Kamis, November 5, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Nasional Sejarah

Kusni Kasdut: Dari Pejuang Kemerdekaan Hingga Perampok Legendaris yang Mati di Ujung Laras Senapan

Chairul Husen by Chairul Husen
16 Desember 2025
in Sejarah
0
Kusni Kasdut: Dari Pejuang Kemerdekaan Hingga Perampok Legendaris yang Mati di Ujung Laras Senapan
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id-Jakarta, 16 Desember 2025| Pada pagi yang muram, Sabtu, 16 Februari 1980, Indonesia menutup salah satu bab paling kelam dalam sejarah kriminalnya. Di hadapan regu tembak, seorang pria bernama Ignatius Waluyo alias Kusni Kasdut, yang pernah disebut sebagai Robin Hood-nya Indonesia, menjemput ajalnya dengan dada tegap. Ia berusia 51 tahun dan telah menjalani hidup yang lebih mirip legenda daripada sekadar biografi.

Kusni Kasdut adalah sosok yang penuh ironi: seorang pejuang kemerdekaan yang berubah menjadi penjahat legendaris, antara darah pahlawan dan noda kriminal, antara keberanian dan keputusasaan. Kisah hidupnya bukan hanya cerita tentang kejahatan, tapi juga tentang nasib seorang rakyat kecil yang terbuang setelah revolusi usai.

You might also like

Pemadam Api Berbahan Kulit Singkong Ternyata Temuan Warga Cirebon Yang Diabaikan Negara, Bukan Ide Polri?

Juru Rawat Situs Awaspaninggal di Desa Sukaharja Akan Diberikan SK oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor

Musnid ad-Dunya! Mengenal Syekh Yasin Al-Fadani, Ulama Keturunan Padang yang Menjadi Guru Para Ulama Hadis Dunia di Mekkah

Fase I: Pejuang Kemerdekaan (1945–1949)

Lahir di Blitar, Jawa Timur, pada Desember 1929, Kusni adalah anak petani miskin yang hidup di jalanan Malang. Saat proklamasi berkumandang, ia tak ragu ikut mengangkat senjata bersama Laskar Rakyat, bahkan turut serta dalam Pertempuran 10 November di Surabaya, salah satu bab heroik bangsa ini.

Dengan nama asli Waluyo, ia tergabung dalam kelompok laskar yang berafiliasi dengan Tentara Keamanan Rakyat (TKR). Kusni dikenal cerdik dalam taktik gerilya dan piawai dalam “pertempuran ekonomi” merampok hartawan untuk membiayai perjuangan. Ia percaya bahwa tindakan itu bukan kejahatan, melainkan bentuk pengorbanan bagi republik muda yang berdarah-darah.

Namun, setelah perang usai, nasib tidak berpihak padanya. Ia gagal diterima sebagai anggota resmi TNI karena luka tembak di kakinya. Dalam dunia yang ia bantu bebaskan, Kusni justru terpinggirkan. Dari sinilah luka batin itu tumbuh rasa kecewa yang akhirnya menuntunnya ke jalan gelap.

Fase II: Dari Veteran ke Dunia Hitam (1953–1961)

Kehidupan pasca-revolusi tak pernah mudah bagi mereka yang tak diakui. Kusni, yang dulu berjuang demi kemerdekaan, kini berjuang demi bertahan hidup. Tahun 1953, ia mulai menapaki jalan kriminal.

Kasus besar pertamanya mengguncang negeri: perampokan disertai pembunuhan terhadap saudagar keturunan Arab bernama Ali Badjened di Surabaya pada 11 Agustus 1953. Dari situlah nama Kusni Kasdut mencuat dan menjadi momok bagi kepolisian.

Namun puncak dari kisah legendarisnya terjadi pada 31 Mei 1961. Dengan penyamaran luar biasa, Kusni dan kelompoknya menyusup ke Museum Nasional (Museum Gajah) di Jakarta dengan berpakaian seperti polisi dan mengendarai jip resmi. Mereka melumpuhkan penjaga dan menggondol 11 butir berlian permata yang nilainya tak ternilai milik negara, milik sejarah. Aksi ini bukan hanya kriminal, tapi teatrikal; sebuah kejahatan yang digarap dengan disiplin seorang veteran perang.

Fase III: Si Kancil Penjara dan Pertobatan (1969–1980)

Setelah bertahun-tahun menjadi buronan, Kusni akhirnya tertangkap di Semarang ketika mencoba menjual berlian hasil rampokan. Tahun 1969, Pengadilan Negeri Semarang menjatuhkan vonis hukuman mati.

Namun kisahnya tidak berhenti di ruang sidang. Ia dijuluki “Si Kancil” karena kelihaiannya meloloskan diri dari penjara delapan kali kabur, termasuk dari Lapas Cipinang pada 10 September 1979, yang membuat seluruh negeri geger. Namun nasib kembali menangkapnya di Surabaya, 17 Oktober 1979.

Selama menunggu eksekusi, Kusni menemukan sisi lain dari dirinya. Ia memeluk agama Katolik dan dibaptis dengan nama Ignatius. Waktu di penjara ia habiskan dengan melukis, membuat karya dari pelepah pisang, dan menulis refleksi hidup. Ia bahkan memohon grasi kepada Presiden Soeharto, namun ditolak.

Dan pada pagi 16 Februari 1980, suara letusan senapan memecah kesunyian. Tubuh Kusni Kasdut rebah namanya tetap hidup sebagai simbol paradoks antara pahlawan dan penjahat, antara keadilan dan keputusasaan.

