Breaking News
light_mode
Beranda » Peristiwa » Tragedi Pena di NTT: Denny Charter Kritik Kegagalan Negara dan Dorong Sekolah Berdaya

Tragedi Pena di NTT: Denny Charter Kritik Kegagalan Negara dan Dorong Sekolah Berdaya

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

Tegarnews.co.id-Jakarta, 9 Februari 2026| Kematian tragis seorang siswa sekolah dasar di Nusa Tenggara Timur (NTT) akibat jeratan kemiskinan yang ekstrem menyisakan luka mendalam bagi dunia pendidikan Indonesia. Bocah tersebut dilaporkan mengakhiri hidupnya hanya karena orang tuanya tidak mampu membeli buku tulis dan pena—sebuah potret kontras di tengah ambisi pemerintah yang gencar menggaungkan digitalisasi pendidikan dan istilah-istilah kurikulum yang canggih.

Kasus ini dipandang bukan sekadar peristiwa bunuh diri biasa, melainkan sebuah fenomena “Social Murder” (Pembunuhan Sosial). Sebuah kondisi di mana sistem politik dan sosial menempatkan kelompok rentan pada posisi yang sedemikian rupa, hingga kekurangan kebutuhan dasar berujung pada kematian dini yang tak terelakkan.

Menanggapi fenomena tersebut, Denny Charter, politisi Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), melayangkan kritik keras terhadap arah reformasi pendidikan saat ini yang dinilainya kehilangan kompas kemanusiaan.

Kritik Keras: Laptop Tak Bisa Dimakan, Smart TV Tak Gantikan Buku

Denny menilai pemerintah terjebak dalam pendekatan teknokratis-administratif yang dangkal. Baginya, teknologi hanyalah pengeras suara (amplifier) yang jika dipasang pada sistem yang timpang, justru akan memperlebar jurang ketimpangan tersebut.

“Ketika negara sibuk membagikan laptop, memasang Smart TV, hingga merombak kurikulum dengan istilah mentereng, ada anak yang merasa nyawanya tak lagi berharga hanya karena ketiadaan alat tulis seharga ribuan rupiah. Ini memilukan sekaligus memuakkan,” tegas Denny Charter dalam keterangan tertulisnya, Minggu (8/2).

Ia menambahkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) memang krusial untuk fisik, namun gagal mengatasi “kelaparan eksistensial”. “Perut yang kenyang tidak otomatis menghapus rasa malu (shame) seorang anak yang tidak bisa menulis di kelas karena tak punya pena. Rasa malu akibat kemiskinan inilah yang membunuh mental anak sebelum fisiknya hancur,” lanjutnya.

Gagasan Sekolah Berdaya: Melawan Stigma dan Birokrasi

Sebagai solusi konkret, Denny mendorong perubahan paradigma menuju “Sekolah Berdaya” (Empowered School). Ia mendesak agar sekolah ditransformasi menjadi Ekosistem Penyangga Kehidupan (Life-Support Ecosystem) bagi komunitas di sekitarnya melalui dua langkah radikal:

Dana Darurat Tanpa Stigma: Denny mengusulkan agar Dana BOS atau dana daerah memiliki pos fleksibel “Dana Darurat Siswa”. Tujuannya agar sekolah memiliki sumber daya untuk memastikan nol hambatan logistik bagi siswa. “Jika ada siswa tak punya sepatu atau buku, sekolah wajib menyediakan tanpa birokrasi rumit dan tanpa membuat siswa merasa malu,” tuturnya.

Guru sebagai Pekerja Sosial: Ia menekankan perlunya Pedagogi Empati. Evaluasi guru tidak boleh hanya berbasis administrasi pengajaran, tapi pada kemampuan memetakan psikososial siswa. Guru harus terlatih untuk mendeteksi dini masalah ekonomi siswa sebelum menjadi tragedi.

