Pemilik Kafe Karaoke di Way Lunik Tewas Ditikam Orang Tak Dikenal
- account_circle Rls/Naryoto
- calendar_month 3 hour ago
- visibility 4
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Bandar Lampung, 2 April 2026 | Kasus penikaman menewaskan seorang wanita pemilik kafe karaoke di kawasan eks lokalisasi Pemandangan, Kelurahan Way Lunik, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung bermula dari cekcok soal pembayaran jasa pemandu lagu.
Peristiwa ini diketahui menewaskan Nurma (36), seorang pemilik kafe atau rumah karaoke dan korban selamat Dian Anggraini alias Yola (36) bekerja sebagai pemandu lagu turut mengalami luka-luka akibat senjata tajam jenis badik.
“Ya, saat ini Satreskrim Polresta Bandar Lampung bersama Unit Reskrim Polsek Panjang masih melakukan penyelidikan, untuk mengungkap dan menangkap pelaku,” ujar Kabid Humas Polda Lampung, Yuni Iswandari Yuyun dikonfirmasi, Selasa (31/3/2026).
Yuni mengungkapkan, insiden penganiayaan ini bermula saat dua pria tak dikenal datang ke kafe karaoke milik korban, Nurma (36), Selasa 31 Maret 2026, sekitar pukul 03.00 WIB.
Selang dua jam kemudian tepatnya saat pelaku hendak meninggalkan lokasi, pihak kafe meminta pembayaran jasa menemani sebesar Rp600 ribu. Namun keduanya mengaku tidak memiliki uang hingga cekcok mulut dengan pemilik kafe.
“Situasi sempat diredam setelah seorang petugas keamanan melerai, dan pelaku akhirnya bersedia membayar 500 ribu sebelum meninggalkan lokasi bersama rekannya,” terang Yuni.
Sekitar 30 menit berselang, kedua pelaku kembali ke kafe setempat dengan alasan mencari telepon genggam yang diklaim tertinggal. Kedatangan tersebut kembali memicu cekcok dengan korban Nurma dan saksi Yola.
“Menurut keterangan saksi, tidak melihat pelaku membawa handphone. Cekcok kembali terjadi hingga pelaku mendorong korban hingga terjatuh,” kata Yuni.
Dalam kondisi emosi, pelaku kemudian mengeluarkan senjata tajam dari balik pinggang dan langsung menyerang korban. Nurma mengalami beberapa luka serius akibat serangan tersebut.[]
Saat pelaku hendak kembali menusuk, Yola berusaha menangkis, namun justru mengalami luka pada bagian tangan kanan dan wajah. “Setelah melakukan penusukan, pelaku langsung melarikan diri bersama rekannya menggunakan sepeda motor,” lanjutnya.
Yuni menambahkan, warga yang datang ke lokasi segera mengevakuasi kedua korban ke Puskesmas Panjang. Namun, nyawa Nurma tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Selanjutnya, kedua korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk keperluan visum. “Dari hasil pemeriksaan visum luar sementara, korban alami tiga luka sayatan di bagian kepala korban serta luka tusuk di bagian tengkuk leher sebelah kiri,” imbuh kabid humas.[]
- Author: Rls/Naryoto
- Editor: Redaksi
- Source: IDNTimes






At the moment there is no comment