Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » BCW Sebut Kenaikan Dana Reses DPRD Lebak Sebagai Bentuk Arogansi Kekuasaan

BCW Sebut Kenaikan Dana Reses DPRD Lebak Sebagai Bentuk Arogansi Kekuasaan

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month 12 hour ago
  • visibility 6
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Lebak Banten, 6 Maret 2026 | Di saat ribuan anak di pelosok Lebak bertaruh nyawa melawan gizi buruk (stunting) dan infrastruktur desa hancur lebam menyerupai kubangan, DPRD Kabupaten Lebak justru mempertontonkan drama nir-empati yang memuakkan. Alokasi anggaran kegiatan reses tahun 2026 melonjak drastis sebesar 22,8%, membengkak dari Rp2,8 miliar menjadi Rp3,49 miliar.

Kenaikan sebesar Rp650 juta ini memicu reaksi keras dari lembaga pengawas korupsi. Para wakil rakyat dituding telah kehilangan kompas moral dan lebih memilih mempertebal “logistik politik” ketimbang menambal perut rakyat yang lapar.

BCW: “Ini Penjarahan Berjamaah Terhadap Hak Konstitusi Rakyat”
Ketua Banten Corruption Watch (BCW), Ana Triana, mengecam keras lonjakan anggaran tersebut. Menurutnya, kebijakan ini bukan sekadar masalah administratif, melainkan bentuk arogansi kekuasaan yang dibungkus dengan regulasi formal.

“Kenaikan 22,8 persen ini adalah penghinaan terhadap logika publik! Di saat rakyat Lebak dipaksa mengencangkan ikat pinggang dengan alasan keterbatasan fiskal daerah, para anggota dewan justru asyik ‘merampok’ hak dasar warga lewat bungkus dana reses. Ini adalah penjarahan berjamaah yang dilakukan secara legal,” tegas Ana Triana dengan nada bicara tinggi.

Ana menambahkan bahwa selama ini kegiatan reses hanya menjadi ajang seremonial kosong yang tidak pernah menyentuh substansi kebutuhan rakyat.

“Jangan berani menyebut ini dana serap aspirasi jika hasilnya hanya tumpukan kertas laporan tak berguna. Faktanya, aspirasi rakyat seringkali menguap, sementara uangnya masuk ke kantong-kantong pengumpulan massa. DPRD Lebak sedang membangun menara gading di atas reruntuhan sekolah dan jalanan yang hancur,” lanjutnya.

Cacat Moral Politik di Tengah Krisis
Ana Triana juga menyoroti kontras sosial yang mengerikan di lapangan. Berdasarkan dokumen APBD 2026, lonjakan anggaran ini terjadi justru saat Lebak masih tertatih-tatih menghadapi tiga masalah krusial:

Darurat Stunting: Masalah gizi kronis yang mengancam generasi masa depan namun kekurangan intervensi anggaran serius.

Infrastruktur Purba: Ratusan kilometer jalan kabupaten dalam kondisi rusak berat yang menghambat akses ekonomi dan kesehatan.

Krisis Pendidikan: Angka putus sekolah yang tetap tinggi dan fasilitas ruang kelas yang nyaris ambruk.

“Bagaimana mungkin nurani mereka tidak terusik? Mereka duduk nyaman di ruangan ber-AC dengan anggaran yang terus membengkak, sementara anak-anak di Lebak kekurangan gizi dan harus bertaruh nyawa melewati jalanan rusak untuk sekolah. Ini adalah cacat moral politik yang sangat memuakkan,” ujar Ana.

Mosi Tidak Percaya Rakyat
Kemarahan publik sebenarnya telah mencapai titik didih. Aksi unjuk rasa mahasiswa dari Ikatan Mahasiswa Lebak (IMALA) yang membakar “bebegig” Ketua DPRD Lebak, Juwita Wulandari, beberapa waktu lalu merupakan simbol nyata runtuhnya legitimasi moral para wakil rakyat tersebut.

“Jika fungsi anggaran (budgeting) tidak lagi berpihak pada kaum papa, maka keberadaan DPRD Lebak sudah tidak ada gunanya lagi. Kami dari BCW akan terus mengawal ini dan menuntut transparansi total atas setiap rupiah yang mereka ambil dari keringat rakyat,” tutup Ana Triana.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tumpukan Sampah Di TPST Bantar Gebang, Prabowo Terbitkan Perpres Kelola Sampah Jadi Sumber Energi

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Rls/M.Ifsudar
    • visibility 216
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta 16 Oktober 2025| Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan aturan tentang pengelolaan sampah menjadi energi terbarukan. Aturan itu dibuat karena Prabowo menilai sampah belum dikelola secara masif ujarnya. Aturan pengelolaan sampah itu berupa Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan Melalui Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Terbarukan Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan. Perpres itu […]

  • Penyerahan Sertipikat PTSL 2025 di Kelurahan Kwala Bekala Berjalan Lancar dan Penuh Antusiasme

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 68
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Medan,28 November 2025 | Kantor Pertanahan Kota Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan pertanahan yang cepat, tepat, dan berpihak kepada masyarakat melalui penyerahan sertipikat Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2025 yang dilaksanakan di Kantor Kelurahan Kwala Bekala. Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh warga yang telah menunggu legalitas atas tanahnya […]

  • Senin Pagi, 109 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Masih Terendam Banjir

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle M. Dekra / Syarif H
    • visibility 370
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta| Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan sebanyak 109 RT dan 3 ruas jalan terendam banjir hingga Senin, (07/07/2025). Banjir sebelumnya telah merendam berbagai daerah di Jakarta sejak Minggu (6/7). Ratusan RT yang terendam banjir itu tersebar di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur hingga Jakarta Barat. Berikut data wilayah terendam banjir hingga […]

  • Prabowo Bawa Agenda Indonesia ke Forum Ekonomi Dunia

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 120
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 20 Januari 2026| Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan pidato kunci dalam World Economic Forum (WEF) 2026 yang digelar di Davos, Swiss. Kehadiran ini menjadi yang pertama bagi Prabowo sebagai Presiden Republik Indonesia di forum ekonomi global tersebut. Berdasarkan keterangan resmi Sekretariat Kabinet, pidato Prabowo akan disampaikan di hadapan puluhan kepala negara dan pemerintahan serta […]

  • PETI di Sawahlunto Melonjak Drastis, Puluhan Excavator Beroperasi Bebas “APH Diduga Menutup Mata”

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 28
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kota Sawahlunto Sumbar (GMOCT), 23 Februari 2026| Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) yang telah lama menjadi masalah di lima desa di Kota Sawahlunto, yakni Desa Talago Gunung, Talawi, Kolok, Sijantang, dan Rantih, kini memasuki tahap yang lebih mengkhawatirkan. Puluhan unit alat berat excavator tercatat beroperasi dengan leluasa di lokasi-lokasi tersebut, sementara Polres Kota Sawahlunto […]

  • Indocement Diduga Abaikan Aturan, Warga Palimanan Barat Tuntut Kompensasi dan Perlindungan Lingkungan

    • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 125
    • 0Comment

    Tegarnews.co id-Cirebon, 28 September 2025| Warga Desa Palimanan Barat, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, kembali menyoroti aktivitas PT Indocement Tiga Roda yang dinilai merugikan masyarakat sekitar. Sejumlah tokoh masyarakat bersama aktivis lokal menuntut kejelasan soal kompensasi yang belum terealisasi serta dugaan pelanggaran aturan lingkungan oleh perusahaan semen tersebut. Saeful Yunus, S.E., M.M., aktivis sekaligus putra daerah […]

expand_less