Denny Charter menutup pernyataannya dengan peringatan keras bagi para pemangku kebijakan. “Reformasi saat ini baru menyentuh hardware (fisik sekolah) dan software (kurikulum), tapi melupakan humanware (kondisi siswa). Negara tidak boleh hanya memamerkan sekolah digital di kota besar, sementara membiarkan harga buku tulis menjadi penghalang hidup dan mati di pelosok negeri,” pungkasnya.[]

  • Penulis: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Sumber: Egi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tampung Pengaduan Korupsi, LSM LIRA & Relawan Prabowo Buka Kotak Pos

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jakart, 24 Juli 2025|| Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LSM LIRA) dan Relawan Prabowo, buka Kotak Pos Prabowo (Saluran Prabowo) guna menampung informasi penyelewengan dan korupsi para pejabat dan aparat. Mulai dari Pusat, hingga Desa guna memerangi korupsi yang kian marak. “Kotak Pos Prabowo (Saluran Prabowo) ini merupakan implementasi atas himbauan dan ajakan Presiden […]

  • Bhabinkamtibmas Desa Mekarsari Polsek Rumpin Sambangi Warga Dan Sampaikan Himbauan Kamtibmas

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Bogor| Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, Bhabinkamtibmas Desa Mekarsari, Polsek Rumpin, Polres Bogor, Polda Jabar, Aiptu Ateng Nasuta, melaksanakan kegiatan sambang warga pada Kamis (22/05/2025). Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat guna menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan secara berkelanjutan. Kegiatan sambang tersebut menyasar warga di […]

  • International Activist and Journalist Wilson Lalengke Applauds Senegal’s Steadfast Support for Morocco’s Sovereignty over the Sahara

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jakarta, Indonesia, 29 Januari 2026| Wilson Lalengke, a prominent Indonesian journalist and international human rights advocate, has formally expressed his high regard and appreciation for the Republic of Senegal following its reiterated commitment to the territorial integrity of the Kingdom of Morocco. The endorsement comes in the wake of the Morocco-Senegal High Joint Partnership Commission […]

  • Dugaan Penipuan Dana Koperasi: Oknum Mengaku Sebagai Bendahara KOPERASI ARSYA JAYA MANDIRI

    • calendar_month Ming, 14 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Tanjung Batu Kaltim,14 Desember 2025| Dugaan penipuan dana koperasi terjadi di daerah ini, yang dilakukan oleh seseorang yang mengaku sebagai bendahara Koperasi Arsya Jaya Mandiri,(09/12). Informasi ini diperoleh GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) dari media online Eksposelensa yang tergabung didalamnya. Saat dikonfirmasi, Inda – seorang pegawai yang terlibat dalam proses pelaporan – menjelaskan […]

  • Miris! Jabatan Kadiskes Bekasi Dijabat Seorang Dokter Hewan, Dugaan Nepotisme Wali Kota Dilaporkan ke KPK

    • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
    • account_circle Husen
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Bekasi, 29 September 2025| Dugaan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang melibatkan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto resmi dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Laporan itu mencuat setelah terbitnya Keputusan Wali Kota Bekasi Nomor: 800 1.3.3/Kep.207-BKPSDM/IX/2025 tanggal 2 September 2025, yang menetapkan drh. Satia Sriwijayanti Anggraini, MM sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi. Yang […]

  • Polsek Kedung Waringin Aktif Salurkan Bantuan di Jumat Berkah untuk Warga Sakit dan Kurang Mampu

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle Husen
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id – Bekasi– Polsek Kedung Waringin, Polres Metro Bekasi, terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat. Dalam kegiatan rutin bertajuk Jumat Berkah, Kapolsek Kedung Waringin AKP Aliyani, S.H. bersama empat personel turun langsung menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang sedang sakit dan membutuhkan. Jum’at. (30/05/2025)   Petugas menyambangi tiga warga yang tengah menderita sakit stroke di Kampung […]

expand_less