Kamis, September 24, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Opini

Peran Strategis Polri Mengawal Pemerintahahan Prabowo

Chairul Husen by Chairul Husen
12 Oktober 2025
in Opini
0
Meneguhkan Desain KONSTITUSIONAL POLRI, Dr Bachtiar-Ketua APHTN-HAN Wilayah Banten-Dosen FH UNPAM
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id-Jakarta,12 Oktober 2025| Satu tahun terlalu singkat untuk mengukur berhasil pemerintahan Prabowo. Rezim Prabowo memiliki agenda strategis (Asta Cita). Tetapi keberhasilan rezim pemerintahan menyelenggarakan agenda strategis, tergantung cara cermat rezim pemerintah merespon isu dan tuntutan publik.

Pemerintah harus memiliki sektor kunci sebagai saluran resolusi yang dapat diandalkan. Kepolisian Republik Indonesia (Polri) salah satu institusi strategis yang dapat digunakan oleh rezim pemerintahan Prabowo. Pertanyaannya ialah bagaimana Polri menjadi sektor kunci yang menentukan keberhasilan rezim pemerintahan Prabowo? Jawabannya sangat gambang! Salah satu Asta Cita pemerintahan Prabowo adalah ketahanan pangan. Program pemerintah dalam agenda strategis ketahanan pangan salah satunya ialah program Makan Bergizi Gratis (MBG).

You might also like

Duit Rp480 Miliar Dibawa Gunakan Land Cruiser ke Arena Muktamar NU

Pakar Birokrasi Sekda Lampung Tengah Akhirnya Ditangkap Polisi

Percuma Berharap Ditangkap? ‘Nusron Itu Orang Sakti, Kebal Hukum!

Program MBG sangat berdampak di masyarakat, namun memiliki persoalan yang krusial yaitu keamanan dan kesehatan. Maka Polri harus dilibatkan!

REFLEKSI SATU TAHUN PEMERINTAHAN: POLRI SEKTOR STRATEGIS

Pemerintahan Prabowo sebenarnya diwarisi masalah yaitu krisis kepercayaan publik oleh rezim pemerintahan sebelumnya.

Persoalan ini bukan hanya
sebagai tantangan dan hambatan saja, tetapi juga sebagai peluang untuk pembuktian. Bukti konkrit krisis kepercayaan publik ini ialah adanya tagar #resetIndonesia dan 17+8 Tuntutan Rakyat.

Berdasarkan tagar dan tuntutan rakyat tersebut, maka pemerintah memiliki dua persoalan. Pertama, tata kelola dan kebijakan pemerintah harus dibenahi
secara sistemik. Artinya kebijakan pemerintah tidak menguntungkan segelitir elite dan golongan tertentu.

Kedua, pemerintah memiliki masalah pada integritas dan penyalagunaan kekuasaan. Bukan lagi rahasia umum, akuntabilitas, transparansi dan profesionalitas dalam bidang keamanan dan penegakan hukum di Indonesia.

Tugas Presiden harus dapat mengentaskan persoalan tersebut karena mempengaruhi agenda strategis rezim pemerintahannya.
Pemerintahan saat ini sedang menjalankan program strategis nasional, maka perlu untuk tetap menjaga dan menjamin stabilitas dan akuntabiltas dari publik. Kasus keracunan dan dugaan korupsi dalam program MBG saat ini mengkonfirmasi tagar dan berbagai tuntutan publik.

Terdata sejauh ini sebanyak 5.626 kasus keracunan akibat MBG yang
ditemukan di puluhan kota dan kabupaten yang tersebar di 16 Provinsi.

Kemudian dugaan temuan KPK bahwa anggaran MBG dikorupsi. Hal ini menunjukan adanya celah dalam pengawasan dan pelaksanaan program.

Bahkan publik mempresure program strategis MBG untuk dievaluasi dan diberhentikan. Tentu desakan dan presure ini sebagai pukulan awal rezim pemerintah dalam pelaksanaan program pada agenda strategis nasionalnya.

Maka pemerintahan Prabowo harus memberikan jaminan pada program strategisnya. Pemerintah perlu pertimbangkan untuk melibatkan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Melibatkan Polri dalam program strategis nasional sebagai langkah utama untuk menjaga stabilitas dan akuntabilitas publik. Polri tidak
hanya sebagai benteng, tetapi juga sebagai ujung tombak pemerintah dalam menjamin program strategis nasional.

