Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Oknum Aparat dan Kades Diduga Suplai Solar ke PLTMH di Cibeber

Oknum Aparat dan Kades Diduga Suplai Solar ke PLTMH di Cibeber

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
  • visibility 108
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Lebak, 11 November 2025| Proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di aliran Sungai Ci Madur, Desa Warung Banten, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, kembali disorot.

Proyek energi hijau yang digarap PT Dwipa Engineering Construction bersama investor asal Norwegia, Tinfos Hydropower Solution, kini diwarnai dugaan keterlibatan oknum aparat penegak hukum berinisial C dalam pasokan bahan bakar solar.

Informasi yang dihimpun menyebut solar tersebut disuplai diduga secara tidak resmi, tanpa izin, Dugaan ini memunculkan pertanyaan serius mengenai legalitas bahan bakar yang digunakan di proyek strategis tersebut.

“Kami mendapatkan laporan bahwa ada oknum aparat hukum berinisial C yang menjadi pemasok solar untuk proyek PLTMH. Kalau benar solar itu ilegal, maka ini bukan hanya pelanggaran etik, tapi sudah masuk ranah pidana,” ujar Mukhsin Nasir, Sekretaris Jenderal Matahukum, Senin (10/11/2025).

Mukhsin menilai keterlibatan aparat hukum dalam kegiatan bisnis proyek publik merupakan bentuk penyalahgunaan jabatan dan konflik kepentingan.

“Harusnya aparat menegakkan aturan, bukan justru ikut bermain dalam bisnis yang mereka awasi. Ini preseden buruk bagi penegakan hukum,” tegasnya.

Selain oknum aparat C, Mukhsin juga menyoroti dugaan peran Kepala Desa Warung Banten, yang disebut ikut mengatur pasokan logistik proyek melalui CV Putra Bujangga, perusahaan miliknya.

“Kalau benar kepala desa terlibat, itu jelas melanggar Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, karena menimbulkan konflik kepentingan,” ujarnya.

Matahukum meminta Kejaksaan Tinggi Banten, Ditreskrimsus Polda Banten, dan untuk turun tangan menelusuri aliran distribusi solar tersebut.

“Kejaksaan perlu menelusuri unsur penyalahgunaan wewenang, sedangkan kepolisian harus memastikan apakah solar itu diperoleh secara sah. Jangan sampai proyek hijau justru dijalankan dengan cara ilegal,” kata Mukhsin.

Mukhsin menilai isu terhadap wartawan juga sebagai upaya pengalihan perhatian dari pokok persoalan.

“Fokusnya jangan ke wartawan. Yang harus diusut adalah keterlibatan oknum aparat dan aliran solar ilegal di proyek ini,” tegasnya.

“Matahukum meminta penegak hukum menindak tegas siapa pun yang bermain di balik proyek PLTMH. Proyek energi bersih tak boleh dicemari praktik kotor,” pungkasnya.

Sampai berita ini di terbitkan, awak media masih berupaya untuk mengkonfirmasi pihak-pihak terkait, guna mendapatkan keterangan dan informasi lebih lanjut.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kecaman Amnesty Internasional Dunia Kepada Indonesia

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 166
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 25 Desember 2025| Amnesty International Indonesia mengkritik klaim pemerintah pusat, yang menyatakan Indonesia mampu menangani sendiri bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh serta sejumlah wilayah Sumatera Utara dan Sumatera Barat tanpa bantuan internasional. Amnesty menilai, klaim tersebut tidak sesuai dengan kondisi faktual di lapangan dan berpotensi menimbulkan pelanggaran hak asasi manusia (HAM). […]

  • Proyek Drainase di Tunjung Teja Serang Disorot, Diduga Asal-Asalan dan Tidak Sesuai Standar

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 68
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kabupaten Serang, 24 November (GMOCT)| Proyek pembangunan drainase sepanjang 98 meter di Kp. Tunjung Pasar RT.03 RW.01, Desa Tunjung Teja, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, Banten, menuai sorotan tajam. Proyek yang menelan anggaran Rp. 108.011.828,- dari Sumber Dana Desa (DDS) tahun 2025 ini dikerjakan secara swakelola oleh Desa Tunjung Teja, namun kualitasnya dipertanyakan. Tim media […]

  • Kepedulian Dunia Usaha di Tengah Bencana, Ketua FPRB Pebayuran Apresiasi PT Dela Pertamina INF 1

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle Husen
    • visibility 70
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 21 Januari 2026- Di tengah musibah jebolnya tanggul irigasi BKG 15 yang berlokasi di Kelurahan Kertasari, Kecamatan Pebayuran, kepedulian berbagai pihak menjadi harapan baru bagi masyarakat, khususnya para petani. Tanggul irigasi tersebut jebol akibat tingginya curah hujan dan meningkatnya debit air dalam beberapa hari terakhir, Selasa (20/01/2026). Di saat kondisi di […]

  • Giat Bhabinkamtibmas Polsek Cisarua, Kontrol Pos Kamling Dan Sampaikan Pesan Kamtibmas

    • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 94
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, jajaran Polsek Cisarua Polres Bogor terus mengintensifkan kegiatan sambang dan patroli ke pos keamanan lingkungan (pos kamling) yang ada di wilayah desa binaan. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Citeko, Bripka Apep Alimudin, pada Sabtu malam (28/06/2025). Kegiatan sambang dan kontrol siskamling tersebut […]

  • Nasabah Masih Bayar Cicilan, Tapi Rumah Tetap Dilelang Bank Mandiri, Nasabah Lapor ke LPK-RI

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 79
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pemalang, 01 Nopember 2025| Seorang nasabah Bank Mandiri Cabang Pemalang melaporkan kasusnya ke Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPK-RI) setelah menerima surat pemberitahuan lelang rumah dari pihak bank. Padahal, nasabah tersebut mengaku masih aktif membayar cicilan kredit sebesar Rp1 juta per bulan dan sudah melakukannya selama 17 bulan berturut-turut, Pukul 08:00 WIB, 1 November 2025. […]

  • Warga Tegal Alur Minta Jembatan Yang Dibongkar Dibangun Kembali

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 102
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 25 Agustus 2025| Warga RT 002 dan RT 005 di wilayah RW 02 Kel Tegal Alur Kec Kalideres Jakbar, meminta agar jembatan di tempat mereka yang dibongkar segera diperbaiki. Dayat (42) warga RT 002/02 mengatakan bahwa jembatan yang dibongkar tersebut sudah terjadi sekitar satu tahun. Akibatnya, membuat warga jadi memutar cukup jauh jika melewati […]

expand_less