Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Tokoh » Bicara Tuhan Tanpa Menghakimi! Inilah Sosok Habib Ja’far, Dai Filsafat yang Jadi ‘Penyelamat’ Pemuda Tersesat

Bicara Tuhan Tanpa Menghakimi! Inilah Sosok Habib Ja’far, Dai Filsafat yang Jadi ‘Penyelamat’ Pemuda Tersesat

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month 9 hour ago
  • visibility 4
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Jakarta, 28 Maret 2026 | Di era di mana jari netizen begitu mudah menghakimi, muncul seorang pendakwah yang justru memilih untuk merangkul. Dengan kaos oblong, celana jeans, dan peci putih yang melingkar di kepala, Husein bin Ja’far Al Hadar—atau yang lebih populer dikenal sebagai Habib Ja’far—telah menjadi fenomena baru dalam dunia dakwah digital tanah air.

Ia bukan tipe pendakwah yang hobi mengancam dengan api neraka. Sebaliknya, ia adalah sosok yang mengajak audiensnya untuk “ngopi bareng” sambil mendiskusikan keberadaan Tuhan dengan logika yang asyik dan menyejukkan.

Filsuf yang Nyasar di YouTube
Habib Ja’far bukan sekadar “habib industri” yang bermodalkan garis keturunan. Ia adalah seorang intelektual serius. Lulusan Magister Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini memiliki latar belakang pendidikan Akidah dan Filsafat Islam.

Inilah yang membuatnya berbeda. Setiap jawaban yang ia lontarkan tidak hanya berdasar pada dalil, tetapi juga dibedah secara filosofis. Sebelum viral di YouTube, ia adalah penulis produktif di berbagai media nasional seperti Kompas dan Tempo. Baginya, menulis adalah cara berdakwah yang sunyi namun abadi, yang kemudian ia transformasikan ke dalam kanal pribadinya, “Jeda Nulis“.

Penyelamat” di Majelis Pemuda Tersesat
Nama Habib Ja’far benar-benar meledak ketika ia memutuskan masuk ke “kandang singa”—berkolaborasi dengan komika Coki Pardede dan Tretan Muslim. Lewat segmen “Pemuda Tersesat“, ia melayani pertanyaan-pertanyaan dari netizen yang seringkali nyeleneh, tabu, bahkan cenderung skeptis.

Di sinilah letak magisnya. Habib Ja’far tidak marah saat ditanya hal yang dianggap tidak sopan. Ia justru menjawabnya dengan kepala dingin, penuh humor, dan tanpa nada menghakimi. Ia menjadi pelabuhan bagi anak-anak muda yang selama ini merasa “asing” di masjid atau majelis taklim karena merasa penuh dosa. Di tangan Habib Ja’far, agama menjadi rumah yang hangat bagi siapa saja, termasuk bagi mereka yang merasa sedang tersesat.

Membawa Tuhan ke Dalam Hati
Lewat bukunya yang fenomenal, “Tuhan Ada di Hatimu”, Habib Ja’far menekankan bahwa esensi beragama adalah cinta. Ia sering mengingatkan bahwa:

Penampilan Bukan Segalanya: Mengenakan jeans dan kaos bukan berarti mengurangi kadar keimanan, melainkan cara agar Islam bisa masuk ke semua lini kehidupan.

Toleransi adalah Kunci: Kedekatannya dengan tokoh lintas agama membuktikan bahwa ia mempraktikkan apa yang ia dakwahkan.

Literasi Digital: Ia mendorong pemuda untuk tidak hanya menjadi konsumen konten, tapi juga menjadi pribadi yang kritis dan suka membaca.

Oase di Tengah Polarisasi
Habib Ja’far adalah oase bagi milenial dan Gen Z yang haus akan spiritualitas namun muak dengan cara-cara dakwah yang kaku. Ia membuktikan bahwa untuk menjadi religius, seseorang tidak harus kehilangan akal sehat dan rasa humor.

