Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Membaca Risiko dari Peta: Arunika di Zona Lereng Vulkanik Sensitif, di Kabupaten Kuningan Jawa Barat

Membaca Risiko dari Peta: Arunika di Zona Lereng Vulkanik Sensitif, di Kabupaten Kuningan Jawa Barat

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Ming, 8 Feb 2026
  • visibility 86
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Kuningan, 8 Februari 2026| Keindahan Arunika di Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, selama ini menjadi daya tarik wisata unggulan di Kabupaten Kuningan. Namun di balik panorama alam yang memikat, peta geologi menunjukkan fakta penting: kawasan tersebut berada di lereng gunung api dengan karakter tanah yang sensitif terhadap gangguan.

Berdasarkan Peta Geologi Lapangan Panas Bumi Gunung Ciremai, wilayah Cisantana termasuk bagian dari sistem vulkanik Gunung Ciremai. Secara geologi, area ini tersusun oleh material hasil aktivitas gunung api seperti lava, breksi, dan tuf vulkanik. Jenis batuan tersebut dikenal berpori, mudah menyerap air, dan relatif rapuh dibandingkan batuan keras di dataran stabil.

Dalam kondisi alami, lereng tetap stabil karena keseimbangan antara kemiringan tanah, tutupan vegetasi, dan sistem aliran air. Akar tanaman membantu mengikat tanah, sementara air hujan meresap dan mengalir secara terkendali. Namun ketika terjadi perubahan kontur lahan, pengurangan vegetasi, atau pembangunan struktur permanen, keseimbangan tersebut dapat terganggu.

Karakter batuan vulkanik yang berpori membuat lereng cepat jenuh air saat hujan deras. Kondisi ini meningkatkan beban tanah dan dapat menurunkan daya ikat antar material, sehingga berpotensi memicu longsor. Risiko semacam ini merupakan karakter umum kawasan lereng gunung api di Indonesia.

Peta geologi memang tidak menentukan legalitas pembangunan. Namun peta tersebut berfungsi sebagai alat identifikasi risiko alam. Fakta bahwa Arunika berada di zona lereng vulkanik sensitif menunjukkan perlunya kajian teknis yang lebih ketat dalam setiap tahap perencanaan dan pengembangan kawasan.

Membaca risiko dari peta berarti memahami bahwa keindahan alam dan kerentanan geologi berjalan berdampingan. Oleh karena itu, pendekatan pembangunan di kawasan lereng vulkanik harus mengutamakan prinsip kehati-hatian, mitigasi risiko, serta berbasis kajian ilmiah yang komprehensif.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Guntur

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penerima Gratifikasi Bukan Cuma Jaksa, Tapi Kenapa Hukum Berbeda?”

    • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 148
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 12 Oktober 2025- Dalam sistem hukum Indonesia, gratifikasi kerap dipahami sebagai salah satu bentuk tindak pidana korupsi yang paling sulit dibedakan dari hadiah atau pemberian biasa. Namun yang menarik dicermati, terdapat perbedaan mencolok dalam perlakuan hukum terhadap pelaku gratifikasi — terutama jika dibandingkan antara jaksa dan pejabat publik lainnya. Baru-baru ini, publik […]

  • Presawat ATR 42-500 Ditemukan di Kawasan Bantimurung

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 157
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Maros Sulawesi Selatan, 18 Januari 2026| Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak akhirnya ditemukan. Informasi tersebut disampaikan oleh petugas SAR gabungan, Agung Laksamana dan aparat di lapangan pada Sabtu, 17 Januari 2026, sekitar pukul 16.33 WITA. Berdasarkan laporan awal, pesawat ditemukan di kawasan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, tepatnya […]

  • Perkuat Sinergitas, Bhabinkamtibmas Polsek Cijeruk Dan Babinsa Sambangi Warga Desa Cibalung Sampaikan Pesan Kamtibmas

    • calendar_month Ming, 1 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 98
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bogor| Sinergitas antara TNI dan Polri terus diperkuat di wilayah hukum Polsek Cijeruk sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Salah satunya melalui kegiatan sambang warga yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Cijeruk, Bripka Hadeli, bersama Babinsa Desa Cibalung, Sertu B. Mulyadi, pada Minggu (01/06/2025) di Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Dalam kegiatan […]

  • Geger! Dugaan Ilegal Tambang Galian C Di Dukuh Clapar, Pemalang, Tuai Protes Warga

    • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 148
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pemalang| (GMOCT)-Pemanfaatan lahan aset Desa Karang Anyar, Kecamatan Bantar Bolang, Pemalang, untuk kegiatan penambangan galian C oleh PT. PJS menuai kontroversi. Aktivitas penambangan yang telah berlangsung hampir empat tahun ini diduga ilegal dan menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan serta meresahkan warga Dukuh Clapar. Informasi ini didapat GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) dari media […]

  • AKPERSI Desak Satpol PP Kabupaten Bogor Tindak Tegas Aktivitas Galian C di Parung Panjang

    • calendar_month 7 hour ago
    • account_circle Husen
    • visibility 5
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bogor, 11 Mei 2026 | Asosiasi Keluarga Pers Indonesia DPC Kabupaten Bogor mendatangi kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor untuk menggelar audiensi pada Senin (11/05/2026). Dalam pertemuan tersebut, jajaran AKPERSI menyampaikan langsung berbagai keluhan masyarakat terkait maraknya aktivitas galian C tanah merah di wilayah Parung Panjang yang hingga kini masih terus […]

  • Kiai Ghofur Ajak Masyarakat Tenang dan Percayakan Penanganan Situasi Kepada Kapolri

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 87
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta,1 September 2025| Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat K.H. Abdul Ghofur mengajak publik untuk mempercayakan penanganan keamanan kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menahan diri, tidak mudah terprovokasi, dan menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing Menurutnya, penyampaian pendapat adalah hak warga negara yang dijamin oleh Undang-Undang, namun harus dilakukan […]

expand_less