Keterlibatan Polri untuk menguraikan masalah krisis kepercayaan terhadap
pemerintah terutama pada sektor penegakkan hukum yaitu keamanan dan keadilan. Polri tidak hanya sebagai penjaga integritas atau akuntabilitas, namun memberikan jaminan dan kepastian keadilan dan keamanan.

PERAN POLRI DALAM KEAMANAN DAN KEADILAN

Memastikan keadilan dan keamanan dalam program strategis nasional Prabowo adalah tujuan utama keterlibatan Polri. Sebagai penegak hukum, Polri akan mengawal program pemerintah melalui dua cara. Pertama, Polri melakukan early warning system untuk mendeteksi potensi penyimpangan, penyelewengan, atau ancaman keamanan sejak dini.

Peran tersebut karena Polri memiliki isntrumen lengkap seperti Satuan Kerja Intelkam, Kortas Tipikor, Bareskrim. Instrumen Polri dapat melakukan deteksi dini dan pengawasan terhadap penyelewengan dana dari program strategis nasional. Peran ini memungkinkan zero masalah keracunan dan sunat anggaran program MBG.

Kedua, supremasi hukum. Polri memiliki tugas untuk menjamin keamanan dan keadilan, maka Polri harus melakukan penegakkan hukum yang berorientasi
humanis, bukan represif dengan fokus pemberantasan korupsi dan menjamin kebebasan sipil.

Dalam pemberantasan korupsi, pemerintah harus mendukung dan
memberikan ruang kepada Polri dalam proses legislasi RUU Perampasan Aset oleh DPR dan bersinergi dengan Kejaksaan/KPK dalam penindakan kasus
korupsi.

Sementara dalam memberikan jaminan kebebasan sipil, Polri menjadi bagian penting dalam melindungi hak-hak warga negara dalam menyampaikan
pendapat (demonstrasi) sesuai UU, dengan mengedepankan negosiasi dan pendekatan humanis sebagai protokol utama.

Maka sebenarnya, kasus keracunan dalam program MBG akibat dari
sempitnya peran keamanan dan keadilan. Keracunan tidak sekedar sebagai masalah rendahnya standar kebersihan/higienis dan pengawasan kualitas bahan baku. Namun karena tidak adanya pengawasan dan pengontrolan yang
aman dan terukur terhadap rantai program MBG.

PRESIDEN PERLU REFORMASI KULTURAL PADA POLRI

Walaupun dalam artikel ini Polri didorong untuk terlibat dalam agenda program strategis, tetapi Polri perlu untuk dipastikan telah sesuai tuntutan publik. Pemerintah harus melakukan reformasi kultural pada Polri agar kepercayaan publik kepada pemerintah meningkat.

Reformasi kultural merupakan self correction. Polri dalam menjaga keamanan dan penegakkan keadilan harus bergeser dari alat keamanan yang bersifat memaksa (koersif), menuju supremasi nilai sipil yaitu fasilitator pelayanan hukum dan pelayanan publik (humanis).

Reformasi kultural pada Polri dapat dilakukan melalui dua bentuk yaitu
akuntabiltas internal dan kolaborasi eksternal. Akuntabiltas internal, bahwa Polri harus mereformasi diri dengan zero toleransi terhadap pelanggaran kode etik untuk perbaikan citra publik. Polri harus melakukan penguatan pada Propam dengan anggaran dan
independensi untuk menindak pimpinan dan anggota yang bermasalah.

Kolaborasi eksternal yaitu Polri harus dapat bersinergi dan berkolaborasi dalam perbaikan kelembagaan secara aktif dan transparan. Oleh sebab itu,
Pemerintah harus memfasilitasi termasuk dengan Komisi Reformasi Polri Independen (jika dibentuk) untuk mentransformasi Polri baru yaitu berbudaya humanis.

Jadi keberhasilan rezim Prabowo kedepan dengan agenda strategisnya dapat diukur dari kemampuannya memenuhi dahaga publik. Respon pemerintah menentukan kepuasaan dan kesukaan publik kepada rezim pemerintah.

