakan dengan cara kontes/pesan via broker (Mami) apabila tamu/pengunjung ingin menikmati suasa bersama LC, wanita muda cantik dan lebih privasi sambil meneguk minuman beralkohol.

Untuk tarif LC di Cafe The Zon per Jam Rp.150 ribu khusus untuk di room, sementara untuk di ruang holding dikenakan tarif Rp 130 ribu per jam nya. Hal ini diutarakan oleh salah satu LC, di katakan nya dari 150 ribu, Ia hanya menerima 100 ribu, sementara yang 50 ribu itu jatah mamih dan managemen cafe,” ungkapnya.

Bukan saja itu, tamu yang memakai jasa LC di Cafe The Zon, dapat menikmati pelukan manja, sambil menikmati miras yang telah disediakan sesuai selera, mulai dari bir amer, soju, kawa-kawa bahkan tersedia juga jenis minuman berkelas yang tentu saja harganya tidak murah.

“Berharap APH dan pihak-pihak yang berwenang dapat berindak sesuai aturan hukum yang berlaku bila kemudian ditemukan hal-hal yang tidak sesuai aturan sebaiknya cafe the zon di tutup saja. Bukan tidak mungkin jangan-jangan pekerjanya, atau pemandu lagunya (LC) ada yang dibawah umur lagi, “ujar tokoh masyarakat dan pemerhati Kota Bogor,[]

  • Penulis: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Sumber: Tim/Red

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muhammadiyah Respons Prabowo: Akan Mengakui Israel Jika Palestina Merdeka

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle Muhamad Dekra
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id–Jakarta| Ketua Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Anwar Abbas merespons sikap pemerintah Indonesia yang tidak membuka hubungan diplomatik dengan Israel jika masih menjajah Palestina. Jum’at, (30/05/2025) Anwar menegaskan hal itu juga sesuai dengan nilai-nilai Indonesia yang sangat menolak penjajahan karena tidak memiliki nilai kemanusiaan dan keadilan. “Sikap tegas itu telah dinyatakan dengan jelas dalam alinea pertama […]

  • Konflik Agraria Papua: Tanah Adat dan Jejak Mafia Tanah di Sorong

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Sorong, 16 September 2025| Di balik hamparan tanah adat di pesisir Sorong, Papua Barat Daya, terungkap sebuah kisah yang memperlihatkan bagaimana masyarakat adat kerap terjebak dalam permainan dokumen dan kuasa. Nama Marga Bewela kembali mencuat setelah Willem RN Buratehi Bewela, ahli waris dari almarhumah Robeka Bewela, secara resmi mencabut Surat Pelepasan Hak Atas Tanah Adat […]

  • Berpotensi Jadi Target, Ini Daftar Pangkalan Militer AS di Timur Tengah

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 31 Januari 2026| Ketegangan militer antara Amerika Serikat dan Iran kembali memuncak, mengancam memicu konflik terbuka di kawasan Timur Tengah. Presiden AS Donald Trump menegaskan kesiapan Washington untuk menyerang, sementara Iran menjanjikan: “Respons yang menghancurkan” Yang akan menyasar puluhan ribu tentara AS yang tersebar di berbagai pangkalan militer di kawasan tersebut. Juru bicara militer […]

  • Bhabinkamtibmas Desa Kopo Polsek Cisarua Kontrol Pos Kamling, Dorong Peran Aktif Warga

    • calendar_month Sab, 31 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Bogor| Upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif terus digencarkan oleh jajaran Polsek Cisarua Polres Bogor Polda Jabar. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan mengaktifkan kembali pos kamling melalui patroli sambang yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas. Pada Jumat (30/5/2025) pukul 23.00 WIB, Bhabinkamtibmas Desa Kopo Bripka Angga Juhara melaksanakan sambang dan kontrol pos kamling […]

  • Kepemimpinan Inferiority Complex: Kritik atas Respons Pemerintah terhadap Bencana Sumatera

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 18 Desember 2025| Bencana banjir bandang yang melanda Sumatera meninggalkan luka mendalam bagi jutaan warga. Ribuan meninggal dan hilang, rumah hanyut, keluarga terpisah, dan ribuan orang kehilangan mata pencaharian dalam sekejap. Di tengah kepanikan dan penderitaan itu, rakyat berharap negara hadir dengan cepat, tegas, dan penuh empati. Namun bagi banyak kalangan, harapan itu justru […]

  • Target PJU Pencapaian Kabupaten Bogor Di Tahun 2025, Aktivis Pers: Surprise Banget

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Bogor| Program penerangan jalan umum mulai digulirkan sejak tahun 2024 dan terus berlanjut hingga 2025, dengan ribuan unit lampu tenaga surya yang sudah dipasang di berbagai titik strategis desa. Proses pengadaan pun dilakukan secara transparan melalui sistem e-katalog, memastikan efisiensi dan akuntabilitas penggunaan anggaran. Dari wilayah Cileungsi di timur hingga Nanggung di barat, dari Sukaraja […]

expand_less