Kamis, September 24, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Opini

Hanya Bertanya MBG, Wartawan CNN “Diusir” dari Istana

Chairul Husen by Chairul Husen
29 September 2025
in Opini
0
Hanya Bertanya MBG, Wartawan CNN “Diusir” dari Istana
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id-Jakarta, 29 September 2025| “Kadang saya merasakan ada ketakutan saat menulis soal keracunan MBG. Banyak yang gerah. “Abang ini mendukung ndak sih MBG?” Sering muncul pertanyaan demikian. Padahal, berkali-kali dibilang, saya dukung MBG. Ternyata, pihak istana jauh lebih gerah. Sekelas wartawan CNN saja mereka “usir” atau dicabut identitas liputan dari istana. Apa penyebabnya? Sambil menikmati kopi tanpa gula di subuh dini hari, suasana hujan lagi, simak narasi pengusiran wartawan dari istana ini.

Apa yang lebih menakutkan bagi istana hari ini? Bakteri di nasi kotak MBG atau pertanyaan seorang wartawan? Pertanyaan itu mendadak relevan ketika Diana Valencia, reporter CNN Indonesia, nekat mengajukan pertanyaan soal keracunan massal MBG kepada Presiden Prabowo di Halim. Pertanyaan sederhana, jujur, dan tepat sasaran, tetapi bagi istana, itu seperti lemparan granat. Malam harinya, kartu identitas liputan Istana miliknya dicabut oleh Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI). Tak lama, Diana pamit dari grup WhatsApp wartawan istana, dengan nada getir, “Saya bukan wartawan istana lagi.” Bukan bakteri yang diisolasi, melainkan jurnalis.

You might also like

Duit Rp480 Miliar Dibawa Gunakan Land Cruiser ke Arena Muktamar NU

Pakar Birokrasi Sekda Lampung Tengah Akhirnya Ditangkap Polisi

Percuma Berharap Ditangkap? ‘Nusron Itu Orang Sakti, Kebal Hukum!

Di sisi lain, ribuan anak sekolah justru masih berjuang melawan sakit perut akibat makanan yang seharusnya bergizi. Di Bandung Barat, lebih dari 300 siswa tumbang. Di Banggai, 250 siswa ikut keracunan. JPPI menghitung 6.452 anak menjadi korban hingga September, sementara INDEF mencatat lebih dari 4.000 siswa keracunan dalam delapan bulan program berjalan. Tapi Presiden santai bilang hanya “di bawah 200 orang.” Angka-angka ini menari-nari saling bertabrakan, tapi tetap saja yang kesakitan adalah anak-anak desa yang seharusnya belajar, bukan antre di Puskesmas.

Yang lebih ironis, Dewan Pers pun ikut angkat suara. Mereka mengingatkan istana, pencabutan kartu pers bukan sekadar administrasi, melainkan bentuk penghalangan kerja jurnalistik. Dewan Pers menilai tindakan itu mengancam kemerdekaan pers dan meminta agar akses wartawan CNN segera dipulihkan. Sederhananya, jangan sampai kritik dibungkam hanya karena tak enak didengar. Tapi apakah suara Dewan Pers lebih nyaring dari suara perut ribuan anak yang keroncongan sambil menahan mual?

Setneg lewat Mensesneg Prasetyo Hadi mencoba menenangkan publik dengan kalimat klise, “Kami cari jalan keluar terbaik.” Jalan keluar terbaik? Apakah itu berarti mengembalikan kartu pers, atau sekadar memindahkan wartawan kritis ke daftar hitam? Sementara dapur-dapur MBG ditutup sementara, alat makan disterilkan, dan polisi ikut turun tangan, kebebasan pers justru yang pertama kali dikunci rapat.

Drama ini makin absurd ketika kita membayangkan perut anak-anak desa sebagai laboratorium kebijakan negara, dan reporter CNN sebagai “tikus percobaan” kebebasan pers. Anak-anak muntah, pemerintah bilang “tenang, ini bagian dari transisi gizi.” Wartawan bertanya, pemerintah bilang, “awas, jangan keluar konteks!” Seolah-olah konteks yang benar hanyalah memuji program, bukan mengkritik keracunan.

Maka jangan heran jika publik kecewa. Yang ditunggu adalah jawaban jujur, perbaikan nyata, dapur yang higienis, dan MBG yang benar-benar bergizi. Tapi yang datang justru drama pencabutan kartu pers, seperti sinetron politik yang murahan. Kita jadi bertanya, apakah istana sudah mulai alergi bukan pada bakteri, tapi pada kata-kata? Apakah perut anak-anak yang mulas lebih ringan nilainya dibanding telinga penguasa yang gatal mendengar kritik?

