Breaking News
light_mode
Home » Hukum » BPKB Dibajak, Mobil Tak Pernah ke Klaten: Pengacara John L Situmorang,S.H.,M.H., Minta Kapolda Jateng Copot Kasat Lantas

BPKB Dibajak, Mobil Tak Pernah ke Klaten: Pengacara John L Situmorang,S.H.,M.H., Minta Kapolda Jateng Copot Kasat Lantas

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
  • visibility 174
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 27 Januari 2026| Kasus pembajakan BPKB mobil Toyota Rush milik Irawan terus menjadi sorotan, setelah pengacara John L Situmorang. S. H.,M.H. mengeluarkan tuntutan tegas kepada Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo untuk mencopot Kasat Lantas Polres Klaten, yang dinilai lalai dan mencoreng sistem administrasi kendaraan bermotor.

Kasus yang sebelumnya viral di puluhan media anggota Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT) dengan judul “BPKB Toyota Rush Milik Irawan Dibajak, Mobil Utuh di Jatim Namun Surat Terbit di Klaten” mengungkapkan masalah serius yang tidak hanya sebatas kesalahan administrasi, melainkan masuk ke ranah dugaan tindak pidana.

“Ini bukan kasus sepele. Ada pencurian, ada dugaan sindikat, dan ada kelalaian aparat. Kalau ini dibiarkan, kepercayaan publik bisa runtuh,” tegas John L Situmorang.

Pengacara tersebut menjelaskan, BPKB mobil yang dibeli secara resmi oleh Irawan pada Mei 2025 dengan administrasi lengkap di Samsat Ciputat, hilang karena dicuri pada Agustus 2025 di Madiun, Jawa Timur. Namun, BPKB tersebut justru berhasil dimutasi dan terbit dengan data baru di Samsat Klaten, termasuk nama dan nomor polisi yang berbeda – padahal mobilnya tidak pernah ke Klaten, tidak dilakukan cek fisik, dan tetap berada di bawah kekuasaan pemilik asli di Jawa Timur.

“Ini logikanya di mana? Mobil tidak ada, tapi BPKB bisa jalan. Ini kuat dugaan ada sindikat dan kelalaian serius di Satlantas Polres Klaten,” ujarnya.

Oleh karena itu, John L Situmorang. S.H., M.H., secara terbuka meminta Kapolda Jateng mengambil langkah tegas. “Saya minta Kapolda Jateng mencopot Kasat Lantas Klaten. Ini penting sebagai bentuk tanggung jawab dan peringatan keras. Kalau aparat lalai tapi tidak ada sanksi, ke depan kasus serupa akan terus terjadi,” katanya.

Ia menegaskan, meskipun BPKB sudah resmi kembali ke tangan Irawan setelah melalui proses klarifikasi, proses hukum harus diusut tuntas untuk mengungkap semua pihak yang terlibat dalam peredaran BPKB secara ilegal. Keluarga Irawan berharap kasus ini menjadi pelajaran besar dan tidak terulang lagi.

“Jangan sampai masyarakat kecil jadi korban sistem yang bocor,” pungkas Jhon.

#noviralnojustice
#polri
#polresklaten
#poldajateng
#poldajatim

Team/Red: Jelajahperkara
GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: GMOCT

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Hassan Wirajuda: Diplomat Kebanggaan Betawi yang Disegani Dunia, Otak di Balik Damai Aceh dan Reformasi Kemenlu

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 34
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 24 Februari 2026| Nama Dr. Noer Hassan Wirajuda mungkin identik dengan setelan jas rapi dan meja perundingan tingkat tinggi di PBB. Namun, di balik profilnya yang tenang dan intelek, ia adalah seorang putra asli Pinang, Tangerang, yang membawa nilai-nilai keberanian budaya Betawi ke panggung diplomasi dunia. Lahir pada 9 Juli 1948, Hassan tumbuh di […]

  • Ketua Mina II: Desak Ketua Menganti I Jangan Diam! “Diminta Transparan Soal Bantuan Nelayan”

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 21
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Cilacap, 9 Maret 2026 | Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) bidang perikanan tangkap Mina Menganti II, Tarsim, menyampaikan pernyataan tegas terkait pentingnya keterbukaan dalam pengelolaan bantuan yang diperuntukkan bagi para nelayan di Desa Menganti, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, (8/3). Dalam keterangannya, Tarsim mempertanyakan bantuan yang disebut berasal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan […]

  • Kejati Kepri Dorong Optimalisasi Pemulihan Aset Dalam Pemberantasan Korupsi

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 248
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Tanjungpinang, 8 Oktober 2025| Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kejati Kepri) menegaskan komitmennya dalam memperkuat strategi asset recovery atau pemulihan aset sebagai bagian dari upaya pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia. Hal ini disampaikan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Kepri, Irene Putrie, saat menjadi narasumber dalam program dialog “Tanjungpinang Pagi”, yang disiarkan langsung oleh RRI Pro […]

  • Pungutan Liar Program PTSL di Desa Cipinang, Majalengka: Rp 200.000 dengan Alasan “Ngopi”?

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 169
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Majalengka, Jawa Barat| Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang digadang-gadang gratis oleh Kementerian ATR/BPN, justru menimbulkan polemik di Desa Cipinang, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka. Warga setempat mengeluhkan pungutan biaya pembuatan sertifikat tanah yang mencapai Rp 200.000 per bidang, ditambah dua materai. Informasi ini didapat oleh Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT) dari media […]

  • Kantor Pertanahan Kota Medan Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim di Cafe Tata Bumi

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 27
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan, 6 Maret 2026 | Kantor Pertanahan Kota Medan melaksanakan kegiatan buka puasa bersama sebagai bentuk mempererat silaturahmi antarpegawai sekaligus meningkatkan kepedulian sosial. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menghadirkan santunan kepada anak yatim serta tausiah keagamaan yang disampaikan oleh K.H. Akhmad Khambali. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Cafe Tata Bumi dan dihadiri oleh jajaran pimpinan serta pegawai […]

  • Penyebab Siswa SD Gantung Diri di NTT: Tak Dibelikan Buku dan Pulpen

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 50
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 4 Februari 2026| Surat itu ditulis YBR menggunakan bahasa daerah Bajawa. Satu baris surat itu berisi ungkapan kekecewaan korban terhadap ibunya. Dalam surat itu, YBR menyebut ibunya pelit. Selebihnya, surat itu berisi ungkapan perpisahan kepada ibunya. Berikut isi surat YBR kepada ibunya: Kertas Tii Mama Reti (Surat untuk mama Reti) Mama Galo Zee (Mama […]

expand_less