Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Anggaran Miliaran untuk Media, Transparansi Diskominfo Dipertanyakan

Anggaran Miliaran untuk Media, Transparansi Diskominfo Dipertanyakan

  • account_circle AG
  • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
  • visibility 77
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Kota Bogor, 25 Februari 2026| Alokasi anggaran media oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bogor kembali memantik kecurigaan publik. Di tengah wacana efisiensi dan keterbatasan fiskal, belanja komunikasi publik justru tembus Rp2.339.788.308,00 untuk lebih dari 50 media. Angka yang tidak kecil. Pertanyaannya sederhana, dampaknya di mana?

Indonesia Government Watch (IGoWa) menilai pola belanja seperti ini tak bisa lagi dibungkus dengan istilah normatif “penyebarluasan informasi”. Transparansi bukan pilihan, melainkan kewajiban.

Peneliti IGoWa, Rifqi Prihandana, menyebut anggaran miliaran rupiah itu harus dijelaskan secara rinci, bukan sekadar diringkas dalam laporan administratif.

“Rp2,3 miliar itu uang rakyat. Apa indikator keberhasilannya? Berapa tingkat keterjangkauannya? Apakah ada peningkatan literasi publik? Atau hanya sekadar tayang, unggah, lalu selesai?” tegas Rifqi.

Sorotan makin tajam ketika melihat anggaran penyusunan konten. Tahun 2025 dialokasikan Rp166.728.700 untuk empat konten. Tahun 2026 menjadi Rp136.243.900 untuk tiga konten. Jika dirata-ratakan, satu konten bernilai sekitar Rp40 juta.

“Konten seperti apa yang dihargai Rp40 juta per item? Apakah produksi sinematik berskala nasional? Atau sekadar video seremonial yang umur tayangnya tak sampai sebulan?” sindir Rifqi.

Lebih mengejutkan lagi, terdapat indikasi usulan kenaikan pagu indikatif penyusunan konten menjadi Rp400 juta pada 2027. Lonjakan hampir 300 persen itu dinilai sulit diterima akal sehat, apalagi tanpa penjelasan urgensi yang transparan.

“Ketika tren sebelumnya turun, kenapa tiba-tiba melonjak drastis? Apa dasar kajiannya? Siapa yang menghitung kebutuhan riilnya?” lanjutnya.

IGoWa mengingatkan, komunikasi publik bukan soal menyenangkan media atau membagi kue anggaran. Esensinya adalah memastikan masyarakat memahami program pemerintah secara utuh dan kritis. Jika output dan outcome tak terukur, maka belanja tersebut rawan menjadi formalitas administratif yang mahal.

“Publik tidak butuh pencitraan. Publik butuh informasi yang jernih, terbuka, dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegas Rifqi.

IGoWa mendesak Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bogor segera membuka daftar media mitra, skema penunjukan, rincian kontrak, serta indikator kinerja (KPI) yang digunakan untuk mengukur efektivitas program.

Tanpa transparansi penuh, anggaran komunikasi publik berpotensi menjadi ladang abu-abu yang menggerus kepercayaan masyarakat. Dan di tengah tekanan ekonomi serta tuntutan pelayanan publik yang lebih baik, setiap rupiah harus bisa dijelaska bukan sekadar dianggarkan.[]

  • Author: AG
  • Editor: Redaksi
  • Source: AG

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kades Hendi Haerudin Tinjau Rehab Kantor Desa, Optimis Selesai Tepat Waktu

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Asep
    • visibility 136
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 2 Oktober 2025| Pembangunan yang di danai dari APBD Kabupaten Bogor, Tahun anggaran 2025 yang berlokasi di Desa Sukamantri Kecamatan Tamansari kini telah mencapai 80% penyelesaian. Hendi Haerudin optimis bahwa pembangunan rehab kantor Desa akan selesai tepat waktu . Dalam pemantauan tersebut, Kepala Desa Hendi Haerudin menekankan pentingnya keselamatan kerja dan kepatuhan terhadap Rencana […]

  • Satria Eks Marinir Ikut Perang Rusia Minta Jadi WNI Lagi

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle M. Dekra
    • visibility 240
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta 22 Juli 2025| Mantan prajurit marinir satria arta kumbara yang bergabung dengan tentara Rusia meminta untuk kembali lagi menjadi warga negara Indonesia. Kementerian Luar Negeri menanggapi hal tersebut. “Permintaan satria tersebut diunggah melalui akun media sosialnya. satria meminta maaf karena kesepakatannya bergabung tentara Rusia membuat status WNI dirinya dicabut. izin bapak. saya ingin memohon maaf sebesar-besarnya apabila […]

  • IndexPolitica: Prabowo Harus Bawa Indonesia Jadi Pemimpin Global, Bukan Sekadar Pengikut

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 139
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 30 Januari 2026| Lembaga kajian politik IndexPolitica menilai Indonesia perlu segera menghentikan kecenderungan menjadi “pengikut” dalam percaturan internasional. Sejarah Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955 menegaskan Indonesia lahir sebagai pemimpin konsolidasi global negara-negara tertindas dan memiliki legitimasi historis untuk kembali memainkan peran tersebut di era geopolitik baru. Kritik terhadap Diplomasi Transaksional IndexPolitica melontarkan kritik terhadap […]

  • Era Baru Moestopo! Rektor Baru Siap Wujudkan Kampus Digital dan Unggul

    • calendar_month Rab, 25 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 316
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta Kamis 25 Juni 2025| Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) resmi melantik Rektor baru, Dr. H. M. Saifulloh, M.Si., untuk masa jabatan 2025-2030, dalam prosesi khidmat yang digelar di Kampus I Universitas Moestopo pada Rabu, 25 Juni 2025. Pelantikan ini merupakan puncak dari proses pemilihan Rektor yang telah dilaksanakan pada awal bulan ini secara demokratis […]

  • Sudah Tersangka Kok Gak Dipenjara, Apa Yaqut Diperlakukan Istimewa KPK?

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 387
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 13 Januari 2026| Yaqut Cholil Qoumas, mantan Menteri Agama, belum juga ditahan. Padahal sudah status tersangka, dalam kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan. Meskipun KPK telah melakukan beberapa langkah, seperti pemeriksaan, pencegahan bepergian ke luar negeri, dan penggeledahan rumah. Dalihnya, penyidik masih mendalami bukti, termasuk informasi dari handphone dan dokumen yang disita. Bahkan KPK […]

  • Pengedar Obat Keras Tanpa Izin Diamankan Polisi Polsek Neglasari Tangerang Kota

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 436
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kota Tangerang 22 September 2025| Jajaran Polsek Neglasari Polres Metro Tangerang Kota berhasil mengungkap kasus peredaran obat keras golongan ( G ) tanpa izin di wilayah hukumnya. Seorang pemuda berinisial N (21) diamankan petugas bersama barang bukti ratusan butir obat keras jenis Tramadol dan Exymer. Kapolsek Neglasari, AKP Imron Mas’adi, S.H., M.H menjelaskan, penangkapan dilakukan […]

expand_less