Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Kawasan Industri Pupuk Fakfak Dinilai Perkuat Ekonomi Papua Barat

Kawasan Industri Pupuk Fakfak Dinilai Perkuat Ekonomi Papua Barat

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
  • visibility 76
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Papua Barat, 23 Januari 2026| Pembangunan Kawasan Industri Pupuk (KIP) Fakfak di Papua Barat dinilai sebagai langkah strategis untuk mendorong transformasi ekonomi Indonesia Timur. Proyek ini diyakini mampu menciptakan efek domino positif yang berkelanjutan melalui penguatan sektor hulu, hilir, serta aktivitas ekonomi lokal.

Peneliti dan Pengajar Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan (SPPB) Universitas Indonesia, Mohamad Dian Revindo, menilai industri pupuk di Fakfak sejalan dengan agenda pembangunan ekonomi yang lebih berkeadilan. Selama ini, struktur ekonomi Papua masih didominasi sektor ekstraktif dengan nilai tambah yang relatif rendah.

“Rencana pemerintah membangun industri pupuk di Fakfak dapat dipandang sebagai langkah strategis dalam mendorong pembangunan ekonomi yang lebih berkeadilan, melalui penguatan backward linkage ke sektor hulu dan forward linkage ke sektor hilir,” ujar Revindo dalam keterangan pers, (21/1).

Dari sisi hulu, Revindo mengatakan, industri pupuk berpotensi menyerap berbagai sumber daya lokal, mulai dari pemanfaatan gas alam sebagai bahan baku, hingga keterlibatan sektor pendukung seperti jasa konstruksi, logistik, energi, serta tenaga kerja lokal.

Keunggulan geografis Fakfak yang berada dekat jalur maritim kawasan timur Indonesia juga menjadi nilai tambah tersendiri. Posisi ini dinilai mampu menekan biaya distribusi pupuk dibandingkan jika seluruh pasokan dikirim dari wilayah barat Indonesia, sekaligus meningkatkan daya saing industri.

Menurut Revindo, pengembangan industri pengolahan berbasis sumber daya lokal menjadi kunci untuk memperluas basis ekonomi daerah dan mengurangi ketergantungan Papua pada eksploitasi sumber daya primer.

Namun, ia menekankan bahwa manfaat Kawasan Industri Pupuk Fakfak harus dapat dirasakan langsung oleh masyarakat lokal. Keberadaan kawasan industri tidak cukup hanya menyerap tenaga kerja di dalam kawasan, tetapi juga harus mendorong tumbuhnya usaha pendukung di luar kawasan.

“Pengalaman di Indonesia menunjukkan kawasan industri dapat menjadi pengungkit ekonomi daerah apabila terintegrasi dengan ekonomi lokal,” katanya

Dari sisi hilir, Revindo mengatakan, kehadiran industri pupuk di Fakfak berpotensi memperkuat basis produksi komoditas pertanian dan perkebunan di Papua serta kawasan timur Indonesia. Dampak lanjutannya adalah terciptanya efek pengganda bagi sektor transportasi, perdagangan, dan jasa penunjang

Revindo menilai, hilirisasi sumber daya alam di Papua merupakan agenda penting untuk menciptakan nilai tambah ekonomi yang selama ini lebih banyak dinikmati wilayah lain. Lebih jauh, pengembangan industri pengolahan di Papua, termasuk industri pupuk di Fakfak, tidak hanya berfungsi sebagai strategi pertumbuhan ekonomi, tetapi juga sebagai upaya pengendalian biaya hidup dan penguatan ketahanan ekonomi wilayah.

Arah kebijakan ini sejalan dengan perencanaan nasional. Bappenas menegaskan bahwa industrialisasi berbasis wilayah di kawasan timur Indonesia, termasuk Papua, menjadi prasyarat penting untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi jangka panjang yang lebih seimbang, berkelanjutan, dan berkeadilan secara spasial.

“Urgensi percepatan pembangunan ekonomi di Papua bukan semata mengejar pertumbuhan, tetapi harus diarahkan pada diversifikasi ekonomi, penciptaan lapangan kerja lokal, serta penguatan sektor produktif non-ekstraktif agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” tuturnya

Meski demikian, Revindo mengingatkan adanya sejumlah prasyarat agar pembangunan kawasan industri di Papua memberikan manfaat berkelanjutan. Di antaranya adalah pengakuan dan perlindungan hak masyarakat adat, prioritas penyerapan serta pelatihan tenaga kerja lokal, penguatan UMKM Papua dalam rantai pasok industri, serta penerapan standar lingkungan yang ketat.

