Breaking News
light_mode
Beranda » Info Daerah » Aneh? Konsultan Supervisi “Melempem”, Diduga Tak Paham Spesifikasi Teknis

Aneh? Konsultan Supervisi “Melempem”, Diduga Tak Paham Spesifikasi Teknis

  • account_circle Husen
  • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
  • visibility 177
  • comment 0 komentar

Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi-Proyek Penataan Sarana Olahraga (SOR) di SDN Sukajadi 01, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, yang dibiayai melalui APBD Tahun Anggaran 2025 dengan nilai kontrak sebesar Rp98.448.000,00, kini menjadi sorotan. Sejumlah kejanggalan teknis ditemukan di lapangan, memunculkan pertanyaan besar mengenai pengawasan dan pelaksanaan proyek tersebut. (Jumat, 9 Mei 2025)

 

Dalam pantauan awak media, konsultan pengawas proyek terlihat kebingungan saat diminta menjelaskan ukuran pasti area pekerjaan.

“Untuk luasnya, ya segini aja bang. Udah pas. RAB-nya ada di kantor, saya lupa ukurannya. Soal semen floor hardener, insya Allah pakai, bang,” ujarnya santai tanpa menunjukkan bukti penggunaan material, Jumat dini hari pukul 02.16 WIB.

 

Keresahan semakin menguat ketika konsultan menjawab dengan ketidakpastian mengenai penggunaan floor hardener—material penting yang menentukan kekuatan dan ketahanan lantai lapangan.

“Insya Allah ada, bang. Nanti kalau sudah emel-emel, atau agak kering, baru digosok,” katanya singkat, dengan nada tidak meyakinkan.

Penjaga sekolah yang ditemui di lokasi juga mengungkapkan bahwa beton yang digunakan hanya berasal dari dua truk molen.

“Cor betonnya cuma dua mobil, bang. Soal floor hardener, saya nggak lihat ada tukang yang bawa,” ungkapnya.

 

Sementara itu, para pekerja di lapangan menyatakan bahwa mereka tidak mengetahui adanya penggunaan floor hardener.

“Iya bang, nggak ada semen floor hardener. Kita cuma pekerja, nggak tahu soal bahan bangunan begituan,” ucap salah seorang pekerja.

 

Saat ditanya mengenai kehadiran pengawas dari dinas terkait, konsultan hanya menjawab,

“Ada tadi, bang, katanya pengawasnya sempat datang. Tapi sekarang udah pulang.”

 

Pernyataan ini semakin memperkuat dugaan lemahnya pengawasan teknis langsung di lapangan. Tidak adanya kepastian volume material, dugaan tidak digunakannya floor hardener, serta respons konsultan yang tidak mampu menjelaskan spesifikasi teknis, membuat proyek ini patut dipertanyakan.

 

Dengan nilai hampir Rp100 juta, masyarakat layak mendapatkan hasil pekerjaan yang sesuai spesifikasi dan transparansi penuh dalam pelaksanaannya.

Publik kini menanti tindakan tegas dari instansi terkait, agar dugaan ketidaksesuaian ini tidak berujung pada pemborosan anggaran dan menurunnya kualitas infrastruktur pendidikan.

  • Penulis: Husen
  • Editor: Heriyanto
  • Sumber: Rls/Red

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Simulasi: Pertahanan Dan Keamanan Untuk Tamu Negara Guna Meningkatkan Pofesionalisme

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle Rls/M.Ifsudar
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jakarta Timur| Dalam rangka meningkatkan profesionalisme prajurit dan kemampuan pengamanan Very Very Important Person (VVIP), Yonif 201/JY Melaksanakan Latihan Aplikasi Blok VVIP pada hari Sabtu, 28 Juni 2025, bertempat di Kantor Walikota Depok. Latihan ini bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kesiapsiagaan satuan dalam melaksanakan tugas pengamanan terhadap tamu-tamu negara atau pejabat tinggi nasional. Kegiatan mencakup […]

  • Komplotan Copet Membabi Buta di Karnaval HUT Ke-451 Pemalang, Kerugian Perkiraan Ratusan Juta

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Heriyanto
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Pemalang, 27 Januari 2026 (GMOCT)| Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT) mendapatkan informasi dari salah satu anggotanya, media online Detikperistiwa, bahwa puluhan emak-emak mengalami kecopetan saat mengikuti acara Karnaval Kirab Gunungan Hasil Bumi dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-451 Kabupaten Pemalang Tahun 2026, (25/1). Kegiatan yang mengusung tema “Menyala, Bercahaya, dan Sejahtera” tersebut berlangsung […]

  • Arus Petikemas Tumbuh 10 Persen, PT Prima Multi Terminal Catat Kinerja Positif April 2025

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle PMT
    • visibility 84
    • 0Komentar

      Tegarnews.co.id –  Belawan  | PT Prima Multi Terminal (PMT), entitas anak dari PT Pelindo Terminal Petikemas yang mengelola sejumlah terminal petikemas strategis di Indonesia, mencatatkan lonjakan arus petikemas sebesar 10 persen pada April 2025. Capaian tersebut setara dengan volume 210.605 TEUs, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 190.635 TEUs. Peningkatan […]

  • Aksi Damai Aliansi Masyarakat, Advokat, Lembaga Dan Forum Media Banten Peduli Berjalan Kondusif Di SMA Negeri 4 Cikupa

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Tangerang, 14 Juli 2025| Aliansi yang terdiri dari unsur masyarakat, para advokat, lembaga swadaya masyarakat, serta Forum Media Banten Peduli (FMBP), hari ini melaksanakan aksi damai di depan SMA Negeri 4 Cikupa, Kabupaten Tangerang. Aksi berlangsung dengan tertib dan kondusif, sebagai bentuk aspirasi atas berbagai isu yang menjadi perhatian Publik pada Senin 14 Juli 2025 […]

  • Pembangunan Rusun, Warga Eks Tapos Minta Tidak Ada Pembongkaran Sebelum Konstruksi Dimulai

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Rls/Arfiyan.R/M.Ifsudar
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Bekasi, 3 Desember 2025| Warga eks Tapos menyatakan dukungan terhadap rencana pemerintah membangun rumah susun sebagai solusi hunian layak bagi masyarakat terdampak. Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Foktab Eks Tapos, Marulak Tampubolon, usai pertemuan dengan perwakilan pemerintah.selasa ( 2/12/25) Marulak menegaskan bahwa warga pada prinsipnya menyambut baik pembangunan rusun karena dianggap sebagai bentuk pemenuhan […]

  • APH dan Pemerintah Didesak Turun Tangan: Dugaan Pemanfaatan Aset Desa oleh PT Indocement Jadi Sorotan

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Cirebon, 6 Oktober 2025| Saeful Yunus, S.E., M.M., selaku Kepala Perwakilan SBI Jawa Barat, bersama Jufri menegaskan bahwa Aparat Penegak Hukum (APH) serta pemerintah tidak boleh tinggal diam terhadap dugaan pemanfaatan aset Desa oleh PT Indocement tanpa dasar hukum yang sah. Desakan ini didasarkan pada keterangan langsung dari H. Mustani dan pihak lain yang disampaikan […]

expand_less