Breaking News
light_mode
Beranda » Sejarah » Meriyanti Roeslani Hoegeng: Penjaga Sunyi Integritas Sang Polisi Teladan

Meriyanti Roeslani Hoegeng: Penjaga Sunyi Integritas Sang Polisi Teladan

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • visibility 13
  • comment 0 komentar

Tegarnews.co.id-Jakarta, 11 Februari 2026| Sepanjang hidupnya, Meriyanti Roeslani Hoegeng bukan sekadar istri seorang jenderal. Ia adalah benteng moral, penjaga nilai, dan saksi setia dari sebuah integritas yang nyaris tak tergoyahkan. Di balik ketegasan Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso, berdirilah seorang perempuan yang memilih hidup sederhana, jujur, dan bersih—meski jalan itu penuh pengorbanan.

Kisah hidup Meriyanti, sebagaimana tercatat dalam buku Hoegeng, Polisi: Idaman dan Kenyataan (1993) serta berbagai sumber lainnya, adalah potret langka tentang ketulusan dan keteguhan prinsip di tengah godaan kekuasaan.

Menutup Usaha Demi Etika

Saat Hoegeng diangkat sebagai Kepala Jawatan Imigrasi, Meriyanti baru saja merintis toko bunga kecil bernama Leilani. Namun, dengan kesadaran penuh, ia menutup usahanya setelah Hoegeng mengingatkan potensi konflik kepentingan.

“Tidak adil jika orang memesan bunga karena jabatan suaminya,” ujar Hoegeng kala itu. Tanpa keluh kesah, Meriyanti mengalah demi menjaga keadilan dan kehormatan

Setia dalam Hidup yang Serba Pas-pasan

Usai melepas jabatan Kapolri pada 1971, Hoegeng hanya menerima pensiun Rp7.500 per bulan. Jumlah itu baru naik puluhan tahun kemudian. Meriyanti tak pernah mempersoalkan keadaan. Ia justru menjadi penguat, menemani suaminya berkarya melukis, mengisi dialog radio Elshinta, hingga bernyanyi bersama grup Hawaiian Seniors demi bertahan hidup dengan bermartabat.

Ketika Hoegeng menolak tawaran jabatan prestisius dari Presiden Soeharto maupun dunia usaha, Meriyanti memahami. Ia tak silau kemewahan, tak tergoda kemudahan.

Teguh Menolak Gratifikasi

Pada akhir 1950-an di Sumatra Utara, godaan datang bertubi-tubi. Hadiah rumah, perabot, hingga barang mewah ditawarkan kepada Hoegeng. Semuanya ditolak. Bahkan saat muncul fitnah bahwa Meriyanti menerima cincin berlian dari pedagang India, Hoegeng memilih mengonfrontasi langsung.

Kebenaran terungkap: itu hanyalah upaya menjatuhkan orang yang tak bisa dibeli.

Meriyanti tetap berdiri di sisinya mengembalikan hadiah, menolak fasilitas, dan menjaga rumah tangga mereka tetap bersih.

Patuh pada Etika Meski Harus Kehilangan Kesempatan Pribadi

Tahun 1970, kesempatan untuk menjenguk ayahnya di Belanda nyaris datang. Namun ketika biaya perjalanan dikirim lewat wesel keluarga, Hoegeng melarangnya pergi. Ia tak ingin muncul prasangka atau fitnah. Meriyanti menerima keputusan pahit itu. Ia baru bisa berangkat ke Belanda pada 1971 itu pun untuk menghadiri pemakaman sang ayah

Tidak Memanfaatkan Jabatan Suami

Meriyanti juga menolak menjadi Ketua Umum Bhayangkari..“Hoegeng itu komandan polisi, bukan komandan para istri polisi,” ujar keluarga mereka mengenang prinsip itu.

Selama Hoegeng menjabat Kapolri, keluarga ini memilih tinggal di rumah kontrakan di Menteng, menolak rumah dinas mewah di Kebayoran Baru. Kesederhanaan adalah pilihan sadar, bukan keterpaksaan.

