Breaking News
light_mode
Home » Info Narkoba » Maraknya Peredaran Toko Obat Terlarang di Bekasi, Pengawasan Hukum Dipertanyakan?

Maraknya Peredaran Toko Obat Terlarang di Bekasi, Pengawasan Hukum Dipertanyakan?

  • account_circle Rls/M.Ifsudar
  • calendar_month Ming, 23 Nov 2025
  • visibility 361
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Bekasi, 24 November 2025| Maraknya penjual obat ilegal seperti kebal hukum kembali menjadi sorotan. Meski sebelumnya diperkirakan akan ditutup secara permanen, beberapa toko justru kembali beroperasi dengan penjaga yang berbeda. Salah satu lokasi yang ditemukan berada di Jl.Cama Raya No 24 Jatibening Kecamatan Pondok Gede.

Saat tim media dan warga mencoba datang mengunjungi tempat tersebut benar saja penjaga yang ditemui bukanlah orang yang sama seperti sebelumnya. “Yang dulu sedang istirahat di belakang,” ujar salah satu penjaga toko yang baru. Ia mengakui bahwa toko tersebut kembali buka dan beroperasi seperti biasa. Aktivitas penjualan obat golongan G tanpa izin ini kini makin masif dan seolah tak terbendung.

Minimnya Tindakan Tegas dari Aparat serta pihak Kelurahan dan Kecamatan.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Pemerintah Kota Bekasi dan Polres Metro Bekasi dinilai belum mengambil langkah tegas untuk mencegah meluasnya peredaran obat-obatan yang dapat disalahgunakan.

Keberadaan toko-toko yang menyamar sebagai usaha resmi seperti penjual parfum, konter pulsa, dan toko sembako menjadi modus umum untuk mengelabui pihak berwenang.

Dampak Sosial dan Ancaman Pidana

Obat-obatan seperti Tramadol, Eximer, bahkan Alphazolam yang termasuk dalam golongan narkotika ringan ditemukan dijual bebas. Penyalahgunaan obat ini sering kali berkaitan dengan peningkatan tindakan kriminal, mulai dari perkelahian antarremaja hingga kekerasan seksual.

Praktik ini jelas melanggar hukum yang ada diindoanesia sesuai dengan UU Kesehatan No. 36 Tahun 2009. Berdasarkan Pasal 197 dan 198, pelaku dapat dikenai hukuman penjara hingga 15 tahun serta denda maksimal Rp1,5 miliar.

Terdapat dugaan kuat adanya pihak-pihak tertentu yang melindungi bisnis ilegal ini. Ironisnya, kegiatan tersebut terus berlangsung tanpa hambatan di wilayah hukum Polres Metro Bekasi. Sampai berita ini dirilis, belum ada laporan resmi mengenai penutupan ataupun penangkapan terkait aktivitas ilegal tersebut.[]

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pungutan Liar Program PTSL di Desa Cipinang, Majalengka: Rp 200.000 dengan Alasan “Ngopi”?

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 170
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Majalengka, Jawa Barat| Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang digadang-gadang gratis oleh Kementerian ATR/BPN, justru menimbulkan polemik di Desa Cipinang, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka. Warga setempat mengeluhkan pungutan biaya pembuatan sertifikat tanah yang mencapai Rp 200.000 per bidang, ditambah dua materai. Informasi ini didapat oleh Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT) dari media […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Cijeruk Rutin Sambangi Warga Desa Wates Jaya untuk Pererat Hubungan Dan Cegah Gangguan Kamtibmas

    • calendar_month Rab, 4 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 103
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Bhabinkamtibmas Polsek Cijeruk, Polres Bogor, Polda Jabar, Aiptu Addi Santika, melaksanakan kegiatan sambang kepada warga di wilayah Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, pada Rabu (4/6/2025). Kegiatan sambang ini direncanakan menjadi rutinitas dalam rangka mendekatkan diri dengan masyarakat serta mendeteksi dini potensi gangguan keamanan di wilayah hukum Polsek Cijeruk. Aiptu Addi Santika menyampaikan […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Ciampea Hadiri Pengajian 1 Muharam & Santunan Yatim, Sampaikan Pesan Kamtibmas

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle Rls/Res
    • visibility 86
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Dalam rangka menjalin sinergi dan kedekatan dengan masyarakat serta tokoh agama, Bhabinkamtibmas Polsek Ciampea Polres Bogor Aiptu Bagja menghadiri kegiatan keagamaan berupa pengajian rutin sekaligus peringatan 1 Muharam dan santunan anak yatim yang dilaksanakan di Masjid Jami Al-Ittihad, Jalan Raya Warung Borong RT 004/002, Desa Bojongrangkas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, pada Selasa (08/07/2025). Kegiatan […]

  • Subroto Award 2025: Pertamina Hulu Mahakam Buktikan Nasionalisme Lewat TKDN

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 89
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 30 Oktober 2025| PT. Pertamina Hulu Mahakam (PHM) kembali mengukir prestasi membanggakan di kancah industri energi Nasional. Anak perusahaan Pertamina Hulu Indonesia (PHI) ini berhasil meraih penghargaan bergengsi Subroto Award 2025 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada kategori Penggunaan Produk Dalam Negeri di sektor usaha hulu minyak dan gas bumi. Trofi […]

  • Tak Hadir di Sidang, Empat Desa di Sukakarya Tetap Dilanjutkan ke PA3

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Husen
    • visibility 53
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Bekasi, 3 Desember 2025– Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap keterbukaan informasi, Komisi Informasi (KI) Jawa Barat memulai rangkaian sidang sengketa Informasi Publik awal bulan. Langkah ini menegaskan komitmen lembaga dalam memastikan hak publik atas informasi berjalan sesuai amanat Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP).   Data persidangan menunjukkan bahwa sengketa informasi mayoritas […]

  • Perang Tanpa Peluru di Balik OTT, Catatan Kegelisahan atas Perang Senyap Antar-Penegak Hukum

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 341
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 4 Januari 2026| Tatkala Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap oknum Kejaksaan, misalnya-hal tersebut bukanlah sekadar peristiwa yang berdiri tunggal. Namun, itu sinyal adanya benturan kepentingan antar-lembaga penegak hukum. Isu ini, tak boleh dibaca sebatas ego sektoral semata, atau efek dinamika operasional, itu sich pengecilan isu. Tetapi, ada sesuatu yang […]

expand_less