Breaking News
light_mode
Home » Info Demo » Aksi Demo Depan Kantah, AMANAT Sebut Kinerja BPN Kota Depok “Jeblok!

Aksi Demo Depan Kantah, AMANAT Sebut Kinerja BPN Kota Depok “Jeblok!

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Rab, 31 Des 2025
  • visibility 257
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Depok, 1 Januari 2026| Jelang akhir tahun 2025, Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok mendadak digeruduk massa aksi, pada Rabu 24 Desember 2025.

Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Anti Mafia Tanah (Amanat) itu, menggeruduk kantor BPN, dengan tujuan menuntut kepastian hukum atas tanah rakyat yang hingga kini dinilai masih carut-marut dan penuh dengan polemik. Sehingga, kinerja dari BPN Kota Depok pun dapat dikatakan jeblok jauh dari harapan publik.

Adapun aksi unjuk rasa itu digelar, lantaran masyarakat sudah memendam rasa kekecewaan mendalam selama ini terhadap kinerja BPN Depok yang dianggap tidak hanya lamban, tetapi juga diduga menjadi “sarang” pungutan liar (pungli) terstruktur.

Sebagaimana dikutip dari laman beberapa pemberitaan, Koordinator aksi, Pardong bahkan sempat menegaskan, bahwa; BPN seharusnya menjadi garda terdepan dalam mempermudah urusan pertanahan, bukan justru menjadi tembok penghalang bagi masyarakat kecil.

“BPN itu tugasnya mempermudah, bukan mempersulit masyarakat! Mereka dibayar negara untuk memberikan kepastian hukum, tapi kenyataannya banyak warga yang terombang-ambing tanpa kejelasan dalam pengurusan persoalan hak mereka,” beber Pandong.

Pardong juga menyoroti kontrasnya komitmen Kementerian ATR/BPN pusat, terkait Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dengan fakta yang ada di lapangan. Pasalnya, realitas yang terpampang setiap hari di kantor BPN Depok sehingga jauh dari harapan.

Menurut aktifis yang dikenal sebagai penyambung lidah masyarakat itu, aturan pengendalian gratifikasi (Permen ATR/BPN No. 27/2016) seolah-olah cuma sekedar pajangan di pintu masuk Kantor BPN.

Selain itu, AMANAT kota Depok juga membeberkan sejumlah temuan krusial yang merugikan masyarakat, di antaranya:
– Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) berbayar yang seharusnya gratis buat masyarakat, namun justru praktiknya diduga ada pungutan biaya cukup besar di lapangan.
– Cengkeraman Calo: Pengurusan mandiri disebut-sebut malah dipersulit, sehingga warga terpaksa lewat jalur belakang yang melibatkan “orang dalam” dan juga oknum calo.
– Layanan Digital Mandeg: Inovasi digital yang digembar-gemborkan BPN Pusat ternyata dinilai tidak berjalan efektif diDepok.

Bahkan salah satu poin paling menyayat hati, adalah; tentang laporan warga yang telah mengurus sertifikat tanah selama empat tahun namun tak jua kunjung terbit. Mirisnya, mayoritas korban adalah warga kurang mampu yang tidak memiliki akses untuk “melobi” birokrasi.

Tercatat, kasus-kasus besar seperti sengketa warga Cinere Limo (korban Megapolitan) dan warga Bojong Malaka (korban pembangunan UIII) juga turut disuarakan.

Itu semua, adalah; sebagai bukti nyata kegagalan BPN Depok dalam memberikan perlindungan hukum terkait hak bagi warga pemilik tanah yang sah.

Pardong bahkan menegaskan, kalau AMANAT Depok akan terus menggelar aksi mengepung kantor BPN Depok di setiap minggu jika tidak juga ada perubahan yang signifikan pada praktik pelayanan di Kantah BPN Depok itu.

“Kami akan membawa massa yang lebih besar lagi. Kami tidak akan berhenti sampai praktik curang di BPN Depok dibersihkan secara total,” tandasnya.

