Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » “Kuningan Caang Harus Dibongkar Total! Klarifikasi PA Wajib Dibuka, Publik Sudah Mengarah pada MR MF!”

“Kuningan Caang Harus Dibongkar Total! Klarifikasi PA Wajib Dibuka, Publik Sudah Mengarah pada MR MF!”

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Rab, 10 Des 2025
  • visibility 63
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Kuningan,10 Desember 2025| Ketua Umum GMOCT sekaligus pemimpin redaksi sahabat bhayangkara Indonesia (kabarsbi.com) Agung Sulistio, mengeluarkan pernyataan paling keras terkait proyek PJU “Kuningan Caang” di Kabupaten Kuningan. Agung menyebut bahwa proyek ini kini bukan lagi sekadar isu teknis, melainkan telah berubah menjadi simbol carut-marut tata kelola yang dibiarkan tanpa jawaban. “Ketika pemerintah bungkam, publik berhak bersuara lantang. Dan saat publik bersuara, pemerintah wajib menjawab!” tegasnya.

Tembakan pertama Agung diarahkan pada akar persoalan: asal-usul program “Kuningan Caang” yang masih gelap gulita. Ia menyebut bahwa hingga hari ini, tidak ada satu pun dokumen resmi yang dibuka ke publik untuk membuktikan bahwa program tersebut lahir dari jalur perencanaan yang benar. “Jika program ini resmi, buktikan. Jika tidak, jangan paksa masyarakat menerima sesuatu yang bahkan dasar hukumnya saja tidak jelas,” ujarnya dengan nada tajam.

Sorotan paling keras dilontarkan Agung terhadap identitas Pengguna Anggaran (PA) yang terus menjadi perbincangan publik. Dugaan masyarakat yang mengarah pada MR MF semakin kencang, dan menurutnya, pemerintah daerah tidak bisa lagi berlindung di balik diam.

“Nama MR MF sudah disebut-sebut di mana-mana. Klarifikasi itu wajib! Jika benar, katakan. Jika tidak benar, jelaskan. Diam sama saja membiarkan publik menyimpulkan sendiri, dan itu jauh lebih berbahaya!” serunya.

Agung kemudian menantang pemerintah untuk menjawab kejanggalan harga melambung tinggi di e-Katalog. Ia menyebut fenomena tersebut sebagai “anomali yang tidak mungkin terjadi tanpa kelalaian serius dalam prosedur”. Menurutnya, harga yang tidak wajar adalah alarm keras yang menunjukkan bahwa proses market check dan verifikasi tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Jangan berlindung di balik kata ‘e-Katalog’. Kalau harganya janggal, prosesnya wajib dibongkar!” tandasnya.

Kritik ekstrem berikutnya diarahkan kepada penunjukan PPK yang dinilai publik tidak memiliki kemampuan teknis memadai. Agung menyebut penunjukan tersebut sebagai kesalahan fatal yang bisa menyeret administrasi pada kehancuran. “Menyerahkan proyek ratusan juta atau miliaran kepada PPK yang tidak menguasai teknis? Itu bukan sekadar kelalaian, itu tindakan yang membahayakan uang rakyat!” katanya.

Terkait fenomena banyaknya CV dengan notaris yang sama, Agung menyebut pola tersebut “terlalu rapi, terlalu seragam, terlalu mencurigakan untuk disebut kebetulan.” Ia menegaskan bahwa pemerintah wajib membuka daftar perusahaan beserta struktur kepemilikannya agar publik tidak terus-menerus dibayangi tanda tanya. “Jika semua legal, buka datanya. Transparansi tidak pernah merugikan pihak yang benar,” ucapnya keras.

