Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Greenpeace: Deforestasi 40 Tahun Picu Banjir dan Longsor Mematikan di Sumatra

Greenpeace: Deforestasi 40 Tahun Picu Banjir dan Longsor Mematikan di Sumatra

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
  • visibility 141
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 23 Januari 2026| Kerusakan hutan akibat alih fungsi lahan dan eksploitasi sumber daya alam turut berkontribusi langsung terhadap meningkatnya frekuensi dan skala bencana ekologis di Indonesia. Dilansir dari harian merdeka, Banjir dan tanah longsor yang melanda Sumatra bukan semata akibat faktor alam, melainkan dari runtuhnya daya dukung lingkungan akibat deforestasi masif yang berlangsung puluhan tahun.

Direktur Greenpeace Indonesia Leonard Simanjuntak mengatakan bahwa bencana banjir dan longsor yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat merupakan peringatan keras atas krisis ekologis yang telah lama diabaikan. Hal tersebut menjadi bencana ekologis paling mematikan dalam sejarah Indonesia.

“Hampir dua bulan terakhir ini kita tersadarkan, diperingatkan keras oleh sebuah bencana hidrometeorologis, bencana ekologis yang paling mematikan dalam sejarah bencana-bencana ekologis Indonesia, yaitu banjir dan longsor yang masif di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” ujarnya dalam Konferensi Pers RUU MA: Masyarakat Adat 16 Tahun Tanpa Payung Hukum, (21/1).

Leo menekankan, hutan-hutan alam yang rusak tersebut pada dasarnya merupakan hutan yang selama ini dikelola oleh masyarakat adat. Namun, dalam empat dekade terakhir, hutan-hutan adat itu secara sistematis beralih fungsi dan dikuasai oleh berbagai industri ekstraktif dengan legitimasi negara.

“Hutan-hutan tersebut sudah secara masif selama 40 tahun atau empat dekade terakhir dirusak karena dengan restu negara dikuasai oleh berbagai jenis industri ekstraktif dari logging, industri bubur kayu, berbagai jenis tambang, dan kelapa sawit,” ujarnya.

Menurutnya, deforestasi masif yang terjadi telah menghilangkan fungsi hutan sebagai penyangga ekologis. Padahal, jika hutan-hutan tersebut tetap berada dalam pengelolaan masyarakat adat dengan praktik berkelanjutan, dampak bencana tidak akan sedemikian masif dan mematikan.

“Ini perlu menjadi refleksi, menjadi pengingat yang keras bagi pemerintah dan juga berbagai aktor industri bahwa hutan-hutan adat dan penjaganya yaitu masyarakat adat harus diberikan kewenangan untuk menjalankan praktik-praktik pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan,” ucapnya.

Selain itu, Leo menyampaikan bahwa tragedi ekologis di Sumatra berpotensi terulang di wilayah lain apabila pola eksploitasi sumber daya alam terus dipertahankan. Papua dan kawasan adat lainnya disebut berada di ambang risiko yang sama jika negara terus membiarkan industri ekstraktif mengambil alih wilayah adat dan menyingkirkan masyarakat setempat.

“Bila terus dibiarkan industri-industri ekstraktif mengambil alih hutan-hutan adat dan mendepak masyarakat adat dari wilayah-wilayah adatnya. Bencana ada di depan mata, kalau ini diteruskan,” tegasnya.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nama Budi Muncul Menjadi Koordinir Judi Togel AK di STM Hilir, Diduga “Budi APH”

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 78
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan , 30 Desember 2025| Seorang warga Tionghoa yang di sebut – sebut sebagai mafia dan bos tunggal judi di Sumut AK sudah menjadi bahan obrolan di mana mana, di Medan dan seluruh warga Sumut karena banyak oknum aparat terlibat menjadi kaki tangannya untuk bisnis haramnya. Banyak petinggi – petinggi polri dan TNI yang mendukung […]

  • Pengurus Pusat IPNU : Irjen Suyudi Ario Seto Sosok Tepat Lanjutkan Kepemimpinan Kapolda Metro Jaya

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Egi Hendrawan
    • visibility 562
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 19 Juli 2025| Ketua Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) sekaligus Kader Muda NU Banten, Muhammad Abudin, menyatakan dukungan penuh terhadap Kapolda Banten, Irjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai figur yang sangat layak untuk memimpin Polda Metro Jaya Mengingat Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Karyoto bakal purna tugas seiring […]

  • BNN Luncurkan Program Nasional Indonesia Bersinar di Lahat, Dukung Asta Cita Prabowo

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 122
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Lahat-Sumut, 24 Januari 2026| Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Suyudi Ario Seto bersama Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto meluncurkan program Nasional Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba). Kegiatan ini menegaskan komitmen BNN dalam mendukung kebijakan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Peluncuran Nasional di Lahat Acara peluncuran Nasional Kabupaten Bersinar dilaksanakan pada […]

  • Polri Berhasil Mengungkap 49.306 Kasus Narkoba, Sita 214 Ton Barang Bukti Sebanyak 2,1 Ton Dimusnahkan Bersama Presiden RI

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle Rls/M.ifsudar
    • visibility 435
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 30 Oktober 2025| Jadi Sorotan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama jajaran polda di seluruh Indonesia berhasil mengungkap 49.306 kasus tindak pidana narkoba sepanjang periode terakhir dengan 65.572 tersangka yang berhasil diamankan. Dari jumlah tersebut, 1.422 kasus di antaranya telah menjalani program rehabilitasi sebanyak 1.898 kali sebagai upaya Polri dalam penegakan hukum yang […]

  • Amuk Demo Nelayan Pangandaran, Bikin Jebol dan Rusak Mobil Damkar Dapat Direda Kapolres

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 514
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pangandaran Jawa Barat, 25 Juli 2025| Kericuhan hebat tak terhindarkan dalam aksi unjuk rasa nelayan di depan Pendopo Bupati, Kamis (24/7) kemarin Diakarenakan Masa tidak dapat bertemu dengan Bupati Pangandaran Eskalasi kemarahan massa memuncak dengan perusakan gerbang Pendopo hingga satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar). Situasi yang di ambang anarki akhirnya berhasil dikendalikan setelah Kapolres […]

  • Polres Bogor Amankan Puluhan Pelajar Yang Hendak Demo ke Jakarta

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 80
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 29 Agustus 2025| Polres Bogor berhasil mengamankan sejumlah pelajar yang diduga akan mengikuti aksi demonstrasi di Jakarta. Penyekatan dipimpin langsung Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., di wilayah Tenjo, Kabupaten Bogor, (28/8). Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Kabag Ops Polres Bogor AKP Nur Istiono, S.I.K., M.H., Kasat Samapta AKP Yogi Nugraha, S.E., […]

expand_less