Hingga berita ini dibuat, pihak BPN Kota Depok masih belum merespon konfirmasi dari awak media ini via WA.

Sepertinya fenomena akhir tahun yang disampaikan oleh AMANAT tersebut, patut untuk dijadikan pertimbangan evaluasi BPN pusat sekaligus bersih-bersih terkait dengan dugaan kinerja buruk serta praktik pungli dan percaloan di Kantah BPN kota Depok tersebut.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jurnalis Dihalang-Halangi Oknum Security Saat Investigasi Lahan Sengketa PT Anugrah Kreasi Propertama

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle HUSEN
    • visibility 269
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Bogor– 27 Agustus 2025– Ketegangan terjadi di kawasan Perumnas yang sedang dibangun PT Anugrah Kreasi Propertama, Desa Cikuda, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, pada Rabu (27/8/2025). Dua wartawan berinisial RL dan HD diusir oleh Chief Security perusahaan ketika berusaha mengonfirmasi dugaan lahan sengketa di lokasi proyek.   Kedua wartawan mendatangi perusahaan untuk meminta klarifikasi […]

  • Srikandi Baru Pangandaran: Mengenal Citra Pitriyami, Bupati yang Dilantik di Era Prabowo

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 35
    • 1Comment

    Tegarnews.co.id-Jawa Barat, 26 Februari 2026| Kabupaten Pangandaran resmi memasuki babak baru kepemimpinan. Citra Pitriyami, politikus perempuan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), telah resmi menjabat sebagai Bupati Pangandaran untuk masa bakti 2025–2030. Momen bersejarah terjadi pada 20 Februari 2025, saat Citra dilantik langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. Pelantikan ini menandai […]

  • Kejaksaan RI dan Dewan Pers Buat MoU Untuk Perkuat Penegakan Hukum Serta Perlindungan Jurnalis

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle FC-G65
    • visibility 286
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta| Dewan Pers dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI), Kamis (8/5-2025), menggelar rapat finalisasi Nota Kesepahaman (MoU) di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan. MoU tersebut dibuat dengan tujuan untuk memperkuat sinergi antara kedua lembaga, dalam mendukung penegakan hukum, perlindungan kemerdekaan pers, serta peningkatan kesadaran hukum di masyarakat. Selain itu, dalam rapat yang berlangsung […]

  • Nusron Akhirnya Minta Maaf Serta Klarifikasi Soal Isu Kepemilikan Tanah Oleh Negara

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 185
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 12 Agustus 2025| Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas kesalahpahaman yang timbul terkait isu kepemilikan tanah oleh negara. Hal tersebut ia sampaikan dihadapan awak media dalam konferensi pers yang berlangsung di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Selasa (12/8). “Saya Nusron Wahid, sebagai Menteri ATR/Kepala […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Ciampea, Laksanakan Silaturahmi Dengan Warga untuk Sampaikan Pesan Kamtibmas

    • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 90
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bogor| Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Ciampea, Polres Bogor, Polda Jawa Barat, Bhabinkamtibmas Desa Cihideung Udik, Aiptu Ateng Komara, melaksanakan kegiatan silaturahmi dengan warga masyarakat di Kampung Panuaran RT.002/005, Desa Cihideung Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, pada Rabu (04/06/2025). Kegiatan silaturahmi ini dilaksanakan sebagai wujud implementasi arahan Kapolres […]

  • Ditahan Bersama Bayinya, Ibu Rini Jadi Simbol Duka Penegakan Hukum Di Polres Jakarta Pusat

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 238
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 2 Agustus 2025| Tangis keadilan kembali terdengar lirih dari balik dinding dingin kantor polisi. Seorang ibu muda asal Sumedang, Jawa Barat, bernama Rini, harus menelan pil pahit hukum ketika dirinya dipanggil sebagai saksi dalam kasus perdata yang menyeret namanya di wilayah Polres Jakarta Pusat. Alih-alih mendapat perlakuan sebagai saksi, pada Jumat, 1 Agustus 2025, […]

expand_less