“Manfaat tersebut tidak bersifat otomatis. Diperlukan pendekatan pembangunan yang inklusif, khususnya di daerah dengan karakter sosial dan budaya yang khas seperti Papua. Tanpa pendekatan sosial-budaya yang kontekstual, manfaat industrialisasi berisiko tidak optimal,” ucap Revindo.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait Mobil Mantan Polisi Dicuri Polisi di Kantor Polisi, Kapolres Minahasa Mandul Gagal Tegakkan Hukum

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 42
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Manado, 18 Februari 2026| Dunia penegakan hukum di Sulawesi Utara kembali diguncang oleh skandal moral dan etika yang mencoreng institusi Polri. Peristiwa yang terjadi di penghujung tahun 2025 ini bukan sekadar tindak pidana pencurian biasa, melainkan sebuah ironi yang begitu tajam: seorang mantan anggota polisi kehilangan mobilnya karena dicuri oleh oknum polisi aktif di dalam […]

  • Program Sekolah Swasta Gratis Di Jakarta Dimulai, Pemprov DKI Masih Susun Payung Hukum

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Syarif H
    • visibility 323
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Jakarta| Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih menyusun payung hukum untuk program sekolah swasta gratis di Jakarta. Pasalnya, saat ini uji coba program unggulan Pemprov DKI Jakarta telah berjalan di 40 sekolah swasta dengan total sebanyak 4.932 siswa. Diketahui, uji coba tersebut masih belum memiliki payung hukum, namun Pemprov tetap menjalankan dengan perjanjian kerjasama antar […]

  • Ciptakan Lingkungan Kerja Sehat, Kantor Pertanahan Kota Medan Gelar Senam Pagi Bersama

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 53
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan, 10 Januari 2026| Kantor Pertanahan Kota Medan melaksanakan kegiatan senam pagi bersama di halaman Kantor Pertanahan Kota Medan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan kebugaran seluruh pegawai. Kegiatan ini menjadi agenda rutin yang bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang sehat, bugar, dan penuh semangat dalam mendukung pelaksanaan tugas pelayanan pertanahan. Kegiatan senam pagi tersebut […]

  • Atap Rumah Warga Rubuh, Bhabinkamtibmas Pancawati Turun Langsung Cek Lokasi

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 100
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Curah hujan tinggi yang melanda wilayah Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor (6/7), menyebabkan atap rumah warga di Kampung Ciherang Satim RT 03 RW 06, Desa Pancawati, roboh. Menindaklanjuti kejadian tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Pancawati Aiptu Wawan Dulhakim bersama personel Piket Patroli Polsek Caringin turun langsung ke lokasi guna melakukan pengecekan dan penanganan awal. Peristiwa tersebut terjadi […]

  • Polres Bogor Siapkan 100 Personel dan Fasilitas Keselamatan untuk Antisipasi Kepadatan Jalur Puncak

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 65
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 4 September 2025| Polres Bogor melibatkan berbagai instansi dalam pengamanan arus lalu lintas di Jalan Raya Puncak selama libur panjang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kepala Satlantas Polres Bogor, AKP Rizky Guntama Ganda Permana, menjelaskan bahwa pihaknya menurunkan sekitar 100 personel yang didukung jajaran Polres dan Polsek. “Kami menyiapkan 100 orang personel untuk pengamanan […]

  • Jaksa di Bawah Ancaman: Soleman Ponto Serukan Peran TNI dalam Melindungi Penegak Hukum

    • calendar_month Sen, 12 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 165
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta| Ancaman terhadap aparat penegak Hukum, khususnya jaksa, dinilai sudah memasuki tahap serius. Laksamana Muda TNI (Purn) Soleman B. Ponto, mantan Kepala BAIS TNI, angkat bicara. Ia menilai Negara tak bisa lagi tinggal diam saat jaksa yang sedang menjalankan tugasnya justru menjadi target teror, intimidasi, hingga kekerasan fisik. Melalui tulisan di blog pribadinya, Soleman menegaskan […]

expand_less