Kusni Kasdut meninggalkan warisan kisah yang mengguncang nurani bangsa: tentang bagaimana sistem bisa melahirkan pahlawan sekaligus menghancurkannya. Ia berjuang demi kemerdekaan, lalu mati karena kejahatan dua sisi mata uang yang sama dari sejarah Indonesia yang tak pernah sepenuhnya hitam atau putih.[]

#KusniKasdut #RobinHoodIndonesia #SejarahKriminal #PejuangYangTerlupakan #MuseumGajah1961 #TragediRevolusi #KisahLegendaris

Tags: IndonesiaKriminalRobinHoodSejarah
Previous Post

Tiga Wartawan AKPERSI DPC Kabupaten Bogor Diduga Dilecehkan Oknum Pelaksana Proyek Turap di Balaraja

Next Post

Jalur KKA Bener Meriah–Aceh Utara Ditutup Sementara, Perbaikan Longsor Terus Dikebut

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

Pemadam Api Berbahan Kulit Singkong Ternyata Temuan Warga Cirebon Yang Diabaikan Negara, Bukan Ide Polri?
Sejarah

Pemadam Api Berbahan Kulit Singkong Ternyata Temuan Warga Cirebon Yang Diabaikan Negara, Bukan Ide Polri?

by Tegar News
29 Agustus 2026
Juru Rawat Situs Awaspaninggal di Desa Sukaharja Akan Diberikan SK oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor
Sejarah

Juru Rawat Situs Awaspaninggal di Desa Sukaharja Akan Diberikan SK oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor

by Tegar News
18 Agustus 2026
Musnid ad-Dunya! Mengenal Syekh Yasin Al-Fadani, Ulama Keturunan Padang yang Menjadi Guru Para Ulama Hadis Dunia di Mekkah
Sejarah

Musnid ad-Dunya! Mengenal Syekh Yasin Al-Fadani, Ulama Keturunan Padang yang Menjadi Guru Para Ulama Hadis Dunia di Mekkah

by Chairul Husen
4 Maret 2026
Imam Besar Masjidil Haram Pertama Asal Jakarta! Inilah Syekh Junaid Al-Batawi, Gurunya Segala Ulama Besar di Indonesia
Sejarah

Imam Besar Masjidil Haram Pertama Asal Jakarta! Inilah Syekh Junaid Al-Batawi, Gurunya Segala Ulama Besar di Indonesia

by Chairul Husen
4 Maret 2026
Imam Besar Masjidil Haram dari Banten! Inilah Syekh Nawawi al-Bantani, Guru Para Pendiri NU dan Muhammadiyah yang Mendunia
Sejarah

Imam Besar Masjidil Haram dari Banten! Inilah Syekh Nawawi al-Bantani, Guru Para Pendiri NU dan Muhammadiyah yang Mendunia

by Chairul Husen
1 Maret 2026
Next Post
Jalur KKA Bener Meriah–Aceh Utara Ditutup Sementara, Perbaikan Longsor Terus Dikebut

Jalur KKA Bener Meriah–Aceh Utara Ditutup Sementara, Perbaikan Longsor Terus Dikebut

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Miris! Bendera Merah Putih Yang Lusuh dan Sobek Dibiarkan Berkibar Didepan Kantor Desa Palasari

Miris! Bendera Merah Putih Yang Lusuh dan Sobek Dibiarkan Berkibar Didepan Kantor Desa Palasari

3 Desember 2025
Sinergi Lintas Lembaga Menguat, Kejaksaan Negeri Kota Bogor Aktif Jaga Kamtibmas Jelang Idul Fitri 1447 H

Sinergi Lintas Lembaga Menguat, Kejaksaan Negeri Kota Bogor Aktif Jaga Kamtibmas Jelang Idul Fitri 1447 H

20 Maret 2026

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

2,5 Bulan Berlalu, Kasus Upah Pungut Bappeda Kabupaten Bogor Belum Ada Tersangka?
Info Korupsi

2,5 Bulan Berlalu, Kasus Upah Pungut Bappeda Kabupaten Bogor Belum Ada Tersangka?

5 November 2026
Jokowi Bersaksi Hari Ini, PSI Kerahkan Ribuan  Kader Kawal Sidang Ijazah Palsu
Nasional

Jokowi Bersaksi Hari Ini, PSI Kerahkan Ribuan Kader Kawal Sidang Ijazah Palsu

5 November 2026
Kasus Penyadapan Ilegal, Presiden Prabowo Sampaikan Keprihatinan Mendalam
Nasional

Kasus Penyadapan Ilegal, Presiden Prabowo Sampaikan Keprihatinan Mendalam

5 November 2026
Pemkab Bogor Siapkan Pelebaran Jalan Laladon 1KM Pada 2027, Urai Kemacetan Menuju Kota Bogor
Info Daerah

Pemkab Bogor Siapkan Pelebaran Jalan Laladon 1KM Pada 2027, Urai Kemacetan Menuju Kota Bogor

5 November 2026
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Diperiksa KPK 5 Jam, Kasus Dugaan Suap Buka Blokir HGB Lahan Summarecon di Bogor
Info Korupsi

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Diperiksa KPK 5 Jam, Kasus Dugaan Suap Buka Blokir HGB Lahan Summarecon di Bogor

5 November 2026
Istana Copot Listyo Sigit dari KSP Setalah Jadi Tersangka Penyadapan Presiden
Nasional

Istana Copot Listyo Sigit dari KSP Setalah Jadi Tersangka Penyadapan Presiden

4 November 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News