Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Bertemu Ketua Parlemen Jepang, Ketua DPR Minta Dukungan Transisi Energi Hijau Di RI

Bertemu Ketua Parlemen Jepang, Ketua DPR Minta Dukungan Transisi Energi Hijau Di RI

  • account_circle Red
  • calendar_month Sab, 31 Mei 2025
  • visibility 126
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta| Ketua DPR RI, Puan Maharani bertemu dengan Ketua Parlemen Jepang, Nukaga Fukushiro di sela kunjungan kerjanya di Tokyo. Puan meminta dukungan Jepang dalam bidang transisi energi hijau di Indonesia.

Diketahui, pertemuan keduanya digelar sebelum acara peresmian Patung Presiden RI Pertama Sukarno di KBRI Tokyo hari ini. Fukushiro datang sebagai tamu undangan dalam acara peresmian.

“Selamat Siang, Konnichiwa Yang Mulia Bapak Nukaga Fukushiro, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Jepang. Saya ucapkan terima kasih kepada bapak Ketua DPR Jepang telah berkenan hadir di KBRI Tokyo, dalam rangka peresmian Patung Presiden Sukarno,” kata Puan dalam keterangan tertulis, Rabu (28/5/2025).

Menurut Puan, pertemuannya dengan Nukaga Fukushiro menjadi momen penting bagi persahabatan RI-Jepang, yang tahun ini memasuki 67 tahun sejak tahun 1958.

“Presiden Sukarno sendiri telah memainkan peran penting dalam mengembangkan hubungan Indonesia-Jepang. Presiden Sukarno telah melakukan kunjungan ke Jepang pada tahun 1958 dan berapa kali setelahnya,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, cucu Bung Karno itu juga menyinggung pertemuannya dengan Perdana Menteri (PM) Jepang terdahulu, Fumio Kishida pada tahun 2023 lalu. Saat itu, keduanya berbicara soal peningkatan hubungan kerja sama antara RI dan Jepang, terutama dalam bidang ekonomi untuk meningkatkan hubungan diplomatik kedua negara.

Kedekatan hubungan kedua negara juga ditandai dengan lawatan Kaisar Jepang, Hironomiya Naruhito ke Jakarta pada tahun 2023. Ketika itu Puan juga melakukan audiensi dengan Kaisar Naruhito. PM Jepang baru, Shigeru Ishiba pun mengunjungi Indonesia di awal tahun 2025.

Kepada Ketua DPR Jepang, Puan lalu menyatakan hubungan kedua negara merupakan hubungan yang komprehensif. Hal ini karena hubungan RI-Jepang didasarkan kepada prinsip saling menguntungkan, saling menghargai, dan saling melengkapi. Ia menyebut Jepang adalah mitra strategis bagi Pembangunan Indonesia.

“Hubungan bilateral Indonesia dan Jepang perlu terus diperkuat terutama karena kita sama-sama menghadapi tantangan ketegangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global,” ungkap Puan.

“Kedua negara merupakan pilar utama untuk menciptakan perdamaian, keamanan, dan kesejahteraan di Asia,” sambungnya.

Puan pun menyinggung upaya pemerintah, termasuk KBRI di Jepang untuk memperkuat kerja sama bilateral yang telah terjalin. Ia juga mendorong penguatan sinergi antara Parlemen Indonesia dan Jepang untuk melengkapi hubungan erat antara pemerintah.

“Pada kesempatan ini, saya ingin mengundang Bapak Ketua DPR Jepang untuk berkunjung ke Indonesia,” ujar Puan.

Di sisi lain, Puan berbicara soal kerja sama perdagangan Indonesia dan Jepang. Ia menyebut Jepang merupakan salah satu mitra dagang dan investor asing utama di Indonesia. Di tengah meningkatnya gejala proteksionisme dan ketidakpastian ekonomi global, kata Puan, Indonesia-Jepang perlu meningkatkan arus perdagangan dan investasinya.

“Diharapkan Jepang tetap dapat mendukung Indonesia untuk infrastruktur, hilirisasi, dan transisi energi hijau,” harap perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

Lebih lanjut, Puan mendorong peningkatan persahabatan antar-masyarakat kedua negara. Hal ini disebut menjadi fondasi hubungan bagi Indonesia-Jepang agar semakin langgeng.

“Hubungan antar masyarakat dapat dibangun dengan bidang pariwisata, serta promosi budaya, seni, makanan, dan film. Saya harapkan lebih banyak wisatawan Jepang berkunjung ke Indonesia,” papar Puan.

“Kita juga perlu membangun hubungan antara generasi muda yang merupakan pemimpin di masa depan,” lanjutnya.

