Pemred Nusantara Merdeka News Laporkan Oknum ‘Angel Vision’ Atas Dugaan Fitnah dan Pencemaran Nama Baik
- account_circle Rls/Red
- calendar_month 2 hour ago
- visibility 3
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Cikarang Barat, 4 April 2026 | Pemimpin Redaksi (Pemred) media Nusantara Merdeka News ( Marakeh ) atau sering di sapa ” Bang Nano “secara resmi mengambil langkah hukum terkait tuduhan tidak berdasar yang dilontarkan oleh oknum anggota grup yang menamakan diri mereka Angel Vision.
Langkah ini diambil setelah kelompok Angel Vision yang berinisial R dan A mengunggah pernyataan melalui media sosial yang menyebut Pemred Nusantara Merdeka News sebagai “pembeking” atau “koordinator” (kordi) tanpa disertai bukti valid.
Pihak Pemred Nusantara Merdeka News merasa dirugikan secara moril dan profesi atas narasi yang dibangun oleh kedua oknum tersebut. Tuduhan tersebut dinilai sebagai bentuk pembunuhan karakter dan pencemaran nama baik. Sebagai bentuk keseriusan dalam menanggapi fitnah tersebut. Laporan resmi telah dilayangkan ke Polsek Cikarang Barat dengan nomor laporan: LP B / / 305 / IV / 2026 / SPKT / RESKRIM / CIKBAR / RESTRO BKS / PMJ
Selain menempuh jalur hukum terkait pencemaran nama baik, Pemred Nusantara Merdeka News juga melayangkan tuntutan transparansi terkait legalitas platform yang digunakan oknum tersebut, yakni Mutiaraindotv.my.id atau yang lebih dikenal dengan Angel Vision.
“Kami mempertanyakan keabsahan dan legalitas dari Mutiaraindotv.my.id, Sebagai institusi pers. Legalitas perusahaan pers sangat krusial dalam menjalankan fungsi kontrol sosial. Jangan sampai oknum-oknum di dalamnya berlindung di balik nama media untuk menyebarkan fitnah,” tegas Pemred Nusantara Merdeka News.
Pihak redaksi menegaskan bahwa:
“Tuduhan tersebut adalah fitnah keji yang tidak memiliki dasar hukum maupun bukti faktual. Pihak kepolisian diminta untuk segera memproses laporan ini sesuai dengan UU ITE dan pasal pencemaran nama baik dalam KUHP.
Kami menghimbau kepada seluruh rekan media dan masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.[]
- Author: Rls/Red
- Editor: Redaksi
- Source: Nusantara Merdeka News






At the moment there is no comment