Breaking News
light_mode
Beranda » Info Demo » JANGKAR Turun ke Jalan, Bongkar Anggaran Perjalanan Dinas atau Kami Datang Lebih Besar

JANGKAR Turun ke Jalan, Bongkar Anggaran Perjalanan Dinas atau Kami Datang Lebih Besar

  • account_circle AG
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar

Tegarnews.co.id-Kota Bogor, 6 Februari 2026| Jaringan Koalisi Rakyat (JANGKAR) kembali turun ke jalan sebagai bentuk kontrol publik terhadap dugaan penyalahgunaan anggaran perjalanan dinas luar negeri sejumlah pejabat Pemerintah Kota Bogor. Aksi ini dipimpin langsung oleh Koordinator Lapangan, Faiz, yang menyuarakan tuntutan keras terkait transparansi penggunaan uang rakyat.

Dalam orasinya, Faiz menegaskan bahwa perjalanan dinas luar negeri yang dilakukan sejumlah pejabat dinilai tidak memiliki urgensi jelas serta minim manfaat nyata bagi masyarakat. Bahkan, beberapa agenda disebut tidak pernah dipaparkan secara terbuka kepada publik.

“Kalau pakai uang rakyat, jangan diam-diam. Tunjukkan dasar hukumnya, tunjukkan pos anggarannya, tunjukkan hasilnya. Jangan jadikan APBD sebagai tiket jalan-jalan pejabat,” tegas Faiz di hadapan massa aksi.

JANGKAR menyoroti perjalanan pejabat ke sejumlah negara seperti Italia, Jepang, hingga Eropa yang dinilai mencederai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi anggaran. Massa juga mempertanyakan legalitas Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD), sumber pendanaan, serta manfaat konkret dari perjalanan tersebut terhadap pelayanan publik.

Tak hanya itu, JANGKAR turut mempertanyakan keterlibatan sejumlah pejabat, termasuk Kepala Bapperida dan Direktur Utama PDAM Kota Bogor, yang dinilai belum pernah memberikan penjelasan terbuka mengenai urgensi keberangkatan mereka ke luar negeri.

Menurut Faiz, terdapat inkonsistensi keterangan pejabat terkait sumber dana perjalanan. Awalnya disebut berasal dari pihak luar, namun kemudian diduga menggunakan APBD. Hal ini dinilai sebagai bentuk ketidakjujuran kepada publik.

“Ini bukan uang pribadi. Ini uang rakyat. Kalau tidak transparan, patut diduga ada penyimpangan,” ujarnya.

JANGKAR menegaskan, apabila tuntutan tersebut diabaikan, mereka siap kembali turun dengan massa yang lebih besar dan aksi lanjutan.

“Kalau pemerintah tetap menutup diri, kami pastikan gelombang aksi berikutnya lebih besar. Uang rakyat harus kembali untuk rakyat, bukan untuk kepentingan pejabat,” tutup Faiz.

Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berjalan tertib.[]

  • Penulis: AG
  • Editor: Redaksi
  • Sumber: AG

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serangkaian Ledakan Picu Darurat Nasional: Venezuela Memanas

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 4 Januari 2026| Presiden Venezuela Nicolas Maduro menetapkan keadaan darurat atas apa yang disebut pemerintahannya sebagai “agresi militer yang sangat serius” oleh Amerika Serikat (AS) terhadap ibu kota Caracas, (3/1). Setidaknya tujuh ledakan dan suara pesawat terbang rendah terdengar di ibu kota Venezuela pada Sabtu (3/1) dini hari, dengan sejumlah video menunjukkan kepulan asap […]

  • Polres Bogor Siapkan 100 Personel dan Fasilitas Keselamatan untuk Antisipasi Kepadatan Jalur Puncak

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Bogor, 4 September 2025| Polres Bogor melibatkan berbagai instansi dalam pengamanan arus lalu lintas di Jalan Raya Puncak selama libur panjang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kepala Satlantas Polres Bogor, AKP Rizky Guntama Ganda Permana, menjelaskan bahwa pihaknya menurunkan sekitar 100 personel yang didukung jajaran Polres dan Polsek. “Kami menyiapkan 100 orang personel untuk pengamanan […]

  • Polemik Agraria di Nagan Raya, Warga Babahlung Keberatan Lahan Digarap Jadi Kebun Plasma, Pertanyakan Legalitas HGU Perusahaan

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Nagan Raya 20 September 2025 (GMOCT)| Polemik agraria kembali mencuat di Kabupaten Nagan Raya. Sejumlah warga Desa Babahlung menyampaikan keberatan atas aktivitas perusahaan perkebunan sawit yang diduga telah membuka kebun plasma hingga masuk ke wilayah desa mereka. Informasi ini didapatkan oleh Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT) dari media online Bongkarperkara yang tergabung di […]

  • Tinjau Langsung Situasi Banjir di Karangligar Karawang, Serukan Patroli Rutin Jaga Keamanan

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Karawang, 22 Januari 2026| Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., meninjau langsung situasi banjir yang melanda wilayah Desa Karangligar, Kecamatan Teluk Jambe Barat, Kabupaten Karawang, (21/1). Dalam peninjauan tersebut, Kabid Humas Polda Jabar menyampaikan bahwa kondisi banjir di lokasi masih cukup memprihatinkan. Ketinggian air di beberapa titik mencapai […]

  • PGI Kota Bogor Targetkan Emas Kirim Tiga Atlet ke Porprov Jawa Barat 2026

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • account_circle Rls/Redaksi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Bogor Raya, 30 Desember 2025| Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kota Bogor resmi mengirimkan tiga atlet terbaiknya untuk berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 yang akan digelar di Depok. Ketiga atlet tersebut adalah Syamsudin, Farisyi, dan Nindy Abdiela. Ketiganya dibawah gemblengan Refilianosa Ibrahim yang ditunjuk sebagai pelatih. Ketua PGI Kota Bogor, Untung Kurniadi, […]

  • Galian Tanah di Lebak Serang Banten Jadi Sorotan Publik, Kemana APH dan Pemerintah?

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Banten, 23 Agustus 2025| Aliansi Pegiat Banten Bersih (APBB) mendesak aparat penegak hukum dan pemerintah segera menutup, menindak, dan mengusut tuntas galian tanah ilegal yang marak di Jalur Curug Bitung (Lebak) serta Kecamatan Jawilan (Kabupaten Serang). Aktivitas galian liar ini terbukti merusak lingkungan, merugikan masyarakat, bahkan telah menelan korban jiwa. Di Lebak, lokasi galian di […]

expand_less