Termasuk cara mencegah dan mendeteksi persoalan dalam pelaksaaan kebijakan strategis pemerintah. Jadi Polri tidak hanya membantu mengamankan program pemerintah, tetapi juga secara fundamental memulihkan krisis kepercayaan publik.[]

Dr.Tasrif M.Saleh.,SH., MH.
Penasihat Inpoin Center dan Akademisi Universitas Jayabaya

Tags: AkademisiJayabayaUniversitas
Previous Post

Meneguhkan Desain KONSTITUSIONAL POLRI, Dr Bachtiar-Ketua APHTN-HAN Wilayah Banten-Dosen FH UNPAM

Next Post

Diundang Kedubes Rusia, Wilson Lalengke Akan Mengikuti Seminar Internasional terkait Konflik Rusia-Ukraina

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

Duit Rp480 Miliar Dibawa Gunakan Land Cruiser ke Arena Muktamar NU
Opini

Duit Rp480 Miliar Dibawa Gunakan Land Cruiser ke Arena Muktamar NU

by Tegar News
23 September 2026
Pakar Birokrasi Sekda Lampung Tengah Akhirnya Ditangkap Polisi
Opini

Pakar Birokrasi Sekda Lampung Tengah Akhirnya Ditangkap Polisi

by Tegar News
21 September 2026
Percuma Berharap Ditangkap? ‘Nusron Itu Orang Sakti, Kebal Hukum!
Opini

Percuma Berharap Ditangkap? ‘Nusron Itu Orang Sakti, Kebal Hukum!

by Tegar News
17 September 2026
Mengenal Fahd El Fouz, Raja Korupsi Negeri Ini – Dua kali Dipenjara, Masih Dikasih Jabatan Strategis!
Opini

Mengenal Fahd El Fouz, Raja Korupsi Negeri Ini – Dua kali Dipenjara, Masih Dikasih Jabatan Strategis!

by Tegar News
17 September 2026
Kasus Hidup Lagi! Jokowi Gagal Lindungi Ahmad Ali
Opini

Kasus Hidup Lagi! Jokowi Gagal Lindungi Ahmad Ali

by Tegar News
14 September 2026
Next Post
Diundang Kedubes Rusia, Wilson Lalengke Akan Mengikuti Seminar Internasional terkait Konflik Rusia-Ukraina

Diundang Kedubes Rusia, Wilson Lalengke Akan Mengikuti Seminar Internasional terkait Konflik Rusia-Ukraina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Raperda Perubahan APBD 2025 Kabupaten Pemalang: Fokus Pada Infrastruktur Dan Transparansi

Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Raperda Perubahan APBD 2025 Kabupaten Pemalang: Fokus Pada Infrastruktur Dan Transparansi

31 Mei 2026
Aktivis Laporkan Dugaan Korupsi Dana BOP PKBM Lebak ke KPK, Soroti PKBM Fiktif dan Oknum Dinas

Aktivis Laporkan Dugaan Korupsi Dana BOP PKBM Lebak ke KPK, Soroti PKBM Fiktif dan Oknum Dinas

9 Oktober 2025

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

Dokter Tifa Ungkap Ada Dua Jokowi: Satu Mulyono Jadi Presiden, Satu Joko Widodo Pernah Kuliah di UGM
Nasional

Dokter Tifa Ungkap Ada Dua Jokowi: Satu Mulyono Jadi Presiden, Satu Joko Widodo Pernah Kuliah di UGM

24 September 2026
Dirjen Pajak Minta Perombakan Pejabat Era Purbaya Dibatalkan, Ada Apa?
Info Publik

Dirjen Pajak Minta Perombakan Pejabat Era Purbaya Dibatalkan, Ada Apa?

24 September 2026
Sidang MK Memanas: Penggugat Tuding Ada Manipulasi PKPU Syarat Pencalonan Gibran, Hakim Cecar KPU dan Bawaslu
Hukum

Sidang MK Memanas: Penggugat Tuding Ada Manipulasi PKPU Syarat Pencalonan Gibran, Hakim Cecar KPU dan Bawaslu

24 September 2026
Diduga Lamban Ditangani di IGD RS Hermina Cilegon – Ketum GWI Soroti Respons Pelayanan Korban Laka Lantas
Info Daerah

Diduga Lamban Ditangani di IGD RS Hermina Cilegon – Ketum GWI Soroti Respons Pelayanan Korban Laka Lantas

24 September 2026
Tidak Hanya Wacana!  Prabowo Kumpulkan Menteri, Pendidikan Negeri Gratis Dibahas dalam Ratas
Pemerintahan

Tidak Hanya Wacana! Prabowo Kumpulkan Menteri, Pendidikan Negeri Gratis Dibahas dalam Ratas

24 September 2026
Oknum Pengacara yang Diberi Kuasa Diduga Kuat Tak Pernah Datangi Bank Jateng, dan Ancam Tuntut Kliennya
Info Publik

Oknum Pengacara yang Diberi Kuasa Diduga Kuat Tak Pernah Datangi Bank Jateng, dan Ancam Tuntut Kliennya

24 September 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News