Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Dokumen Girik C No 1350 atas Nama Aliyas Bin Aing Hilang, Dua Kelurahan di Bekasi Saling Lempar Tanggung Jawab

Dokumen Girik C No 1350 atas Nama Aliyas Bin Aing Hilang, Dua Kelurahan di Bekasi Saling Lempar Tanggung Jawab

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
  • visibility 110
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Bekasi, 13 Oktober 2025| Dugaan hilangnya dokumen tanah Girik C No. 1350 atas nama Aliyas Bin Aing dilaporkan ke Ombudsman Republik Indonesia. Laporan diajukan oleh kuasa ahli waris, H.M. Sulaeman, dan didampingi pimpinan redaksi Sahabat Bhayangkara Indonesia (SBI), Agung.

Pengaduan berawal dari pencarian dokumen dasar kepemilikan tanah milik almarhum Aliyas Bin Aing. Namun, hasil penelusuran menunjukkan dua kelurahan terkait, yakni Kelurahan Kayuringin Jaya dan Kelurahan Marga Jaya, tidak memiliki data tersebut.

Dalam surat resminya, Kelurahan Kayuringin Jaya menyatakan bahwa Girik C No. 1350 tidak tercatat di register mereka. Mereka beralasan bahwa wilayah tersebut merupakan hasil pemekaran dari Kelurahan Marga Jaya pada 1983.

Sebaliknya, Kelurahan Marga Jaya menyebut seluruh arsip administrasi, termasuk dokumen pertanahan, telah diserahkan kepada Kelurahan Kayuringin Jaya sejak pemekaran berlangsung.

“Kami meminta penjelasan ke dua kelurahan, tetapi yang muncul justru saling lempar tanggung jawab,” kata H.M. Sulaeman.

Laskar Bayangkara News (LBN) mencatat, hilangnya data ini menimbulkan dugaan maladministrasi. Laporan resmi diajukan ke Ombudsman RI untuk memastikan ada atau tidaknya kelalaian aparatur dalam pengelolaan arsip pertanahan.

Selain itu, LBN menyoroti Putusan Mahkamah Agung Nomor 2669 K/Pdt/2014, yang menyatakan tanah tersebut adalah milik sah almarhum Aliyas Bin Aing. Tanah itu diperoleh melalui jual beli yang legal dan belum pernah dialihkan kepada pihak lain, serta masih dikuasai oleh ahli waris.

LBN menyatakan akan terus menelusuri keberadaan dokumen tersebut. Investigasi lanjutan direncanakan dengan melibatkan Kantor Pertanahan Kota Bekasi (BPN), pihak kelurahan, dan ahli waris.

Pelaporan ke Ombudsman RI diharapkan dapat membuka titik terang atas hilangnya catatan Girik C No. 1350 dan memastikan hak ahli waris tidak terabaikan.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: SBI

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Geram! “Benyamin Minta Pelaku Pelecehan Siswa SD di Tangsel di Hukum Berat.”

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 94
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Tangerang Selatan, 24 Januari 2026| Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menyampaikan kegeramannya atas kejadian pelecehan seksual yang terjadi di salah satu Sekolah Dasar (SD) Negeri di Tangsel. “Saya hadir ke sini untuk menguatkan dan memberikan pengarahan kepada sekolah dan jajaran guru. Saya sudah koordinasi juga dengan Kapolres, semuanya lagi ditempuh proses hukum.Tapi kalo […]

  • Merajut Persaudaraan, Membangun Ekonomi: Ketua DPD GMOCT Jateng Dampingi Ketua KSP Makmur Mandiri di Acara Adat Batak Semarang

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 137
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Semarang, 13 Juli 2025| (GMOCT)-Ketua KSP Makmur Mandiri, Drs. Tumbur Naibaho, MM, turut serta dalam acara adat Batak Mangain Boru, Marhata Sinamot dohot Maria Raja di Sopo Godang HKBP Kertanegara, Semarang. Acara adat yang merupakan rangkaian pernikahan Doinus Hilarius Hot Raja Girsang, BA dan Dinda Sri Estu br. Tumanggor, S. Hub. Int. (yang akan dilangsungkan […]

  • PPWI dan Dubes Aljazair Gelar Pertemuan Silaturahmi Bahas Kerja Sama Sosial Budaya

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 154
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 8 Januari 2026| Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) menggelar pertemuan khusus dengan Duta Besar Republik Demokratik Rakyat Aljazair untuk Indonesia, Yang Mulia Dr. Abdelouahab Osmane. Pertemuan berlangsung pada Rabu malam, 7 Januari 2026, pukul 19.00 WIB, di Jakarta, dengan format makan malam bersama yang berlangsung selama dua jam. […]

  • Patroli Dini Hari SAT SAMAPTA Polres Bogor Bubarkan Geng Motor Dan Amankan Barang Bukti

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 105
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Guna menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Bogor, Sat Samapta Polres Bogor melaksanakan kegiatan Patroli Jam Kecil yang menyasar titik-titik rawan kejahatan jalanan, khususnya pada malam hingga dini hari, (3/7). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasat Samapta AKP Yogi Nugraha, S.E., M.H., didampingi Perwira Pengawas IPDA R. Pamungkas dan KBO Samapta IPDA Eka Dutabaliawan, dengan […]

  • Mantan Sekretaris Kementerian BUMN: Said Didu, Melontarkan Kritik Pedas Terhadap Ketua Dewan Ekonomi Nasional (LBP)

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 168
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 22 Desember 2025| Said menilai, sikap Luhut yang lebih mengedepankan konfirmasi dari pihak China soal Bandara IMIP di Morowali, ketimbang pejabat dalam negeri merupakan alarm bahaya bagi kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Kritik keras ini dipicu oleh respons Luhut terhadap pernyataan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengenai adanya fenomena “republik dalam republik” atau indikasi penguasaan wilayah […]

  • Indikasi Penyimpangan RTLH Pagintungan : Aliran Dana ke Rekening Kades Jadi Sorotan!

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 424
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Serang, 19 November 2025| Dugaan penyimpangan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Pagintungan, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, terus menguat setelah warga menemukan sejumlah kejanggalan dalam penyaluran bantuan. Program yang dibiayai Baznas Kabupaten Serang dengan total anggaran sekitar Rp500 juta untuk 20 unit rumah itu dipertanyakan karena material yang diberikan tidak sesuai standar, sementara […]

expand_less