Sejarah akan mencatat, di era ini, keracunan massal bisa dianggap “kecelakaan kecil”, tapi wartawan yang bertanya dianggap ancaman besar. Betapa lucunya republik ini, ketika nasi basi dianggap wajar, tapi pertanyaan basi dianggap dosa.[]

Tags: IndonesiaKebebasanOpiniPers
Previous Post

Sinergi Polisi dan Desa: Bimaspol Mardi Suryadi Kawal Tebar 6000 Gurame Super di Karangreja

Next Post

Mantan Istri Anggota Polisi Perjuangkan Hak nya Hingga Digugat di PN Bekasi

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

Duit Rp480 Miliar Dibawa Gunakan Land Cruiser ke Arena Muktamar NU
Opini

Duit Rp480 Miliar Dibawa Gunakan Land Cruiser ke Arena Muktamar NU

by Tegar News
23 September 2026
Pakar Birokrasi Sekda Lampung Tengah Akhirnya Ditangkap Polisi
Opini

Pakar Birokrasi Sekda Lampung Tengah Akhirnya Ditangkap Polisi

by Tegar News
21 September 2026
Percuma Berharap Ditangkap? ‘Nusron Itu Orang Sakti, Kebal Hukum!
Opini

Percuma Berharap Ditangkap? ‘Nusron Itu Orang Sakti, Kebal Hukum!

by Tegar News
17 September 2026
Mengenal Fahd El Fouz, Raja Korupsi Negeri Ini – Dua kali Dipenjara, Masih Dikasih Jabatan Strategis!
Opini

Mengenal Fahd El Fouz, Raja Korupsi Negeri Ini – Dua kali Dipenjara, Masih Dikasih Jabatan Strategis!

by Tegar News
17 September 2026
Kasus Hidup Lagi! Jokowi Gagal Lindungi Ahmad Ali
Opini

Kasus Hidup Lagi! Jokowi Gagal Lindungi Ahmad Ali

by Tegar News
14 September 2026
Next Post
Mantan Istri Anggota Polisi Perjuangkan Hak nya Hingga Digugat di PN Bekasi

Mantan Istri Anggota Polisi Perjuangkan Hak nya Hingga Digugat di PN Bekasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Jaga Stabilitas Pangan Jelang HBKN, Pemerintah Kerahkan Satgas Saber Awasi Harga, Keamanan dan Mutu Pangan

Jaga Stabilitas Pangan Jelang HBKN, Pemerintah Kerahkan Satgas Saber Awasi Harga, Keamanan dan Mutu Pangan

5 Februari 2026
PKN Semprot Menteri HAM: Jangan Jadi Polisi Dunia di Venezuela, Sementara 17 Juta Suara Rakyat Dibuang ke Sampah

PKN Semprot Menteri HAM: Jangan Jadi Polisi Dunia di Venezuela, Sementara 17 Juta Suara Rakyat Dibuang ke Sampah

8 Januari 2026

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

Police Goes To School, Kapolsek Kedungwaringin Tegas Larang Pelajar Ikut Unras ke Jakarta
POLRI

Police Goes To School, Kapolsek Kedungwaringin Tegas Larang Pelajar Ikut Unras ke Jakarta

23 September 2026
Polisi Berhasil Ungkap Pembunuhan Wanita di Hotel Cirebon, Pelaku Mantan Suami Korban
Kriminal

Polisi Berhasil Ungkap Pembunuhan Wanita di Hotel Cirebon, Pelaku Mantan Suami Korban

23 September 2026
Gus Lilur Buka Suara, Ungkap Skandal Muktamar NU Terkait Pengkondisian Uang 480 Miliar Oleh Nusron Wahid dan Gus Ipul
Nasional

Gus Lilur Buka Suara, Ungkap Skandal Muktamar NU Terkait Pengkondisian Uang 480 Miliar Oleh Nusron Wahid dan Gus Ipul

23 September 2026
Duit Rp480 Miliar Dibawa Gunakan Land Cruiser ke Arena Muktamar NU
Opini

Duit Rp480 Miliar Dibawa Gunakan Land Cruiser ke Arena Muktamar NU

23 September 2026
Siswa Makin Banyak Tolak MBG, DPR Tanya Nasib Makanan Sisa, Jawaban Sudaryono Malah Bikin Bingung?
Nasional

Siswa Makin Banyak Tolak MBG, DPR Tanya Nasib Makanan Sisa, Jawaban Sudaryono Malah Bikin Bingung?

23 September 2026
Gelombang Gugatan Makin Besar! Ini Deretan Penggugat yang Minta MK Batalkan Pelantikan Gibran
Nasional

Gelombang Gugatan Makin Besar! Ini Deretan Penggugat yang Minta MK Batalkan Pelantikan Gibran

23 September 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News