Breaking News
light_mode
Home » Nasional » MENTAN Andi Amran: Sebut Kuota Impor Daging Ruminansia 2026, Amankan Stock Nasional dan Ramadhan

MENTAN Andi Amran: Sebut Kuota Impor Daging Ruminansia 2026, Amankan Stock Nasional dan Ramadhan

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
  • visibility 129
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 24 Januari 2026| Pemerintah menetapkan pembagian kuota pengadaan dari luar negeri untuk menjamin ketersediaan daging ruminansia, yakni daging sapi dan kerbau, sepanjang tahun 2026.

Kebijakan ini diambil untuk memenuhi kebutuhan konsumsi nasional yang diproyeksikan mencapai 794,3 ribu ton, sementara produksi dalam negeri belum sepenuhnya mencukupi sehingga impor masih diperlukan.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga menjabat Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa kuota impor sapi dan daging telah ditetapkan secara jelas dan tidak ada upaya mempersulit pelaku usaha. Untuk tahun 2026, pemerintah mengalokasikan impor sapi dan kerbau bakalan sebanyak 700 ribu ekor yang seluruhnya diperuntukkan bagi pelaku usaha swasta. Jumlah tersebut diestimasikan setara dengan 189,7 ribu ton daging sapi dan kerbau.

Selain impor bakalan, Andi Amran menyampaikan pemerintah juga memberikan alokasi impor daging lembu kepada pelaku usaha swasta sebesar 30 ribu ton.”Ini kuota impor sapi, sudah keluar. Di mana masalahnya? Tidak ada yang dipersulit. Kita sudah keluarkan. Kemudian BUMN yang juga mendapat alokasi, itu wajib untuk melakukan stabilisasi harga,” ujar Andi Amran Sulaiman di Jakarta, (22/1)..

Amran menjelaskan, berbeda dengan impor sapi bakalan yang sepenuhnya dialokasikan untuk swasta, impor daging oleh BUMN memiliki fungsi strategis sebagai instrumen stabilisasi harga. Menurutnya, kebijakan ini bertujuan agar negara memiliki ruang intervensi ketika terjadi gejolak harga di pasar. “Untuk daging, itu bukan dipangkas kuotanya, tapi supaya BUMN menjadi stabilisator. Ini dilakukan untuk rakyat Indonesia. Negara harus hadir, termasuk dalam komoditas daging,” tegasnya.

Berdasarkan Proyeksi Neraca Pangan Daging Sapi/Kerbau per 6 Januari 2026, Bapanas mencatat stok awal daging sapi dan kerbau nasional masih berada di angka 41,7 ribu ton. Dengan carry over stock dari 2025 ke 2026 tersebut, ketersediaan daging nasional dinilai cukup kuat, termasuk untuk menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri pada Februari hingga Maret 2026.

Sepanjang 2026, produksi daging sapi dan kerbau dalam negeri diproyeksikan mencapai 421,2 ribu ton. Ditambah pasokan dari pemotongan sapi dan kerbau bakalan hasil impor sebesar 189,7 ribu ton serta tambahan pasokan impor daging, total ketersediaan daging sapi dan kerbau nasional diperkirakan mencapai 949,7 ribu ton. Angka ini berada di atas kebutuhan konsumsi nasional yang diproyeksikan sebesar 794,3 ribu ton, baik untuk rumah tangga maupun non-rumah tangga.

Sementara itu, stok Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) dalam bentuk daging sapi dan kerbau juga masih dalam kondisi aman. Per 22 Januari 2026, stok CPP daging sapi tercatat sebesar 8 ribu ton dan daging kerbau 3 ribu ton. Dari jumlah tersebut, ID FOOD menguasai stok daging sapi dan kerbau sekitar 11 ribu ton, sementara Perum Bulog memiliki stok sebanyak 18 ton.

Pemerintah terus memperkuat CPP daging sapi dan kerbau bersama BUMN pangan. Penyaluran CPP dilakukan secara konsisten melalui berbagai skema intervensi pasar, seperti Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di berbagai wilayah Indonesia.