Agung juga menuntut pembukaan rekam jejak perusahaan pemenang tender secara total: legalitas, pengalaman proyek, tenaga ahli, hingga riwayat kontrak. Ia menyebut sikap tertutup pemerintah sebagai “sikap defensif yang justru memperbesar kecurigaan publik. “Kalau pemenangnya layak, tunjukkan datanya. Kalau datanya tidak ditunjukkan, jangan salahkan publik jika bertanya: ada apa sebenarnya?” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Agung menyampaikan seruan paling keras: “Bukan hanya PJU-nya yang harus terang prosesnya juga harus terang!” Ia menuntut DPRD untuk menghentikan sikap pasif dan segera merampungkan laporan Pansus yang mangkrak. Ia juga memperingatkan bahwa dugaan pola mirip proyek Jalan Lingkar tidak boleh dianggap sepele. “Ini bukan lagi waktu untuk menunda. Ini waktu untuk membuka semuanya. Jika tidak, publik akan terus bergerak dan kali ini, mereka tidak akan diam.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: SBI

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Metro Tangerang Kota Berbagi Santunan di 1 Muharram 1447 H

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 91
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kota Tangerang| Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah, Polres Metro Tangerang Kota menggelar pengajian sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim dan Pegawai Harian Lepas (PHL). Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al-Fattah Polres Metro Tangerang Kota (7/7). Acara yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Metro Tangerang Kota, AKBP Eko Bagus Riyadi, S.H., S.I.K., […]

  • BPR Artha Tanah Mas Laporkan Dugaan Pelanggaran Fidusia, Terlapor Mangkir Panggilan Polisi

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 190
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Semarang, 20 November 2025| Satreskrim Polrestabes Semarang terus mengusut dugaan tindak pidana pelanggaran Jaminan Fidusia yang dilaporkan oleh BPR Artha Tanah Mas. Laporan yang diajukan oleh Rizky Agus Nugroho pada 16 September 2025, dengan Surat Perintah Penyelidikan Nomor: SP Lidik/1540/IX/RES. 1.11/2025/Satreskrim tertanggal 25 September 2025, ini berfokus pada dugaan pemindahtanganan unit yang masih menjadi objek […]

  • PT SPS 2 Dituntut Transparansi Terkait Sengketa Lahan dan Kematian Buruh

    • calendar_month Ming, 3 Agu 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 81
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Nagan Raya 3 Agustus 2025|(GMOCT)-Ketegangan antara PT SPS 2 dan warga Babahlueng, Nagan Raya, kembali meningkat.Selain sengketa lahan yang belum terselesaikan, perusahaan perkebunan ini juga menghadapi sorotan tajam terkait dugaan kematian buruh. Informasi yang dihimpun Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT), termasuk dari media online Bongkarperkara yang tergabung dalam GMOCT, menunjukkan situasi yang semakin […]

  • Maraknya Peredaran Obat Daftar G Jenis Tramadol & Heximer, Bikin Warga Tenjoayu Resah!

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Rls/Asep
    • visibility 619
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Sukabumi, 30 September 2025| Warga Desa Tenjoayu Kecamatan Cicurug. Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. mengungkapkan kekhawatiran nya terkait adanya dugaan peredaran obat daftar golongan G seperti tramadol dan heximer, yang diperjual belikan secara bebas dari sebuah warung di Simpang Tenjoayu Cicurug Sukabumi. Warga menyatakan kerap menyaksikan transaksi obat-obatan tersebut berlangsung secara diam- diam di kawasan mereka. […]

  • Diduga Beralih Fungsi, Depo Jamu Aqila di Ciomas Jadi Dua Kios Miras, APH Dinilai Tutup Mata!

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle AG
    • visibility 96
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor Raya, 29 November 2025| Aroma dugaan pelanggaran hukum semakin menyengat di Ciomas. Depo Jamu Aqila yang beralamat di Jalan Raya Ciomas No. 320, RT 02 RW 04, Desa Ciomas Rahayu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, diduga tidak lagi menjalankan fungsi aslinya. Lokasi yang dulunya identik dengan jamu kini berubah menjadi dua kios penjualan minuman keras […]

  • TNI-Polri Bersatu Wujudkan Ketahanan Gizi: Dandim 0509 Hadiri Peletakan Batu Pertama SPPG di Bekasi

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Husen
    • visibility 80
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Bekasi] 6 Agustus 2025– Sinergitas TNI-Polri dalam mendukung ketahanan pangan dan gizi nasional kembali ditunjukkan dalam aksi nyata. Pada Rabu (6/8/2025), bertempat di Jl. Bhayangkara, Kp. Bulak RT 03/03, Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, dilaksanakan Ground Breaking dan Peletakan Batu Pertama pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam wilayah hukum Polres Metro […]

expand_less