Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Dugaan Pengkotak-kotakkan Awak Media Oleh Diskominfo Diperjelas Dengan Sikap Diskriminatif Humas DPRD Depok

Dugaan Pengkotak-kotakkan Awak Media Oleh Diskominfo Diperjelas Dengan Sikap Diskriminatif Humas DPRD Depok

  • account_circle Tim/Red
  • calendar_month Sen, 9 Jun 2025
  • visibility 133
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Depok| Pemangku jabatan kehumasan di Diskominfo maupun di lembaga DPRD Kota Depok, tengah mendapat sorotan publik. Tentu sudah sepatutnya perlu untuk disikapi dan dievaluasi oleh Walikota Depok dibawah kepemimpinan Supian-Chandra. Pasalnya, banyak pihak awak media yang resah dan tidak-nyaman dalam menjalin kemitraan dengan Diskominfo maupun Humas DPRD belakangan ini.

“Saya merasa kecewa, awak Media yg lain sdh terima uang Release. Sedangkan sy smpai hari ini blm juga terima. Malahan, di minta untuk ambil kembali berkas yg sdh sy kirimkan ke pak Dadang Humas. Apakah ini bukan sikap diskriminatif Humas DPRD secara terang-terangan pada sy?! Sebelumnya sy juga diminta oleh Bu SekWan Kania untuk menyampaikan hal ini kpd Ketua DPRD Kota Depok,” ungkap salah seorang awak media kepada awak media ini, via WA baru-baru ini.

Dugaan upaya pengkotak-kotakkan awak media, oleh Diskominfo maupun Humas DPRD Depok sudah sepatutnya perlu untuk disikapi lebih lanjut. Sebagaimana dikutip dari laman beberapa pemberitaan media, Diskominfo disebutkan bersikap tidak transparan dan pilih-kasih dalam menjalin hubungan kemitraan. Begitupun dengan pengelolaan Kehumasan di DPRD Kota Depok, yang menurut sorotan beberapa awak media baru kali ini terkesan tidak kondusif dan pilih kasih. Padahal pengelolaan kemitraan sebelumnya, semua bisa berjalan dengan baik dan nyaman. Namun sejak pergantian pengurus kehumasan di DPRD, banyak yang tidak terakomodir dengan baik dan benar.

Salah satu contoh, terkait pengelolaan release pemberitaan yang terjadi baru-baru ini. Beberapa awak media disebutkan tidak menerima pencairan dana release dengan dalih dampak efisiensi anggaran.

“Untuk bulan Mei ada 40 Media yang tidak bisa cair dikarenakan media yg masuk berkas banyak. Sedangkan anggaran bulan Mei tidak cukup. Sudah disampaikan kepada media yg tidak cair agar berkasnya ditarik agar tidak salah faham. Dampak efisiensi anggaran,” jawab Kabag Humas Nita via WA saat dikonfirmasi.

Berdasarkan beberapa pengalaman para awak media di daerah lain, seperti di Aceh Barat dan Medan, sebagaimana dikutip dari laman pemberitaan yang beredar, praktik diskriminatif terhadap awak media terjadi karena beberapa alasan, seperti:
Kurangnya Komunikasi, seperti yang diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominsa) Aceh Barat, Erdian Mourny, mengakui bahwa dirinya belum sepenuhnya berkomunikasi dengan jurnalis karena baru saja menjabat, sehingga menyebabkan miskomunikasi.

Sementara, di DPRD Kota Medan, Kasi Humas Media DPRD Kota Medan, Ika Safitri, menyebutkan bahwa kerjasama dengan media harus diketahui dan disetujui oleh ‘kordinator grup wartawan’ namun tidak jelas apa kewenangan dan dasar hukumnya.

Selain itu, praktik diskriminatif dapat terjadi karena segelintir oknum yang bersikap tidak transparan. Sehingga kepemimpinan di Diskominfo perlu untuk dilakukan evaluasi begitu pula bidang Humas DPRD kota Depok yang diduga kurang mampu mengakomodir dan menangani hubungan kemitraan dengan awak media.

Sebagai saran solusi, penyelesaian terkait hal tersebut sudah sepatutnya pihak Pemerintah Kota (Pemkot) dan DPRD Kota Depok bisa bersikap bijak dalam menyikapi keluhan para awak media yang merasakan adanya sikap pilih kasih tersebut.