Menurut Puan, peningkatan hubungan antar generasi muda kedua negara dapat dilakukan melalui kerja sama Pendidikan.

“Termasuk pemberian beasiswa bagi mahasiswa Indonesia, terutama untuk bidang teknik, dan teknologi,” jelas Puan.

Puan berharap pertemuannya dengan Ketua Parlemen Nukaga Fukushiro dapat mempererat hubungan Indonesia-Jepang.

“Semoga bapak diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas keparlemenan. Terima kasih, Domo Arigato Gozaimasu,” ucapnya.

 

  • Author: Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Rls/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Bogor Gelar Upacara HUT Satpam Ke 45 Tahun di Mako Polres Bogor

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 396
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 20 Januari 2026| Upacara peringatan hari llang tahun (HUT) Satuan Pengamanan (Satpam) yang ke-45, tahun 2026 tingkat Kabupaten Bogor, yang dilaksanakan pada Minggu pagi, 18 Januari 2026, bertempat di Markas Komando (Mako) Polres Bogor. Upacara dipimpin oleh Wakapolres Bogor, Kompol Rizka Fadhila, S.H., S.I.K. Kegiatan berlangsung khidmat serta diikuti oleh perwakilan satuan pengamanan dari […]

  • Ketua DPD GMOCT Provinsi Aceh Desak Pembekuan Koperasi KOPBUN AMARA Di Nagan Raya

    • calendar_month Ming, 25 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 153
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Nagan Raya| Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT), bersama pekerja Koperasi KOPBUN AMARA, mendesak Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disprindakop) Kabupaten Nagan Raya untuk segera melakukan investigasi dan pembekuan koperasi tersebut. Desakan ini muncul menyusul meninggalnya Irawan, seorang sopir dump truk yang bekerja melalui KOPBUN AMARA, akibat kecelakaan kerja pada 26 Februari 2025 […]

  • DPD Gema Kosgoro Kota Bogor Menilai Tindakan Pemerintah Kota Bogor Terlalu Berlebihan Terhadap GMNI

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 100
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 24 Agustus 2025| Dalam menyikapi unjuk rasa mahasiswa yang berujung vandalisme. Mereka meminta Pemkot Bogor untuk mengutamakan dialog dalam menyelesaikan masalah ini. Ajid Letno Ketua DPD Gema Kosgoro Kota Bogor menilai pernyataan Kabag Hukum dan HAM telah mengusik suasana tentram kedamaian kota bogor. Bahwa  menyikapi unjuk rasa, penting bagi pemerintah untuk menemukan keseimbangan antara […]

  • Dugaan Kelalaian dalam Pendalaman Mens Rea Terkait Pembacokan Terhadap Wartawan, Kinerja Polres Nagan Raya Dipertanyakan?!!

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 221
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Nagan Raya, 20 September 2025 (GMOCT)| Kasus pembacokan yang menimpa Ridwanto oleh Muslem di Nagan Raya menjadi sorotan tajam. Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT) melalui sekretaris umumnya, Asep NS, menduga adanya kelalaian serius dalam proses penyidikan yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Nagan Raya. Asep NS menyatakan, “Tidak didalaminya niat jahat (Mens Rea) saat […]

  • Tokoh Jawa Barat Abah Anton Charlian: Masyarakat Diminta Waspada Terhadap Provokasi Yang Mengancam Persatuan Bangsa

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 82
    • 0Comment

    Tegarnews.co.idBandung,1 September 2025| Situasi politik nasional yang kian mengkhawatirkan mendorong Tokoh Jawa Barat, Irjen Pol (Purn) Anton Charlian, atau akrab disapa Abah Anton, menginisiasi pertemuan mendadak dengan sejumlah tokoh masyarakat pada Minggu (31/8/2025). Pertemuan berlangsung di kediamannya, Jalan Parakan Asri No. 8, Bandung, sebagai upaya merespons dinamika unjuk rasa yang akhir-akhir ini menelan korban dari […]

  • Kader Muda PKB Lebak Desak KPK Segera Tetapkan Tersangka Kasus kuota Haji

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Rls/Egi Hendrawan
    • visibility 323
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 28 Agustus 2025| Kasus dugaan korupsi pembagian kuota haji tambahan 2024 terus menuai sorotan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memang sudah memeriksa sejumlah pejabat Kementerian Agama, namun publik mempertanyakan mengapa Koordinator Staf Khusus Menteri Agama periode lalu, Abdul Rochman alias ‘Cak Adung’, belum juga dipanggil. Nama Cak Adung santer disebut dalam penyusunan Surat Keputusan (SK) […]

expand_less