Kini, Meriyanti Roeslani Hoegeng telah berpulang. Ia pergi dengan jejak yang bersih, nama yang harum, dan teladan yang tak lekang oleh zaman.

Selamat jalan, Ibu Meriyanti.
Lapang jalanmu di sana.
Titip salam untuk Jenderal Hoegeng semoga kalian kembali berjumpa dalam keabadian, berbahagia dalam kejujuran yang sama seperti semasa hidup.[☆]

#MeriyantiHoegeng
#HoegengImanSantoso
#IntegritasTanpaKompromi
#TeladanKesederhanaan
#AntiGratifikasi
#SejarahKeteladanan
#InMemoriam

  • Penulis: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Sumber: Tim/Red

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LPK-RI Resmi Gugat PT Econext Ventures Indonesia, Desak Pengembalian Dana Korban Investasi Ilegal

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 31 Oktober 2025| Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPK-RI) secara resmi melayangkan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terhadap PT Econext Ventures Indonesia di Pengadilan Negeri Cikarang, Kabupaten Bekasi. Gugatan ini diajukan sebagai tindak lanjut atas pengaduan sejumlah konsumen dan leader yang menjadi korban investasi digital ilegal Econext Ventures, dengan total kerugian yang ditaksir mencapai […]

  • Negara Jangan Jadi Makelar Tanah, Saat Hak Adat Dibenturkan dengan Izin Korporasi

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jawa Barat, 10 Desember 2025| Konflik agraria sejak lama menjadi cermin ketidakberesan tata kelola tanah di Indonesia. Di banyak daerah, termasuk Jawa Barat, negara hadir bukan sebagai penjaga keadilan, tetapi justru sebagai pemeran utama yang memproduksi konflik melalui penerbitan izin HGU, HGB, izin tambang, maupun izin lokasi yang kerap menabrak sejarah penguasaan tanah masyarakat adat, […]

  • Dua Jurnalis Dilarang Meliput Aksi Demo Buruh di PT Rajawali Cirebon Kota

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Rls Dekka
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Cirebon, 8 Januari 2026| Dua orang jurnalis mengalami pelarangan saat hendak meliput aksi unjuk rasa buruh di kawasan PT PG Rajawali, Cirebon Kota pada Kamis 8 Januari 2026. Pelarangan tersebut, disertai adu mulut hingga dugaan intimidasi oleh pihak keamanan yang mengaku sebagai aparat. Peristiwa bermula ketika awak media menyadari adanya pembatasan peliputan di dalam area […]

  • Pekerja Proyek Pipa PDAM di Kebon Pedas, Tanah Sareal Tanpa APD Keselamatan Kerja di Pertanyakan

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Kota Bogor, 2 Desember 2025| Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan Kota Bogor saat ini sedang mengerjakan pemasangan pipa HDPE berdiameter 12 inci namun dalam tahap pekerjaan tersebut ada hal yang menjadi sorotan publik diman para pekerja / karyawanya tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) saat melaksanakan tugas operasional di lapangan. Tentu hal ini […]

  • Festival Tring Pegadaian 2026 di Palembang, Buka Tabungan Emas Gratis via Aplikasi

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Palembang, 18 Januari 2026| PT Pegadaian Area Palembang menggelar Festival Tring pada 16–18 Januari 2026 di Atrium Palembang Icon Mall. Kegiatan ini menjadi upaya Pegadaian memperluas inklusi keuangan sekaligus mengenalkan investasi emas digital melalui super app Tring by Pegadaian, khususnya kepada generasi muda di Kota Palembang. Kepala Departemen Business Support PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, […]

  • Bernilai Triliunan! Kapal Tanker MT Arman 114 dan Muatan Crude Oil Resmi Dilelang!

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 25 November 2025| Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI menjadwalkan pelaksanaan lelang terhadap Barang Rampasan Negara berupa kapal tanker MT Arman 114 beserta muatan light crude oil. Proses lelang dijalankan melalui sistem daring pada portal resmi pemerintah, lelang.go.id, dengan batas akhir penawaran pada Selasa, 2 Desember 2025 pukul 14.00 WIB (waktu server). Lelang ini ditangani […]

expand_less