Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Krisis Birokrasi, 51 Jabatan Kosong, Garuda KPP RI Bogor Kritik Pemkot

Krisis Birokrasi, 51 Jabatan Kosong, Garuda KPP RI Bogor Kritik Pemkot

  • account_circle AG
  • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
  • visibility 60
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Kota Bogor, 5 Februari 2026| Kekosongan 51 jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kota Bogor menuai kritik keras dari berbagai pihak. Kondisi tersebut dinilai bukan sekadar persoalan administrasi birokrasi, melainkan cerminan lemahnya manajemen pemerintahan yang berdampak langsung terhadap pelayanan publik.

Ketua Garuda KPP-RI Kabupaten Bogor, Baihaki, menegaskan bahwa jumlah kekosongan yang begitu besar merupakan sinyal bahaya bagi stabilitas kinerja pemerintah daerah. Menurutnya, puluhan kursi jabatan yang dibiarkan kosong sama saja dengan membiarkan roda pemerintahan berjalan pincang.

“Lima puluh satu jabatan kosong itu bukan angka kecil. Itu artinya puluhan fungsi pelayanan tidak berjalan maksimal. Kalau dibiarkan, ini bukan lagi kelalaian teknis, ini kegagalan serius dalam mengelola pemerintahan,” tegas Baihaki.

Ia menilai, kekosongan jabatan berpotensi melumpuhkan proses pengambilan keputusan, memperlambat program pembangunan, hingga membuat pelayanan masyarakat tersendat. Dampaknya dirasakan langsung oleh warga, mulai dari lambatnya urusan administrasi hingga tidak optimalnya realisasi program kerja.

Menurut Baihaki, alasan klasik seperti proses seleksi atau penyesuaian struktur tidak bisa lagi dijadikan pembenaran. Sebab yang dipertaruhkan adalah hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan cepat dan profesional.

“Jabatan itu bukan sekadar kursi dan meja. Itu tanggung jawab pelayanan. Kalau puluhan dibiarkan kosong, berarti pemerintah membiarkan hak rakyat terbengkalai,” ujarnya.

Lebih jauh, ia juga mengingatkan bahwa lemahnya struktur birokrasi membuka ruang minimnya pengawasan internal. Situasi tersebut dinilai rawan memicu maladministrasi hingga potensi penyimpangan anggaran karena kontrol dan tanggung jawab tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Garuda KPP-RI menilai Pemkot Bogor harus segera melakukan penataan menyeluruh dan transparan, serta memastikan pengisian jabatan dilakukan secara profesional, bukan berlarut-larut tanpa kepastian.

Baihaki menegaskan, jika persoalan ini terus dibiarkan tanpa langkah konkret, pihaknya siap mendorong tekanan publik yang lebih luas.

“Kalau pelayanan publik terus melemah dan jabatan dibiarkan kosong berbulan-bulan, jangan salahkan masyarakat kalau kepercayaan hilang. Pemerintah harus bergerak cepat. Kalau tidak, kritik dan kontrol publik pasti menguat,” tandasnya.

Dengan kekosongan yang mencapai puluhan posisi, publik kini menunggu bukti nyata keseriusan Pemkot Bogor. Sebab birokrasi yang lemah bukan hanya soal tata kelola, melainkan soal nasib pelayanan terhadap rakyat.[]

  • Author: AG
  • Editor: Redaksi
  • Source: AG

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua PBB DPD Sumut, Minta Walikota Medan Cabut Surat Edaran Buat Gaduh

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 49
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan, 24 Februari 2026| Maraknya kegaduhan akibat Surat edaran Pemko Medan, di tanggapi Pemuda Batak Bersatu (PBB), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sumut. Menurut Dr. Ronal Gomar Purba,M.Si,M.H,M.M., selaku Ketua DPD PBB Sumut, Surat edaran Walikota Medan yang tertuang pada no.500.7.1/1540, mengurusi penataan tempat berjualan dan limbah ternak non halal, sangat memicu konflik sarah sehingga menimbulkan […]

  • Rumah Penerima Bansos di Kota Bogor Bakal Dipasang Stiker, Komisi IV: Biar Tepat Sasaran!

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 73
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kota Bogor, 17 Januari 2026| Komisi IV DPRD Kota Bogor mengusulkan agar setiap keluarga penerima manfaat bantuan sosial diberikan stiker penanda yang ditempel di rumah masing-masing. Usulan tersebut disampaikan anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Zakiyatul Fikriyah Al Aslamiyah, saat rapat kerja bersama Dinas Sosial Kota Bogor beberapa waktu lalu. Dalam rapat tersebut, Komisi IV […]

  • Kapuspen TNI: Tidak Benar TNI Jadi Provokator dalam Unjuk Rasa

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 389
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 6 September 2025| Kapuspen TNI Brigjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah tampil di hadapan awak media dalam konferensi Pers di Aula Balai Wartawan, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, (5/9). Kehadirannya sekaligus untuk meluruskan kabar miring yang menyebut prajurit TNI menjadi provokator di balik sejumlah aksi unjuk rasa. Salah satu narasi hoaks yang sempat viral ialah […]

  • Sebagai Lanjutan Rapat Kerja Nasional Terkait Transformasi Layanan Pada Kantor Pertanahan 

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 80
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan 19 Desember 2025| Sebagai tindak lanjut Rapat Kerja Nasional terkait Transformasi Layanan pada Kantor Pertanahan, Kementerian ATR/BPN menetapkan tiga Kantor Pertanahan sebagai lokasi piloting atau proyek percontohan. Program ini bertujuan untuk menguji dan mengimplementasikan berbagai inovasi layanan pertanahan yang lebih modern, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Transformasi layanan tersebut mencakup peningkatan kualitas pelayanan […]

  • PKN: Menolak Kartel Politik, Denny Charter Sebut Usulan Bahlil Khianati Amanat Reformasi

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 179
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 23 Desember 2025| Wakil Ketua Umum Bidang Data dan Pemenangan Pemilu Pimpinan Nasional Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Denny Charter, memberikan respons tajam terhadap wacana sistemik yang mengancam pilar demokrasi Indonesia. Denny menegaskan bahwa usulan pembentukan koalisi permanen serta pengembalian mekanisme pemilihan kepala daerah kepada DPRD adalah upaya nyata untuk mengunci kedaulatan rakyat ke dalam […]

  • 8 Terdakwa Pengeroyokan Wartawan Belitung Terancam 5,6 Tahun Penjara

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 203
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id– Pangkalpinang, 25 Srptember 2025| Sebanyak delapan tersangka kasus pengeroyokan terhadap wartawan Belitung akhirnya duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Tanjungpandan. Sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan JPU dari Kejari Manggar, Belitung Timur, digelar di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Tanjungpandan pada Rabu 24 September 2025. Kedelapan terdakwa yaitu Mirta (50), Zato (54), Deky (23), […]

expand_less