Kini, sebagai Direktur Akademi Kebudayaan Islam Jakarta, ia terus konsisten menyebarkan pesan bahwa “Islam itu asyik”. Ia adalah bukti nyata bahwa bicara soal Tuhan bisa dilakukan tanpa harus menunjuk hidung orang lain sebagai ahli neraka. Sebab bagi Habib Ja’far, tugas dai adalah mengajak, bukan mengejek; merangkul, bukan memukul.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Wikipedia

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Bangsa Ini Tersakiti: Jemaah Terlantar, Guru Terhina, Reshuffle Menteri Agama”

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Egi Hendrawan
    • visibility 289
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 4 September 2025| Sorotan publik terhadap Menteri Agama Nasaruddin Umar semakin tajam. Dua isu besar yang menjeratnya—kegagalan dalam penyelenggaraan Haji 2025 dan pernyataannya soal guru yang dianggap merendahkan—mendorong desakan reshuffle kabinet makin bergema. Dalam pelaksanaan haji, sederet masalah besar tidak bisa ditutup-tutupi. Evakuasi jemaah di Muzdalifah terlambat 40 menit, membuat ribuan orang kelelahan. Pasangan […]

  • Pramono Datang Memberikan Adopsi Semangat MH Thamrin Dalam Membangun Jakarta

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle Rls/M.Ifusudar
    • visibility 74
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta 11 Januari 2026| Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menghadiri haul ke-85 sekaligus ziarah ke makam Pahlawan Nasional Mohammad Husni (M.H.) Thamrin di TPU Karet Bivak. Mohammad Husni Thamrin memiliki peran penting melalui berbagai lobi internasional terhadap penjajah. Karena itulah, M.H.Thamrin bukan hanya milik masyarakat Betawi, tetapi milik seluruh bangsa Indonesia,” ucap Pramono. Menurutnya, nilai-nilai […]

  • Pelindo  Berbagi Sembako Kepada  Anak  Yatim Memperingati Pelindo Day Tahun 2025

    • calendar_month Rab, 25 Jun 2025
    • account_circle Rls/Pelindo
    • visibility 292
    • 0Comment

      Tegarnews.co.id- Medan, 24 Juni 2025. Dalam rangka memperingati Pelindo Day Tahun 2025, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 kembali menunjukkan komitmennya dalam berbagi kebahagiaan dan kepedulian sosial melalui kegiatan “Pelindo Berbagi”, dengan menyalurkan paket sembako kepada anak-anak yatim yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan. Kegiatan sosial ini dilaksanakan serentak di berbagai cabang Pelindo […]

  • photo_camera 3

    Seolah Ditelan Bumi, Keberadaan Mobil Dinas Bupati Dimana? BPI KPNPA RI Desak Pemda Bogor

    • calendar_month Sab, 12 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1.093
    • 0Comment

    Tegarnews.site-Keberadaan mobil dinas Bupati Bogor menjadi tanda tanya setelah berakhirnya masa kepemimpinan Ade Yasin dan Iwan Setiawan. Hingga kini, kendaraan dinas yang seharusnya digunakan untuk operasional kepala daerah tidak terlihat secara fisik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor. Ketua Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), Rizwan Riswanto, mengungkapkan […]

  • FMR Bakar Ban di Depan Kejari, Desak Bongkar Dugaan Hibah 2024

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle AG
    • visibility 25
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kota Bogor, 24 Februari 2026| Puluhan massa Federasi Mahasiswa Revolusioner (FMR) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kejaksaan Negeri Kota Bogor, Selasa (24/2/2026). Aksi yang dimulai sekitar pukul 17.00 WIB itu diwarnai pembakaran ban bekas di depan gerbang kejaksaan sebagai simbol protes keras atas dugaan penyimpangan dana hibah Tahun Anggaran 2024 yang diperuntukkan bagi […]

  • Kapolda Jabar Ucapkan Bela Sungkawa Atas Gugurnya Satu Anggota Kepolisian Saat Bertugas dan  2 Warga Masyarakat dalam Pesta Rakyat di Garut

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 149
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Garut| Pesta rakyat yang di gelar di Kabupaten Garut hari Jumat 18 Juli 2025 telah menelan korban jiwa, dua orang warga masyarakat dan satu orang lagi dari anggota kepolisian Polda Jabar yang sedang bertugas. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan, S.I.K.,S.H.,M.H., menyampaikan duka yang mendalam  atas peristiwa tersebut, dimana ada dua warga masyarakat yang […]

expand_less