Amran juga menegaskan bahwa impor daging oleh BUMN semata-mata dilakukan untuk kepentingan masyarakat. “Yang diimpor oleh BUMN itu untuk rakyat, bukan untuk konsumsi BUMN. Tapi untuk intervensi pasar. Kalau terjadi lonjakan harga, pemerintah harus hadir,” ujarnya.

Terkait potensi penyimpangan harga, Kepala Bapanas mengungkapkan adanya indikasi penjualan yang tidak sesuai dengan Harga Acuan Pembelian (HAP) di tingkat produsen. Untuk itu, pemerintah telah meminta Satgas Pangan Polri turun langsung melakukan pengecekan di lapangan. “Siapa yang bermain, apakah di penggemukan, distribusi, atau pihak lain, pasti akan ketemu,” pungkasnya[]

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Amandemen Bertentangan Dengan Sumber Hukum Tertinggi ” Sudah Tau Salah Diteruskan!!!

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 114
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta 11 November 2025| Kajian tentang Amandemen UUD 1945 oleh Pusat Studi Kajian Rumah Panca Sila. Sebetul sangat sederhana apakah Pancasila dan Pembukaan UUD 1945 itu masih menjadi sumber hukum tertinggi ? Silakan para pakar tata negara dan para pakar hukum menjawab nya ? Kalau setuju Pancasila dan Pembukaan UUD 1945 adalah sumber hukum tertinggi. […]

  • Kantor Pertanahan Kota Medan Ikuti Ujian Penilaian Kompetensi di Kanwil BPN Sumut Dukung Transformasi Layanan

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 33
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan, 4 Februari 2026| Kantor Pertanahan Kota Medan melaksanakan ujian penilaian kompetensi pegawai dalam rangka mendukung piloting project transformasi pelayanan pertanahan. Kegiatan ini merupakan tahapan lanjutan dari proses penguatan kapasitas sumber daya manusia guna memastikan kesiapan aparatur dalam menghadapi sistem pelayanan yang lebih modern dan terintegrasi. Ujian penilaian kompetensi tersebut dilaksanakan di Kantor Wilayah BPN […]

  • Reaksi Masyarakat terhadap Abolisi Thomas Lembong, Keputusan Politik atau Keadilan Sosial

    • calendar_month Ming, 3 Agu 2025
    • account_circle Husen
    • visibility 229
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 08, Agustus, 2025. Pro kontra terhadap Abolisi yang diterima mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong menjadi isu hangat di Nusantara.   Pandangan beberapa pengamatannya, praktisi hukum menghiasi media baik media masa, maupun media sosial   Pemberian Abolisi dan Amnesti adalah hal yang biasa dilakukan Presiden dengan hak Prerogatinya kepada para Narapidana.   […]

  • Kapolri Luncurkan Gerakan Pangan Murah, Instruksikan Antisipasi Penimbunan

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 236
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 14 Agustus 2025| Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar secara serentak di seluruh Polda bekerja sama dengan Perum Bulog. Program ini bertujuan menyediakan sembako dengan harga terjangkau bagi masyarakat terdampak kenaikan harga kebutuhan pokok. Peluncuran dipusatkan di Kompleks Bulog Kanwil DKI Jakarta, Kamis (14/8/2025). Dalam kesempatan itu, Jenderal […]

  • Polda Sumut Bantah OTT Personel Satlantas Polrestabes Medan

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 212
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id -Medan, Hanya Penindakan Disiplin Redaktur Ferry Napitupulu, 18 September| Polda sumut bantah ott personel satlantas polrestabes medan hanya penindakan disiplin Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan.   Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Ferry Walintukan, membantah kabar yang menyebut bahwa penangkapan dua personel Satlantas Polrestabes Medan pada Rabu (17/9/2025) merupakan Operasi Tangkap […]

  • Profil Prasetyo Hadi: Alumnus Taruna Nusantara yang Kini Jadi “Penjaga Gerbang” Istana

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 16
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta 7 Maret 2026 | Nama Prasetyo Hadi kini menjadi figur sentral di lingkaran dalam kekuasaan Presiden Prabowo Subianto. Menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sejak 2024, pria kelahiran Ngawi ini memegang peran krusial dalam mengatur ritme administrasi kepresidenan dan menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan publik. Lahir pada 28 Oktober 1979, Prasetyo […]

expand_less