Breaking News
light_mode
Home » Opini » Diburu Warga Net! Zulhas Diduga Dalang Penyebab Banjir Bandang

Diburu Warga Net! Zulhas Diduga Dalang Penyebab Banjir Bandang

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sel, 2 Des 2025
  • visibility 317
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 2 Desember 2025| Kebijakan yang dikeluarkan oleh Zulkifli Hasan (Zulhas) selama menjabat sebagai Menteri Kehutanan (Menhut) pada periode 2009 hingga 2014 di Kabinet Indonesia Bersatu II terus menjadi subjek kontroversi, terutama terkait pemberian izin pembalakan dan pelepasan kawasan hutan di pulau Sumatera.

Sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) lingkungan menyoroti besarnya jumlah izin yang dikeluarkan kementerian di bawah kepemimpinan Zulhas. Greenomics Indonesia, misalnya, pernah menempatkan Zulhas sebagai menteri yang paling banyak menerbitkan izin pelepasan kawasan hutan menjadi perkebunan.

Angka yang beredar di publik menyebutkan total area yang dialihfungsikan mencapai jutaan hektare, dengan sebagian besar berada di wilayah Sumatera yang kaya hutan, memicu kekhawatiran terkait deforestasi dan bencana lingkungan, termasuk kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) gambut.

Jejak kebijakan Zulhas kian mencuat setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadapnya sebagai saksi pada tahun 2014. Pemeriksaan tersebut terkait dugaan suap revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau yang menjerat mantan Gubernur Riau, Annas Maamun, dan korporasi.

“Kami pada saat itu menolak semua permohonan izin alih fungsi hutan yang diajukan oleh perusahaan (terkait kasus suap) itu. Kewenangan izin penebangan saat itu pun banyak dikeluarkan oleh Bupati, bukan dari Kementerian Kehutanan,” ujar Zulhas usai diperiksa KPK.

Meskipun mantan Menhut tersebut kerap menyampaikan sikap tegas terhadap pembalakan liar, dengan menyatakan tidak ada toleransi bagi pelakunya, data dan kritik dari kelompok lingkungan terus menyoroti dampak jangka panjang dari izin pelepasan kawasan yang masif.

Periode kepemimpinan Zulkifli Hasan di Kementerian Kehutanan pun dinilai oleh banyak pihak sebagai masa transisi cepat dari hutan alami menuju perkebunan monokultur, yang berimplikasi pada kerusakan ekosistem dan konflik lahan di Sumatera.

Isu ini kembali relevan seiring dengan posisinya saat ini dalam pemerintahan, mengingat kebijakan sektor kehutanan dan lingkungan tetap menjadi pilar penting dalam agenda pembangunan berkelanjutan Indonesia.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Publik

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • FKDT Mendukung Kapolri, Tindak Aksi Anarkis Yang Merusak Fasilitas Umum

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 106
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta,1 September 2025|Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPP FKDT) Lukman Khakim mendukung penuh upaya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajaran kepolisian menindak tegas segala bentuk aksi anarkis yang merusak ketertiban umum. Dukungan itu disampaikan menyusul maraknya penjarahan, perusakan fasilitas, dan bentrokan pasca unjuk rasa di Jakarta dan berbagai daerah. Lukman […]

  • Kantor Pertanahan Kota Medan Tingkatkan Mutu Layanan Lewat Penilaian Indeks Kepuasan Masyarakat 2025

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 61
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan, 3 Desember 2025 |Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, Kantor Pertanahan Kota Medan melaksanakan Penilaian Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebagai upaya untuk mengetahui tingkat kepuasan dan harapan masyarakat terhadap layanan yang diberikan. Penilaian ini dilakukan secara objektif melalui survei yang mencakup berbagai aspek pelayanan, seperti kecepatan proses, ketepatan prosedur, keramahan petugas, kemudahan akses layanan, […]

  • Sidang Kedua Kasus Penganiayaan di Ratamba, Banjarnegara, GMOCT Kawal Kasus, Asep NS: Hukum Dengan Setimpal

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 149
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Banjarnegara, 14 November 2025 (GMOCT)| Sidang kasus penganiayaan yang terjadi di Desa Ratamba, Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara, yang menimpa Aji Setiawan pada 12 Februari 2025 lalu, memasuki sidang kedua di Pengadilan Negeri Banjarnegara, Rabu (12/11). Lima terdakwa pelaku, yaitu Tomi Isworo, Adin, Nur Hamzah, Sugiyono, dan Sugiono alias Celeng, dihadirkan dalam sidang yang terbuka untuk umum […]

  • Manfaatkan Aplikasi Sentuh Tanahku, Akses Layanan Pertanahan Kini Lebih Mudah dan Aman

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 97
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan, 15 Januari 2026| Kantor Pertanahan Kota Medan mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Aplikasi Sentuh Tanahku sebagai sarana layanan informasi pertanahan yang mudah, cepat, dan aman. Aplikasi resmi dari Kementerian ATR/BPN ini hadir untuk mendukung transformasi digital layanan pertanahan, termasuk dalam penggunaan sertipikat elektronik yang memberikan perlindungan hukum lebih baik bagi pemegang hak atas tanah. Aplikasi […]

  • Misteri Dana Miliaran di Dinas Pendidikan Kuningan: Kemana Larinya? Warga Desak Audit Dan Usut Tuntas

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 121
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kabupaten Kuningan (GMOCT)| kembali dihebohkan oleh dugaan penyimpangan anggaran di Dinas Pendidikan. Miliaran rupiah dari beberapa pos anggaran hingga kini belum jelas peruntukannya, memicu keresahan dan pertanyaan besar dari masyarakat: kemana uang rakyat tersebut? Informasi ini diperoleh GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) dari media online KabarSBI yang tergabung dalam GMOCT. Salah satu temuan […]

  • Polsek Dramaga Polres Bogor Melaksanakan Kegiatan Upacara Hari Jadi Bogor Ke 543 Tahun 2025, Tingkat Kecamatan Dramaga “Polri Untuk Masyarakat”

    • calendar_month Rab, 4 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 116
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Upacara peringatan hari jadi Bogor yang ke-543 tahun 2025 tingkat Kecamatan Dramaga bertempat di Halaman Kantor Kecamatan Dramaga, Jl. Pasar Dramaga No. 74 Desa Dramaga Kec. Dramaga Kabupaten Bogor. Dengan tema “Sacangreud Pageuh, Sagolek Pangkek” Dimana tanggal 3 Juni ditetapkan sebagai sejarah awal berdirinya Kabupaten Bogor. Sesuai arahan Bapak Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu […]

expand_less