DPRD Kota Depok sepatutnya perlu untuk segera melakukan evaluasi, terhadap kinerja Humas dan para stafnya yang dinilai kurang mengakomodir dalam menangani hubungan kemitraan dengan para awak media serta memastikan tidak ada terjadi praktik Diskriminatif dan lebih mengedepankan transparansi dalam pengelolaan anggaran.

Selain itu, Humas DPRD Depok sepertinya perlu SDM yang mumpuni dalam menjalin komunikasi secara baik dan benar dengan awak media sehingga bisa memastikan tidak perlu terjadi adanya kesalahpahaman.

Lebih dari itu, perlu juga ada transparansi dalam proses kerjasama dengan awak media sehingga dapat mencegah apa yang bisa mengarah pada perilaku praktik diskriminatif.

Bahkan ditegaskan, bahwa Keterbukaan Informasi Publik merupakan hal yang harus diperhatikan karena itu adalah satu pilar penting untuk mewujudkan suatu pemerintahan yang transparan, efisien, akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan sebagaimana diatur oleh Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.[]

  • Author: Tim/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tampilkan Sexy Dancer, DPRD Kota Batam Akan Panggil Super Z Club & Pihak Terkait

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 146
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Batam, 18 Agustus 2025| Penampilan Sexy Dancer & Tarian Erotis yang ditampilkan oleh Tempat Hiburan Malam (THM) Super Z Club yang berlokasi di Lt. 2 Pasar Aviari Kel. Buliang Kec. Batu Aji Kota Batam membuat Anggota DPRD Kota Batam angkat bicara. Safari Ramadhan, S.Pd.I, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Batam Fraksi PAN yang juga Anggota […]

  • Modus Lowongan Kerja, Tipu Banyak Korban dan Uang Hingga Juta Rupiah di Penggilingan Jakarta Timur

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 20
    • 0Comment

    Tegarnews.co id-Jakarta, 5 Maret 2026| Belasan orang menjadi korban penipuan berkedok lowongan kerja di Penggilingan Jakarta Timur. korban dimintai sejumlah uang mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah dengan iming-iming pekerjaan sebagai Security di PT KAI & Trans Jakarta. Hal ini diungakap kan Darmanto, salah satu korban yang tertipu oleh inisial AKML alias “Jo”. Kepada […]

  • Diduga Cut & Fill Ilegal di Tanjung Gundap, Pemkot Batam Diminta Segera Turun ke Lokasi Agar Tidak Terjadi Banjir!

    • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 81
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Batam, 7 September 2025| Pengerjaan Cut & Fill yang berlokasi di Tanjung Gundap Kel. Tembesi Kec. Sagulung Kota Batam diduga ilegal dan bisa berakibat fatal terkait lingkungan sekitar. Pantauan awak media di lokasi, tampak terlihat dua aktivitas pengerjaan Cut & Fill tanpa adanya informasi pengerjaan dan dikerjakan oleh dua perusahaan berbeda yang lokasinya berada di […]

  • Wujudkan Kamseltibcarlantas, Personel Polsek Ciampea Gelar Pengaturan Lalu Lintas di Pagi Hari

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 101
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bogor, 22 Juli 2025| Dalam upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), jajaran Polsek Ciampea Polres Bogor melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan di wilayah Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Selasa pagi (22/07/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari pelayanan prima Polri kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam sibuk saat warga memulai […]

  • Pembangunan Tangki Septik Komunal di Rusun Bidara Cina, Jakarta Timur Terus Dikebut

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Dekra
    • visibility 293
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id—Jakarta, 20 Agustus 2025| Pembangunan tangki septik komunal terintegrasi teknologi tepat guna biogas dan skala rumah tangga di Rusun Bidara Cina, RW 11, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur terus dilakukan akselerasi agar rampung sesuai target di akhir September mendatang. Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin mengatakan, ground breaking pembangunan septic tank yang dilakukan pada […]

  • Luar Biasa! PT PHSS Berhasil Melampaui Target Produksi Migas, 14 Ribu Barel / Hari

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 73
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, Senin 7 Juli 2025| 14 Ribu Barel Sehari! PHSS Cetak Rekor Baru di Semester Pertama 2025. Muara Badak hingga menjelang akhir Semester I tahun 2025, PT. Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) berhasil melampaui target produksi migas di angka produksi minyak sekitar 14 ribu barel per hari (BOPD), dan gas 105 juta standar kaki kubik […]

expand_less